• Home
  • News
  • Satpol PP Kembali Tumbangkan 18 Papan Reklame Bermasalah
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 16 Agustus 2019 22:36:00

Satpol PP Kembali Tumbangkan 18 Papan Reklame Bermasalah

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Medan (Pelita Batak):
Satpol PP kembali melanjutkan penertiban terhadap papan reklame bermasalah. Selama tiga hari, Senin (12/8) sampai Rabu (14/8), sebanyak 18 unit papan reklame bermasalah dibongkar dari sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Pembongkaran dilakukan karena pendirian papan reklame tanpa izin. Di samping itu lagi keberadaan papan reklame bermasalah itu selama ini sangat mengganggu estetika kota.

Ukuran papan reklame bermasalah yang dibongkar tersebut bervariasi, ada berukuran  4x 6 meter sebanyak 3 unit, ukuran 4 x 8 meter (4 unit), 5 x 10 meter (9  unit) hingga 6 x 12 meter (2 unit). Sedangkan lokasi 18 papan reklame yang dibongkar berada di Jalan  Pemuda,  Jalan Sutomo, Jalan Krakatau, Jalan Kol L Yos Sudarso, Jalan Cemara, Jalan Cemara, Jalan Suprapto, Jalan Gatot Subroto, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Juanda serta Jalan Palang Merah.

Dari 18 papan reklame bermasalah yang dibongkar, satu diantaranya berjenis videotron yang berlokasi di Jalan Diponegoro simpang Jalan T Daud, persisnya samping Sun Plaza. Dengan penertiban yang dilakukan ini, diharapkan tidak ada lagi pengusaha advertising yang mendirikan papan reklametanpa mengurus izin terlebih dahulu.

Proses pembongkaran berjalan dengan lancar, eksekusi dilakukan malam hari karena tingkat kepadatan arus lali lintras jauh berkurang. Selain akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas,  material pembongkaran papan reklame dikhawatir dapat menciderai masyarakat yang tengah melintas.

Di samping itu guna mendukung kelancaran pembongkaran, petugas Dinas Perhubungan Kota Medan juga menutup jalan di lokasi pembongkaran papan reklame bermasalah dilakukan. Setelah memastikan kondisi seputaran papan reklame bermasalah aman, barulah pembongkaran dilakukan.

Pembongkaran diawali dengan memutus terlebih dahulu listrik yang masih mengaliliri papan reklame dan dilanjutkan dengan membuka materi iklan. Guna mendukung kelancaran pembongkaran,  petugas Satpol PP dibantu dengan 1 unit mobil crane.  Usai mengikat papan reklame dengan ujung kait mobil crane, barulah pembongkan dilakukan dengan menggunakan mesin las.

Perlahan-lahan papan reklame dipotong hingga terlepas dari tiang utama. Kemudian mobil crane perlahan-lahan menurunkan papan reklame  dan meletakkan di atas aspal. Selanjutnya beberapa petugas Satpol PP 'mencincang' papan reklame juga menggunakan mesin las menjadi beberapa potongan guna mempermudah untuk membawanya.

Setelah itu dilanjutkan dengan pemotongan tiang utama hingga kandas dengan permukaan tanah guna mencegah pengusaha advertising untuk mendirikan papan reklame dilokasi semula. Selanjutnya seluruh material papan reklame yang dibongkar dibawa petugas Satpol PP dan tidak bisa diambil pemliknya.

"Seluruh material papan reklame yang dibongkar petugas, tidak bisa diambil pemiliknya dan kita sita. Untuk menghindari hal ini tidak terjadi, kita minta kepada  pengusaha advertising untuk membongkar sendiri papan reklamenya yang bermasalah. Apabila dibongkar sendikri, pengusaha advertising  bisa membawa seluruh material papan reklame yanbg dibongkarnya," kata Kasatpol PP M Sofyan.

Apalagi sebelum melakukan pembongkaran, Sofyan menjelaskan, pengusaha advertising telah disurati agar segera membongkar sendiri papan reklame miliknya yang bermasalah. "Intinya, kita tidak langsung main bongkar saja. Kita beri kesempatan kepada pengusaha advertising untuk membongkar sendiri. Namun apabila pengusaha advertising tidak men gindahkannya, barulah kita lakukan pembongkaran paksa!" tegasnya.

Diungkapkan Sofyan, 18 papan reklame bermasalah yang ditumbangkan itu tidak seluruhnya hasil  pembongkaran yang dilakukan petugas Satpol PP. Malah sebahian besar dibongkar langsung pemiliknya. "Alhamdulillah, 18 papan reklame bermasalah yang ditumbangkan tersebut, 14 diantaranya dibongkar langsung pemiliknya. Kita sangat mengapresiasinya, semoga langkah ini dapat diikuti pengusaha advertising lainnya sehingga Kota Medan yang kita cintai ini bersih dari papan reklame bermasalah," pungkas Sofyan. (H|TAp)
  BeritaTerkait
  • Petugas 'Cincang' Papan Reklame di AR Hakim Dibongkar

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan kembali melanjutkan penertiban papan reklame bermasalah di sejumlah titik di Jalan AR Hakim Medan, Kamis (12/7) malam. Selain tidak memili

  • Ini Laporan Tim Gabungan Tertib Reklame Medan

    11 bulan lalu

    Medan  (Pelita Batak):Aksi gencar yang dilakukan Tim Gabungan Pemko Medan dalam menertibkan papan reklame bermasalah di Kota Medan dalam dua bulan belakangan ini  ternyata tidak sia-sia. Ter

  • Lagi, 4 Papan Reklame Ilegal Dibongkar

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Pemko Medan kembali melanjutkan pembongkaran papan reklame bermasalah di Kota Medan, Kamis (27/7) malam. Sebanyak 4 papan reklame dibongkar dari 4 lokasi berbeda. Pembongkaran di

  • 156 Tak Berizin Papan Reklame Dibongkar

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Satpol PP Kota Medan kembali membongkar papan reklame bermasalah, Selasa (15/8). Sebanyak 5 unit papan reklame yang didirikan di lima lokasi berbeda dirubuhkan. Selain tidak memi

  • Didirikan Tanpa Izin 3 Papan Reklame Dibongkar

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan kembali melanjutkan penertiban papan reklame bermasalah. Rabu (23/8) malam, sebanyak 40 orang petugas Satpol PP Kota Medan membongkar tig

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb