• Home
  • News
  • Semua Pihak Diajak Bangun Ekonomi Sumut
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 23 Desember 2016 16:59:00

Semua Pihak Diajak Bangun Ekonomi Sumut

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak

Medan (Pelita Batak) :
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) mengajak semua pihak, baik itu jajaran pemerintah, pelaku usaha, akademisi, maupun seluruh masyarakat untuk selalu optimis dan semangat serta selalu bersinergi membangun perekonomian Sumatera Utara.

"Mari bersinergi membangun ekonomi Sumatera Utara guna meningkatkan taraf hidup masyarakat," sebut Gubsu HT Erry Nuradi pada pertemuan tahunan Bank Indonesia 2016, di gedung perwakilan BI Jl. Balaikota Medan, Jumat (23/12/2016).

Hadir pada kesempatan tersebut anggota DPD RI Parlindungan Purba, Kepala Perwakilan Bank Indonesi Sumut Difi A Johansyah, Kepala Perwakilan BI Yogyakarta Arif Budi Santoso, perwakilan perbankan Sumut, perwakilan pelaku usaha di Provsu, dan segenap asosiasi di lingkungan Provsu.

Permasalahan perekonomian kedepannya, lanjut Gubsu, akan semakin kompleks dan tidak mungkin dapat diselesaikan tanpa kerja sama yang baik diantara semua para SKPD maupun pelaku usaha dan tidak bisa lagi bekerja sendiri - sendiri. "Akan tetapi kita perlu saling bergandengan tangan untuk mencapai sumatera utara yang makmur dan sejahtera," ujar Erry.

Erry menyebutkan, walaupun pada triwulan III 2016  pertumbuhan perekonomian Sumut mampu tumbuh sebesar 5,3% berada diatas pertumbuhan nasional yaitu 5,0%. Besarnya nilai PDRB Sumut yang berada pada peringkat ke-6 diantara 34 provinsi di Indonesia. Dan secara umum ekspor kita masih mengalami pertumbuhan lebih cepat dibandingkan impor, khususnya perdagangan antar daerah. Demikian halnya, investasi di Sumatera Utara pada tahun 2016 ini juga membaik dibandingkan dengan pada tahun 2015.

Namun bila dilihat dari ekspor luar negeri Sumatera Utara masih yang mengalami tekanan dari sisi harga. Dimana komoditas andalan kita yaitu kepala sawit dan karet yang sebelumnya menjadi pendorong utama bagi perekonomian Sumatera Utara masih dihadapkan dengan rendahnya harga komoditas internasional. Meski begitu, mulai Februari 2016 berangsur menunjukan kenaikan sedikit demi sedikit.

Pada kesmpatan tersebut, Gubsu Erry juga mengharapkan agar TPID tetap bekerja meningkatkan koordinasi secara konsisten melaksanakan roadmap pengendalian inflasi. "Sehingga kita bisa berharap inflasi Sumatera Utara pada pada level 4±1 persen," sebut Erry.

Karena Angka inflasi Sumatera Utara cukup tinggi dan termasuk yang tertinggi secara nasional, dengan angka inflasi hingga bulan November 2016 mencapai 6,13%. “Tingginya inflasi tersebut memang terkait dengan gangguan produksi khususnya cabai merah yang di sebabkan oleh adanya virus kuning dan virus keriting dan dampak Erupsi Gunung Sinabung, faktor ini memang diluar kendali kita,” tutur Erry.

Inflasi di Sumut dari komoditi cabai mencapai 4,20% dari inflasi sumut 6,13%. Jika cabai merah tidak menjadi penyumbang inflasi maka inflasi di sumut dari Januari sampai dengan November hanya 1,93%.

Gubsu Erry juga yakin dan berterimakasih kepada TPID Sumatera Utara telah bekerja sebaik mungkin untuk mengendalikan inflasi di Sumut. Hal itu terlihat dari harga pangan - pangan lain khususnya beras yang merupakan bahan pangan pokok masih sangat terkendali. selain itu, inflasi administrade prices juga relative rendah dan inflasi dari kelompok inti juga tidak terlalu tinggi dan kenaikan inflasi kelompok ini memang terkait dengan membaiknya permintaan masyarakat yang mengindikasikan perbaikan ekonomi Sumatera Utara.

Gubsu Erry memandang perlu adanya difersifikasi sektor ekonomi agar ekonomi lebih tahan terhadap pergolakan ekonomi global. Disamping itu, lanjutnya,Sumut harus berupaya mengembangkan sektor "tradisional" yang memang menjadi sektor utama ekonomi Sumatera Utara. Diantaranya dengan membangun industri - industri yang memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada ekonomi domestik. "Pembangunan KEK Sei Mangkei dan pelabuhan Kuala Tanjung diantaranya adalah untuk pengembangan indusrti pengolahan yang lebih maju," imbuh Erry.

Selain itu lanjut Gubsu, industri jasa juga sangat potensial dikembangkan di Sumatera Utara. Seperti wisata yang sangat beragam. Dengan Danau Toba sebagai ikon utama dan telah ditetapkan sebagai kawasan wisata strategis nasional . Begitu juga dengan wisata kuliner dan produk - produk UMKM juga sangat beragam yang sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Oleh karna itu, peran industri jasa sangat penting untuk dikembangkan kedepan dan dengan dukungan pengembangan logistik yang baik. pada akhirnya peran sektor jasa akan menjadi penyeimbang perekonomian sumatera utara, untuk mencapai hal tersebut, peran perbankan disumatera utara sangat penting. "Oleh karnanya diharapkan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dapat bekerjasama mendorong tumbuhnya sektor perbankan dan perekonomian sumatera utara," tutur Erry.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provsu Difi A. Johansyah mengatakan bahwa pengembangan ekonomi bernilai tambah serta diversifikasi sektor ekonomi potensial seperti sektor jasa menjadi kunci penting dalam pertumbuhan perekonomian di Sumatera Utara. Hal ini juga diperlukan agar ekonomi di Sumatera Utara bisa lebih resisten terhadap gejolak.

Difi juga mengatakan dalam konteks tersebut juga ditekankan, guna mencapai Sumatera Utara bernilai tambah, industri jasa dan logistik perlu dikembangkan untuk menjadi sektor penting dalam mendukung sektor utama ekonomi Sumatera Utara.

"Diharapkan momentum recovery period perekonomian pada tahun 2017 dapat dimanfaatkan para pemangku kepentingan ekonomi Sumut, melalui sinergi program dan integrasi potensi demi Sumatera Utara yang lebih baik di masa depan. Pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2017 diperkirakan pada kisaran 5,2-5,6 persen," ujar Difi.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Gubernur Sarankan IPHI Kembangkan Potensi Ekonomi Berbasis Syariah

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menyebutkan, peran Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) untuk membangun kekuatan ekonomi dan pemberdayaan ekonomi um

  • Harganas di Nias Selatan, Gubsu: Keteladanan Keluarga Bangun Karakter Bangsa

    10 bulan lalu

    Nias Selatan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengajak semua pihak ikut menyukseskan Program Keluarga Berencana (KB) di Sumatera Utara  agar setiap keluarga bisa

  • Kalung Bunga Sambut Rombongan Gubernur di Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung

    tahun lalu

    Tarutung (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry  Nuradi bersama Ibu Evi Diana br Sitorus disambut penuh suka cita Ephorus HKBP  Pdt Dr Darwin Lumban Tobing di kantor Pus

  • Dr RE Nainggolan,MM : Menjadi Kekuatan Besar Meningkatkan Profesionalisme Pelaku Jasa Konstruksi

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Forum Asosiasi Jasa Konstruksi Provinsi Sumut untuk pertama kalinya melaksanakan natal bersama. Lewat perayaan natal ini, diharapkan asosiasi jasa kosntruksi yang ada bisa semakin mempersiapkan diri semakin p

  • Toga Silitonga Orang Batak Warga Negara Jerman Berbagi Pengalaman di YPDT

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Membangun Sumberdaya Manusia (SDM) di Kawasan Danau Toba (KDT) mesti dimulai dengan membangun kesadaran. Hal tersebut adalah rekomendasi yang diungkap dan dikemas dalam Disku

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet