• Home
  • News
  • Provokator Kerusuhan Tanjungbalai di Media Sosial Ditangkap Polisi
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 02 Agustus 2016 19:31:00

Provokator Kerusuhan Tanjungbalai di Media Sosial Ditangkap Polisi

BAGIKAN:
http://cireboninternet.com/
Ilustrasi
Jakarta (Pelita Batak):"Memang lidah tak bertulang. Tapi, jari bertulang." Jadi, jangan gampang menulis status di facebook, twitter atau media sosial lainnya. Jika sembarangan, akan bernasib seperti AT tersangka penyebar ujaran kebencian terlait kerusuhan Tajung Balai yang sudah ditangkap aparat Polda Metro Jaya.
 
Tim patroli Cyber Crime Polda Metro Jaya  mengkonfirmasi telah menangkap satu orang tersangka penyebar ujaran kebencian (hate speech) di media sosial terkait aksi anarkhis massa di Tanjung Balai Jumat lalu. Tersangka berisinisial AT (41) menulis status facebook dianggap menyebarkan provokasi untuk membuat orang berbuat onar.
 
"Memang lidah tak bertulang. Tapi, jari bertulang. Jadi, hati hatilah," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro AKBP Hengki Haryadi di Mapolda, Selasa 2 Aguatus 2016. 
 
Menurut Hengki,  AT menyebarkan ujaran kebencian tersebut di akun Facebook pribadinya. AT menuliskan ujaran kebencian tersebut pada Minggu 31 Juli 2016 atau dua hari pasca kerusuhan di Tanjung Balai, Sumut. "Pelaku membuat akun Facebook menggunakan handphone-nya. Dia menulis status yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terkait kericuhan di Tanjungbalai," ujarnya.
 
Status yang ditulis AT berbunyi: "Tanjung Balai Medan Rusuh 30 Juli 2016!! 6 Vihara dibakar buat Saudara Muslimku mari rapatkan barisan... Kita buat tragedi 98 terulang kembali Allahu Akbar".
 
Hengki yang didiampingi Kabid Humas Polda Kombes Awi Setiyoni mengungkapkan, penangkapan terhadap AT merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian yang memerintahkan jajarannya untuk memburu para pelaku penyebar ujaran kebencian di media sosial.
 
"Hati-hati membuat status. Tim Cyber Patroli akan memburu sampai ketemu kalau menemukan ujaran kebencian sampai ketemu. Berdasarkan analisis atas kejadian , status yang dibuat AT layak untuk dikatakan sebagai ujaran kebencian," kata Hengki tegas. 
 
AT ditangkap di kediamannya pada pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Menurut hasil pemeriksaan, ternyata AT menyebarluaskan ujaran kebencian tersebut di dua akun Facebook miliknya.
 
Akibat ulahnya, AT terancam dijerat dengan Pasal 28 ayat (2)juncto Pasal 45 ayat (2) dan atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 156 KUHP dan atau 160 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman penjara selama enam tahun.(R3) 
  BeritaTerkait
  • Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai Terus Bertambah

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Polisi telah menetapkan 19 tersangka terkait kasus keributan yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, ada yang jadi tersangka perusakan dan ada ya

  • Selamat Datang Kejujuran di Dunia Media Sosial dan Kedamaian di Dunia Nyata

    tahun lalu

    Oleh: Ronsen LM Pasaribu Ibarat petir disiang bolong, ada rasa kaget dan suasana rasa tak nyaman bagi para hacker, para fitnawan, para provokator, pasca tanggal 28 Feberuari 2018 sebagai aturan b

  • Ini Permohonan Maaf Meliana atas Kerusuhan di Tanjungbalai

    3 tahun lalu

    Permintaan maaf disampaikan di Mapolres Tanjungbalai pada Kamis (4/8/2016) malam. Didampingi suaminya, Liam Tiu (51), dirinya menyadari perbuatannya telah mengganggu ketentraman di Tanjungbalai.

  • Miris, Dalam Penjara Tahanan Bakar Potongan Daging Rekannya

    2 tahun lalu

    Rio De Janeiro (Pelita Batak) : Beredar di media sosial video rekaman CCTV penjara Alcacuz, Brasil Utara. Diduga seorang narapidana sedang memasak daging di dalam penjara. Mirisnya, menurut

  • Masih Suka Meneror Korban, Polres Padangsidimpuan Didesak Segera Tangkap Penganiaya Perempuan

    2 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Sejumlah elemen masyarakat mendesak kepolisian resort Kota Padangsidimpuan untuk segera memproses laporan kekerasan yang dialami SH (24) warga jalan Mesjid Raya  

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb