• Home
  • News
  • Sambil Mendaki Pusuk Buhit, Sihar Ajak Warga Sumut Lestarikan GKT
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 21 April 2018 20:05:00

Sambil Mendaki Pusuk Buhit, Sihar Ajak Warga Sumut Lestarikan GKT

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Samosir (Pelita Batak):
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) nomor urut dua Sihar Sitorus mengajak warga untuk melestarikan Geopark Kaldera Toba (GKT). Ajakan tersebut disampaikan wakil dari Djarot Saiful Hidayat itu saat mengunjungi sejumlah geopoint GKT  di Pusuk Buhit.

Sihar yang melakukan pendakian ke Pusuk Buhit, Sabtu (21/4/2018) mengatakan bahwa kawasan GKT merupakan kawasan yang unik karena memiliki beragam keistimewaan. Sihar memaparkan bahwa GKT merupakan kawasan yang berisi aneka jenis unsur geologi yang memiliki makna dan fungsi sebagai warisan alam. Di kawasan ini dapat diimplementasikan berbagai strategi pengembangan wilayah secara berkelanjutan, namun harus dijaga dan ditata dengan baik. 

"Pusuk Buhit ini kan salah satu contoh geopoint. Di mana di tempat ini ribuan tahun lalu ada peradaban yang menjadi cerita rakyat, kemudian melegenda dan sekarang menjadi mitos. Jadi sebagai putra asli Batak, wajar mencoba napak tilas cerita ribuan tahun itu. Serta melihat Danau Toba dari sudut yang berbeda. Karena itu harus kita jaga dan lestarikan," katanya.

Sihar juga mengatakan, jika Danau Toba masuk menjadi taman bumi lewat program Geopark Unesco maka akan berkontribusi terhadap pengembangan daerah. Selain itu geopark juga memiliki tujuan untuk mengembangkan kawasan dengan metode ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan lewat dunia pariwisata geologi. Di sisi lain pengembangan geopark tidak merugikan masyarakat, bahkan sebaliknya akan menguntungkan. Karena metode geopark memperbolehkan masyarakat untuk tetap tinggal di dalam kawasan untuk menghubungkan kembali nilai-nilai warisan bumi kepada masyarakat itu sendiri. 

Jadi menurut Sihar, mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan GKT harus digalakkan. Termasuk Pusuk Buhit, bisa ditata dengan baik, membenahi jalan dan aksesibilitas yang aman dan memenuhi ketentuan wisata. "Sehingga orang bisa berwisata dengan nyaman. Serta menikmati panorama indah. Termasuk jika ilalang berganti menjadi bunga yang indah dan tanaman asli daerah dikembalikan ke habitatnya," katanya.(bcl comm)
  BeritaTerkait
  • Sihar Sitorus Tanggapi Video Viral Dirinya yang Terjatuh Main Futsal di Lapangan Merdeka

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Video Sihar Sitorus yang terjatuh saat bermain futsal di Lapangan Merdeka, Medan pada hari minggu (28/1) mendadak viral di media sosial. Adalah akun Facebook Elayne  Tennesia

  • Ternyata Setelah Dikupas Kopi Itu Bijinya Dua

    4 bulan lalu

    Samosir (Pelita Batak):Di sela sela kegiatan di alam bebas yang dilakukan Sihar Sitorus di kawasan Geopark Kaldera Toba (GKT) Samosir, dia menyapa salah seorang petani yang sedang memetik kopi. Dalam

  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    tahun lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  • Warga Medan Diajak Hadiri Gebyar Kemerdekaan di Lapangan Merdeka

    2 tahun lalu

    Dalam rangka Gebyar Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-426 Kota Medan, Pemko Medan tidak hanya menggelar lomba lari marathon berlevel nasional Medan 5 dan 10 K, serangkaian kegiatan menarik lainnya. Ada senam massal, sepeda santai (fun

  • Akhyar Nasution : Sungai Adalah Beranda Halaman Depan Rumah

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution mengajak masyarakat untuk menjadikan Sungai sebagi beranda halaman depan rumah karena hal ini sudah menjadi visi pemerintah Kota Medan yang akan diwujudkan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet