• Home
  • News
  • Respons Permintaan Ephorus HKBP, Walikota Jambi Janji Segera Terbitkan IMB HKBP Aurduri Jambi
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 16 Juli 2017 12:43:00

Respons Permintaan Ephorus HKBP, Walikota Jambi Janji Segera Terbitkan IMB HKBP Aurduri Jambi

BAGIKAN:
Pdt Alter Siahaan
Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing bersama Walikota Jambi dan rombongan
Penulis: Pdt. Alter Pernando Siahaan, Sekretaris Khusus Ephorus HKBP

Walikota Jambi bapak Syarif Fasha, ME mengatakan berjanji secepatnya menerbitkan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) Gereja HKBP Aurduri Jambi di Acara "Semalam di Tanah Batak" di GOR Kota Baru, Jambi, Sabtu, 15 Juli 2017.

Pernyataan Walikota Jambi bapak Fasha ini terkait dengan kebanggaannya atas kunjungan Pimpinan Gereja HKBP Ompu i Ephorus Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing beserta rombongan pada hari Jumat 14 Juli 2017 di kediaman rumah dinas Walikota. 
Memang ketika kunjungan tersebut, Ompu i Ephorus mengenalkan HKBP dari tingkat jemaat-Ressort- Distrik-Pusat yang tertata sedemikian rupa, dan menerangkan kalau HKBP mendukung program-program pemerintah baik pusat dan daerah untuk kesejahteraan rakyat NKRI ini. 

Dalam hal ini, Ompu i Ephorus HKBP menegaskan kalau HKBP adalah gereja yang inklusif sebagaimana Visi Misi Gereja HKBP. Ompu i Ephorus HKBP yang didampingi Ompu Boru, Praeses HKBP Distrik XXV Jambi Pdt. Hantus Hutapea, Para pendeta HKBP Distrik Jambi, Para Tokoh Batak Distrik Jambi, Wakabiro Jemaat Pdt. Daslan Rajagukguk, dan Sekretaris Khusus Ephorus HKBP. 

Acara "Semalam di Tanah Batak" ini sendiri diadakan oleh HKBP Distrik XXV Jambi dalam rangka menggalang dana untuk Pembangunan Distrik Centre Jambi yang nantinya akan dimanfaatkan untuk pembinaan, pelatihan, sarana olah-raga, wisata alam, dan manfaat lainnya. Harapan panitia Distrik Centre senada dengan harapan Ompu i Ephorus HKBP, kalau Distrik Centre ini nantinya akan terbuka untuk semua umat beragama. Terbukti ribuan jemaat memadati dalam dan luar Gedung Olah Raga Kota Baru-Jambi. Bangunan induk Distrik Centre telah dibangun yang menjadi tolak ukur bangunan. Perlu diketahui Distrik Centre tersebut berada di lahan sekitar 12 Ha yang dihibahkan oleh Keluarga jemaat marga Sitanggang, dan pada Sabtu pagi telah dikunjungi oleh Ompu i Ephorus, Ompu Boru, bersama rombongan, panitia, dan jemaat dalam rangka meresmikan Distrik Centre Jambi tersebut. 

Sementara di Minggu 16 Juli 2017 diadakan juga Ibadah Raya HKBP Distrik XXV Jambi yang langsung dipimpin oleh Ompu i Ephorus HKBP dan direncanakan seusai ibadah akan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Jambi. 

Pada pertemuan Jumat lalu, Walikota Jambi yang didampingi SKPD menyambut kedatangan Ephorus HKBP dengan menyampaikan selamat datang di Jambi ini dengan suasana yang sejuk dan ramah. 

"Pemerintah juga secara khusus kami berupaya sekuat tenaga untuk menjaga kerukunan umat beragama, tidak boleh membedakan suku dan agama, dan harapan saya di Jambi ini tidak ada sebutan kaum minoritas maupun yang terkucilkan," ujarnya.

Walikota menambahkan, terkesan dengan para pendeta yang menyampaikan pesan tentang pesan sosial dan masyarakat untuk hidup damai. Terkadang seperti tidak ada masalah di negara kita ini padahal sudah ada bibit-bibit teroris, dan itu yang mau diberantas. 

"Saya berpesan kepada tokoh-tokoh agama, Camat, dan lainnya, agar siapapun yang mencurigai bisa dilaporkan ke Babinkab dan Babinsa. Siapapun bisa melaporkan cukup dengan pesan singkat. Karena ada ditemukan kumpulan seks bebas, pesta narkoba, salah satu tandanya adalah orang-orang yang tidak berinteraksi dengan baik. Di setiap daerah sudah kita ciptakan poskamling dengan koordinasi yang baik. Informasi-informasi penting sering tidak sampai ke lapisan bawah masyarakat, dan ini sangat dibutuhkan peran kerja-sama para tokoh agama," katanya.

Ompu i Ephorus HKBP menambahkan, memang kita HKBP juga memberikan perhatian khusus untuk membangun kerja-sama menangani masalah-masalah sosial seperti narkoba, pendidikan, pekerjaan, dan lainnya. "Masalah sosial itu sendiri tidak mengenal usia, tidak mengenal agama, tidak mengenal tempat, tetapi mereba ke semua tempat, dan kalangan masyarakat, dan itu tanggung-jawab dari kita semua," katanya.

Ephorus HKBP juga mengenalkan HKBP secara umum dan Distrik Jambi secara khusus yang terdiri dari 10 ressort dengan jemaat cabang yang tersebar di Provinsi Jambi ini. HKBP juga secara umum bisa dikenal dari Distrik, ressort, dan jemaat lokasl. Orang Batak ke manapun pergi selalu membawa dua hal yang sentral dalam hidupnya yaitu tradisi/adat dan gerejanya. Kedua hal ini dinilai positif dikarenakan adat batak dengan ciri khasnya sangat peduli akan sekitarnya dan mengikat persaudaraan, demikian dengan gereja HKBP yang terbuka bagi semua orang, bukan hanya menggunakan bahasa Batak tetapi juga menggunakan Bahasa Indonesia dan di beberapa tempat menggunakan Bahasa Inggris bila diperlukan. Bila pun dibangun gereja, bukan untuk mengkristenkan orang lain tetapi untuk membangun tempat beribadah dan kesetiaan akan imannya. 

Walikota menambahkan kalau pendekatan kepada walikota maupun bupati ini sangat penting dikarenakan salah satu yang penting adalah pengurusan Izin Membangun bangunan termasuk rumah ibadah. Pemerintah Jambi, ada pembicaraan antara Walikota dengan Gubernur untuk ke depan menyediakan lahan dari Pemprov sekitar 20- 30 Ha untuk khusus membangun Rumah Ibadah termasuk Gereja, yang nantinya bisa menjadi tempat wisata rohani juga. Dan pemerintah juga sedang memberikan perhatian kepada pengembangan jalan ke rumah ibadah maupun dengan wacana tentang pemakaman yang jalannya rusak dan banyak hal lain juga.  

Syarif Fasha menambahkan kalau yang sering menjadi masalah adalah ketika jumlah warga gereja yang masing sangat sedikit tetapi langsung main bangun gereja saja tanpa ada komunikasi yang baik dengan sekitarnya. Setelah bergesekan dengan masyarakat, akhirnya menjadi buah simalakama untuk kami. 

Walikota memberikan saran agar ibadah di gereja hendaknya juga menggunakan bahasa Indonesia. Jujur saja, sejak tahun 2006 ke bawah di Jambi ini dibentuk program penertiban rumah ibadah yang tidak jelas. Sebaiknya bila masih sedikit jumlahnya bergabung saja dengan warga gereja yang sama sehingga bersatu, dengan harapan pendeta bisa bekerja-sama dan berkomunikasi dengan baik. 

Dia menambahkan tentang perkembangan gereja HKBP Aurduri Jambi, harapan kami masalah itu bisa segera selesai dan kami berupaya membantu apalagi yang sudah terus difasilitasi oleh  Praeses Pdt. Hantus Hutapea. 

"Dan saat ini kami telah merekomendasikan IMB Gereja Anugerah dan HKBP Banjar Toba dan secepatnya akan terbit. Dalam melakukan sesuatu perlu juga belajar dengan gaya orang China, kalau mereka mau membuat satu bangunan, mereka pikirkan dulu apa yang bisa dilakukan untuk kebaikan orang sekitarnya, misalnya itu Orang China bangun jalan dulu sampai ke ujung, bukan hanya tepat di bangunannya saja. Jadi ada baiknya, kita juga bersama-sama memikirkan lingkungan, berperan aktif, dan punya komunikasi baik dengan masyarakat, agar yang diprogramkan itu berjalan dengan baik. Pengalaman saya, Orang Batak itu Penetralisir. Ada seorang guru saya dulunya menjelaskan kalauada suatu daerah tidak ada orang batak, maka janganlah mau bergabung. Lama saya memahami ternyata benar, kalau ada orang Batak berarti daerah itu sudah netral karena sudah menerima satu sama lain. Orang Batak itu yang kadang terkesan suara kuat, semangat berbicara, tetapi juga punya potensi untuk mengembangkan suatu daerah. Orang Batak sepanjang yang saya kenal, umumnya pandai sekali mambangun jaringan ke berbagai pihak makanya banyak yang maju walaupun tidak di daerah sendiri. Ini nilai positif orang batak selain tidak mudah putus asa kali ya. Kalau boleh gereja juga supaya menghargai sekitarnya, mungkin melibatkan warga sekitar apakah itu tentang pekerjaan atau kegiatan-kegiatan lainnya agar tercipta kebersamaan," ungkapnya.

Syarif Fasha  berjanji, dan jajaran pemerintah juga semaksimal mungkin untuk menciptakan kerukunan, melindungi warga Jambi termasuk jemaat HKBP secara umum, maupun beberapa gereja secara HKBP Aurduri Jambi,  

Dari empat gereja HKBP yang selama ini sedang mengalami kesulitan mengurus IMB Gereja, namun sekarang ada dua yang telah direkomendasikan oleh Walikota Jambi untuk pengurusan IMB. Oleh karena itu, ada dua gereja dari HKBP yang sedang menarik perhatian serius yaitu HKBP Aurduri Jambi dan HKBP Agave yang akan terus difasilitasi Pemkot dan Praeses HKBP Distrik XXV Jambi.

 Namun sesuai dengan penjelasan Walikota Jambi, maka pemerintah Walikota Jambi siap memfasilitas dan membantu menerbitkan IMB Rumah Ibadah. "Saya sebagai Walikota Jambi akan secepatnya keluarkan IMB HKBP Aurduri Jambi," kata Walikota yang disambut ospontan tepuk tangan, semangat berdiri dan berpelukan, sorak-sorai sukacita bahkan airmata jemaat pun langsung mewarnai GOR Kota Baru Jambi.

"Kami sudah rekomendasikan untuk mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan Gereja HKBP Aurduri Jambi. Terimakasih atas kerjasama, kunjungan, dan keinginan untuk mendukung program-program pemerintah Kota Jambi," demikian kata Walikota Jambi. 

Pernyataan dan akan terbitnya IMB HKBP Aurduri merupakan dari komunikasi baik antara HKBP dengan Pemerintah Kota Jambi, dalam hal ini buah dari pertemuan Ompu i Ephorus HKBP bersama rombongan dengan Walikota Jambi pada jumat kemarin. Mengingat penantian yang sangat lama, menurut hampir 25 tahun mengurus IMB namun belum juga berhasil, tentu ini menjadi moment bersejarah bagi HKBP. Kemudian dilanjut dengan memberikan Plakat Pemerintah Kota Jambi sebagai kenang-kenangan kepada Ompu i Ephorus HKBP di hadapan seluruh jemaat HKBP. Sembari pemberian plakat ini, semua jemaat HKBP memberikan tepuk tangan dan apresiasi luar biasa kepada Walikota Jambi atas pernyataan segera memberikan IMB HKBP Aurduri Jambi.(*)
  BeritaTerkait
  • Pertemuan Pendeta dan Peserta Sinode Godang HKBP dengan Plt Bupati Tapteng, Dipertanyakan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Mantan Sekretaris DPD GAKMI-Sumut (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia-Sumatera Utara), Drs Gandi Parapat meminta pemerintah agar pelaksanaan Sinode Godang (SG) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) berjalan aman dan sukses sesu

  • Warga Setempat Gagalkan Ibadah Minggu Gereja HKBP Penyengat Rendah

    2 tahun lalu

    Jambi (Pelita Batak): Puluhan warga dari Kelurahan Penyengat Rendah Kota Jambi hadang pintu masuk Gereja HKBP Penyengat Rendah, Minggu 11 Desember 2016 pagi.   Sebagaimana dikutip dari

  • Jemaat Minta Diberi Kesempatan Rayakan Natal, Pemko Jambi Kembali Segel Gereja HKBP Syalom Aurduri

    2 tahun lalu

    Jambi(Pelita Batak): Pemerintah Kota Jambi kembali menyegel Gereja Huria Batak Kristen Protestan (HKBP) Syalom Aurduri yang berlokasi di kawasan RT 12, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanai

  • Pimpinan Gereja di Sumut Minta Revisi Perpres No 49 Tahun 2016 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba (BOPKPDT)

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Pemimpin Gereja-gereja di Sumatera Utara mengeluarkan pernyataan sikap, Rabu 22 Juni 2016 sebagaimana ditulis ulang Jendela Toba, terkait Peraturan Presiden No 49 tahun 2016 t

  • Panitia Peletakan Batu Alas Gereja HKBP Martoba Temui Wakil Wali Kota

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi mengatakan, Pemko Medan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik akan tetapi juga fokus terhadap pembangunan spritual dan mental mas

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet