• Home
  • News
  • Presiden Jokowi Serahkan KIP Dan PKH untuk Siswa dan Masyarakat Langkat
Sabtu, 25 November 2017 00:44:00

Presiden Jokowi Serahkan KIP Dan PKH untuk Siswa dan Masyarakat Langkat

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Langkat (Pelita Batak):
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa yatim dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat di gedung Serba Guna Langkat Berseri, Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (24/11/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU PR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi dan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengingatkan agar bantuan-bantuan yang digulirkan oleh pemerintah pusat seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan anak.

"Uang itu untuk keperluan sekolah. Boleh dibelikan tas, sepatu, buku atau juga dibelikan untuk menambah gizi anak seperti ikan, susu dan lain-lain. Jadi harus diatur betul-betul. Jangan untuk beli rokok atau pulsa. Tolong ibu-ibu ingatkan suaminya dengan cara baik-baik kalau uang yang kita berikan Rp1.890.000 setahun untuk keperluan anak pendidikan. Biar anak-anak Indonesia pintar dan bangsa kita bisa bersaing dengan negara lain menjadi negara yang maju dan sejahtera," ujar Jokowi.

Usai memberikan arahan, Presiden Jokowi langsung memberikan pertanyaan kepada para siswa dan juga ibu rumah tangga dengan imbalan sepeda.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa dihadapan Presiden Jokowi telah hadir 1.268 Siswa penerima KIP yang terdiri dari Siswa SD, SMP, SMA, SMK, Siswa Perpustakaan. Hadir juga 500 masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Dijelaskan Muhadjir, di Kabupaten Langkat saat ini penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) mencapai 76.846 siswa. "Turut saya sampaikan Pak Presiden bahwa APBD Langkat telah mengalokasikan anggaran mencapai 18,6 persen untuk pendidikan dan sudah mendekati 20 persen seperti yang anjurkan pemerintah pusat. Oleh karenanya saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Langkat atas perhatiannya terhadap dunia pendidikan. Mudah-mudahan kedepan akan melebihi 20 persen," ucapnya.(TAp)
  BeritaTerkait
  • Kunjungi TPI Karangantu, Presiden Jokowi Bagi Sepeda dan Serahkan Sapi

    tahun lalu

    Karangantu (Pelita Batak) : Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) PPN Karangantu, Kasemen, Kota Serang. Seperti di Puskesmas Warunggunung dan Ka

  • Serahkan 1.158 Sertifikat Lahan di Taman Raja Batu Madina

    9 bulan lalu

    Tapteng (Pelita Batak) : Usai menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan Program Keluarga Harapan (PKH), Presiden Joko Widodo (

  • Wagub Nurhajizah Marpaung: Remaja Harus Jadi Pelopor Gerakan Memakmurkan Masjid

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wakil Gubernur Sumut Brigjen TNI Purn Dr Nurhajizah Marpaung SH MH mengharapkan para pemuda dan remaja menjadi pelopor menggerakan masyarakat ke Masjid. Hal ini dikatakan Wagub

  • Ini Ulasan Firman Jaya Daeli Pada Seminar Sekolah Lemdik-Sespimti Polri

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dari aspek sistem ketatanegaraan (Sistem Konstitusi UUD 1945 dan Sistem Legislasi/Tap MPR RI) pada hakekatnya mengandung dan men

  • Mungkinkah Menistakan Agama?

    tahun lalu

    Demonstrasi dalam rangka membela Tuhan makin banyak. Hal ini membuat saya bertanya, "Mungkinkah membela agama?". Pertanyaan selanjutnya, "Sebegitu lemahkah Tuhan dan Agama sehingga memerlukan pembelaan dari umatnya?"

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online