• Home
  • News
  • Remaja Penghina Presiden Asal Medan Anak Anggota Ormas di Medan
Selasa, 22 Agustus 2017 20:01:00

Remaja Penghina Presiden Asal Medan Anak Anggota Ormas di Medan

BAGIKAN:
Kabar polisi.com
Kapolri Tito Karnavian
Jakarta (Pelita Batak): MFB (18), remaja asal medan yang penghina Presiden Joko Widodo dan Polri melalui media sosial adalah anak seorang anggota ormas yang akan dibekukan di Medan. Sampai saat ini, Polri masih mencari tahu apakah MFB melakukannya sendiri atau dorongan orang lain.

"Kami akan lihat apakah ada keterkaitan dengan orang lain. Jika ya berarti dia hanya bumper-nya di depan," ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 22 Agustus 2017.

Ditegaskan Tito, orangtua MFB merupakan anggota organisasi masyarakat yang mau dibubarkan. Saat ditanya ormas mana, Tito enggan menyebut nama ormas yang dimaksud. Penyidik akan menarik garis lurus apakah motifnya berkaitan dengan latar belakang keluarganya.

"Apa itu motifnya? Kami akan pelajari lagi. Saya belum dapat laporan yang terakhir,"  kata Tito.

Tito mengatakan, kreativitas sedianya dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif dan membangun. Namun, MFB memanfaatkan kreativitasnya secara berlebihan untuk mencemarkan nama baik orang lain.

MFB menggunakan foto orang lain di sebuah akun Facebook untuk menghina Presiden RI Joko Widodo.

Dalam laman Facebook yang menggunakan nama Ringgo Abdillah itu, MFB menggunggah foto-foto yang berisi hinaan terhadap Jokowi dan institusi Polri.

Setelah dilakukan pelacakan oleh Tim IT Polrestabes Medan, MFB akhirnya ditangkap petugas Satreskrim. Dia ditangkap bersama barang bukti dua unit laptop, dan ponsel yang digunakannya untuk menyebar ujaran kebencian tersebut.

Abdurrahman (62), orangtua dari MFB telah meminta maaf atas pelanggaran hukum tersebut.(R1)
  BeritaTerkait
  • Gubernur Sumut: Ini Musuh Besar Kita !

    tahun lalu

    "Peredaran serta penggunaan narkoba semakin meningkat dan memprihatinkan. Kita tidak ingin generasi muda hancur yang akhirnya menghancurkan bangsa. Pengedar narkoba harus dibuat hukuman maksimal agar jera,"

  • Anggota DPR RI Sahat Silaban Minta Gereja Gencar Kampanye Bahaya Narkoba

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Gereja melalui khotbah pendeta setiap kebaktian diminta untuk aktif dan  gencar mengkapanyekan bahaya narkotika dan obat berbahaya lainnya (Narkoba). Hal ini penting un

  • Suasana Tanah Karo di PSB Hanyutkan Warga

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Lebih dari seribu pengunjung yang menyaksikan Panggung Seni dan Budaya (PSB) di Jalan Pulau Penang merasa terpuaskan, Sabtu (29/4/2017). Atraksi seni dan budaya dari etnis

  • Warga Harus Bersatu Padu Membangun Persatuan dan Kesatuan

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Pemko Medan menggelar dzikir dan doa bersama  di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (4/7). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah S

  • Kelompok yang Berpotensi Memecah Bangsa Harus Dilawan

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa saat ini yang paling membahayakan bagi kesatuan bangsa adalah masalah radikalisme dan terorisme. Oleh karena itu, j

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online