• Home
  • News
  • Saat Akhyar Nasution Juga Panen Benih Bawang Merah
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 06 April 2017 17:06:00

Saat Akhyar Nasution Juga Panen Benih Bawang Merah

BAGIKAN:
ist|PelitaBatak
Medan (Pelita Batak) :
Demplot pemurnian benih bawang merah dalam rangka phasing out klaster bawang merah di Kecamatan Medan Marelan, Kamis (6/4/2017) akhirnya berhasil dan telah dipanen. Program yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Medan dengan Bank Indonesia (BI) bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani bawang.
 
Pemanenan benih bawang ini dilakukan secara serentak yang juga diikuti Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi serta Kepala Dinas Ketahanan Pengan Pemko Medan Muslim,S.Sos,MSP, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemko Medan Fatimah Tuzzahara,SH, Camat Medan Marelan Parlindungan,SH, Perwakilan BI dan para kelompok Tani bawang merah Medan marelan.
 
Akhyar sangat mengapresiasi Bank Indonesia dan para petani bawang yang ada di Kecamatan Medan Marelan atas terselenggaranya panen demplot penangkaran benih bawang merah ini. Wakil Walikota berharap melalui panen benih bawang ini dapat meningkatkan jumlah produkvitas bawang merah sehingga para petani bawang  mampu menambah penghasilannya dan mengembangkan usaha mandiri di bidang pertanian.
 
"Saya ucapkan selamat atas panen benih bawang merah ini, kita harapkan benih bawang yang telah dipanen ini dapat menghasilkan lebih banyak lagi bawang merah demi tercapainya peningkatan produktivitas petani bawang merah di Medan Marelan."harap Wakil Walikota Medan.
 
Disamping itu, Wakil Walikota juga berpesan kepada para petani agar jeli melihat komoditas apa yang paling menguntungkan untuk dijual, tujuannya agar para petani selalu memproleh keuntungan dalam bercocok tanam.
 
"Para petani jangan hanya sekedar ikut-ikutan dalam bertani, tetapi harus jeli melihat peluang komoditas yang paling menguntungkan untuk ditanam, seperti benih bawang yang kita panen hari ini, satu benih bawang itu bisa menghasilkan lima belas siung bawang merah, tentu hasil ini sangat menguntungkan bagi para petani bawang dalam meningkatkan produksinya."kata Wakil Walikota.
 
Untuk itulah, Wakil Walikota berharap agar program demplot pemurnian benih bawang ini dapat terus dikembangkan demi mewujudkan petani bawang yang sejahtera dan juga menjadikan Kota Medan sebagai salah satu daerah penghasil bawang di Indonesia.
 
Selain itu, Wakil Walikota juga berharap kepada Dinas Pertanian dan Perikanan Pemko Medan untuk lebih maksimal memperhatikan para petani kota Medan. Sebenarnya para petani kita rajin-rajin, tapi perlu bimbingan khusus sehingga komuditas apa yang harus dapat dikembangkan di lahan tersebut.” Ujar Wakil Walikota.
 
Panen demplot pemurnian benih bawang merah ini turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara Arif Budi Santoso, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Ir. Julia Ernawati Hutahayan, para pimpinan SKPD dijajaran Pemko Medan,  Ketua Kelompok Tani Karunia Rengas Pulau Sutikno serta sejumlah petani bawang merah yang ada di Kecamatan Medan Marelan.
 
Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara Arif Budi Santoso dalam laporannya mengatakan program kerja sama ini diawali sejak tahun 2013, dimana Bank Indonesia bersama dengan staff dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan membawa sejumlah petani bawang studi banding ke brebes untuk mempelajari bagaimana cara menanam bawang merah yang baik dan benar. 
 
Tujuan dari pada studi banding tersebut ialah untuk memberikan pemahaman bagi para petani bawang tentang cara menanam bawang yang berkualitas baik sehingga diharapkan mampu mengembangkan budidaya bawang merah.
 
Mulai tahun 2017, lanjut Arif, petani bawang diajarkan bagaimana cara demplot penangkaran benih bawang merah, hal ini dilakukan untuk menghasilkan lebih banyak benih bawang merah yang berkualitas sehingga dapat ditanam kembali dan menghasilkan lebih banyak lagi produksi bawang merah.
 
"Seperti yang diketahui, bawang merah merupakan komoditas yang sangat mempengaruhi inflasi, oleh karena itu dengan banyak jumlah produksi bawang yang kita miliki maka akan menekan laju inflasi daerah serta dapat pula meningkatkan kesejahteraan para petani bawang."kata Arif Budi Santoso. (YH/TAp)
  BeritaTerkait
  • Dengan Kerja Keras, Produksi Padi di Madina Meningkat

    2 tahun lalu

    Mandailing Natal (Pelita Batak) :Sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk,  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meminta agar petani mempertahankan produksi pertanian pangan gun

  • Kejar Swasembada Beras, Gubernur Ikut Tanam Padi

    3 tahun lalu

    Simalungun (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi menanam padi di Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara secara serentak, Senin (06/02/2017). Gubsu mengajak se

  • Akhyar Nasution Serap Aspirasi Petani Bawang di Medan Marelan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wakil Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution MSi menyerap aspirasi dan keluhan dari para petani bawang yang ada di Kecamatan Medan Marelan. Aspirasi dan keluhan ini disampaik

  • Stok Pangan Aman, Distribusi Dihambat Infrastruktur Jalan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Menjelang bulan puasa bagi umat beragama islam di Sumatera Utara, stok bahan pangan dinyatakan aman untuk lima bulan ke depan. Sumatera Utara bahkan sanggup mengekspor

  • Pemakaman Bupati Asahan, Hadir Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH bersama Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Asahan Taufan Gam

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb