• Home
  • News
  • Ratusan Pengusaha Kakap akan Minta Amnesti Pajak, DJP Telah Menerima 25.646 SPH
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 06 September 2016 12:47:00

Ratusan Pengusaha Kakap akan Minta Amnesti Pajak, DJP Telah Menerima 25.646 SPH

BAGIKAN:
Jakarta (Pelita Batak) :

Mendukung program pemerintah untuk menghimpun dana menopang keuangan negara, pekan depan sekitar 120 pengusaha akan melaporkan dan mengalihkan aset ratusan triliun ke Indonesia. Hal itu disampaikan Sofjan Wanandi, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, dalam rangkaian memanfaatkan kebijakan amnesti pajak di akhir periode pertama.

"Sebanyak 120 penguasaha sudah membuat komitmen untuk ikut tax amnesty. Minggu depan mereka akan masuk, baik sebagai grub usaha maupun pribadi, tentunya mengajak serta afiliasinya," jelas Sofjan dirilis CNNINdonesia.com, Jumat (2/9/2016).

Komitmen itu disampaikan langsung sebagian besar pengusaha kakap tersebut dalam sebuah kesempatan. Berdasarkan percakapan itu, ia mengestimasi nilai aset yang akan dideklarasi dan sebagian direpatriasi mencapai sekitar Rp800 triliun.

"Jadi saya yakin target repatriasi Rp1000 triliun akan tercapai," tuturnya.

Ketua Dewan Penasihan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) itu mengingatkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk bersiap-siap memfasilitasi ratusan taipan kaya tersebut agar proses pembayara uang tebusan tidak berbelit-belit.

"Mereka sudah siap membayar uang tebusan, jadi DJP harus fasilitasi," ucapya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menginstruksikan Otoritas Pajak untuk memaksimalkan pelaksanaan tax amnesty dengan memprioritaskan sasaran ke para pengemplang pajak kaya.

“Instruksi saya sekarang adalah melihat dan memprioritaskan WP-WP Besar supaya mereka bisa lebih jelas, rencana mereka untuk berpartisipasi, dari sisi keuangan, dari sisi waktu, dan dari sisi jumlah deklarasi harta dan uang tebusannya,” tutur Sri Mulyani saat ditemui di Gedung DPR Rabu malam (1/9).

Sampai siang ini, Jumat (2/9), DJP telah menerima 25.646 Surat Pernyataan Harta (SPH) dari peserta tax amnesty, dengan total aset tersembunyi yang akhirnya dilaporkan mencapai RP184,17 triliun. Sebagai kompensasi, puluhan ribu wajib pajak tersebut telah membayar uang tebusan sebesar Rp3,88 triliun.

Dari ratusan triliun rupiah aset yang terungkap, jumlah harta yang dibawa pulang dan diinvestasikan di Indonesia oleh wajib pajak baru sebesar Rp11,6 triliun. Angka tersebut baru 7 persen dibandingkan dengan target yang ditetapkan pemerintah sekitar Rp1000 triliun.(cnnindonesia/Tap)
  BeritaTerkait
  • Pahitnya Kehidupan Antarkan DL Sitorus 'Rebut' Kesempatan Hidup

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Ternyata kisah hidup yang pahit semasa kecil yang menempah DL Sitorus atau pemilik nama lengkap Darianus Lungguk memaksanya untuk merebut kehidupan yang sukses itu baginya. Bukan

  • 6 Lokasi Wisata Alam di Tanah Batak

    3 tahun lalu

    Sejumlah lokasi wisata terbaik di Tanah Batak, berikut ini bisa menjadi panduan bagi Anda yang ingin bepergian bersama keluarga atau teman-teman di sekitar Tanah Batak.

  • Demo Disebut Hanya Memperburuk Kondisi Ekonomi yang Tengah Lesu

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Yopie Hidayat, kolumnis ekonomi yang juga mantan Juru Bicara Wapres Boediono, menegaskan, saat ini, kondisi ekonomi global tengah dalam kondisi sangat tidak bagus, bahkan bis

  • Keluarga Pasien RSUD Pirngadi Ngadu Sambil Menangis

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Dihari pertama  kerja ditahun 2018, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi langsung  melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD

  • Oknum Kades Mengaku Miliki Pinus, Pengusaha Gunduli Hutan Martimbang

    2 tahun lalu

    Laporan Jeje TobingPosisi Dolok Martimbang diketahui berada pada ketinggian 1.860 Dpl merupakan wilayah tangkapan air khususnya bagi penduduk yang bermukim dalam wilayah Tiga Desa, yaitu Desa Banuaji

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb