• Home
  • News
  • Polda Sumut Tetapkan Dody Jadi Tersangka, Namun Tidak Ditahan
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 14 Februari 2019 07:14:00

Polda Sumut Tetapkan Dody Jadi Tersangka, Namun Tidak Ditahan

BAGIKAN:
Medan (Pelita Bagak):
Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya menaikkan status Musa Idi Shah alias Dody pimpinan PT Anugerah Langkat Makmur (Alam), dari saksi menjadi tersangka dalam kasus tanah di Kabupaten Langkat.

Namun anehnya Kasubdit IV/Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut AKBP Herzoni Saragih mengatakan kepada awak media, kalau Dody tidak bisa ditahan meski dia sudah ditetapkan jadi tersangka. Karena dia mempunyai hak juga untuk tidak ditahan. 

"Justru kami tidak menahan Dody," ucap Herzoni Saragih dengan cuek menjawab pertanyaan awak media diruang kerjanya, Rabu (13/2) siang.

Subdit IV lda Sumut juga sudah dilayangkan surat, karena Hanif Sahah  dipanggil sebagai saksi. Herzoni Saragih membenarkan Hanif Shah saat ini sedang sakit dan ia berobat di Singapora. 

Polda Sumut juga melakukan pemeriksaan terhadap ahli instansi terkait antara lain Ucok Firda Purba  sebagai Staf Bidang Penata Gunaan Hutan (Dinas Kehutanan Pemprovsu), Indra Gunawan Girsang sebagai Kepala Seksi Perizinan dan Bina Usaha Perkebunan (Dinas Perkebunan Provsu), Jamaluddin Mahasari sebagai Analis Kendali Mutu Pengukuran dan Pemetaan (Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Pemprovsu), Martin Ginting sebagai Kepala Bidang Perkebunan (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan) Kabupaten Langkat, Yasir Wagdhi sebagai Kepala Bidang (Kabid)  Penataan dan Pengendalian Pengelolaan Lingkungan Hidup (Dinas Lingkungan Hidup) di kabupaten Langkat, Mustafa Pane sebagai Kabid Pelayanan Perizinan Sumber Daya Alam (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu), Ibnu Hajar (Camat Besitang), Muhammad Harmain (Camat Brandan Barat), Faizal Rizal Matondang (Camat Sei Lepan), Suwarisno (Kepala Desa Harapan Makmur).

"Sedangkan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajek Shah salah satu pemegang saham PT Alam dan Rejen Zarkani Nasution alias Rajen sebagai Manager PKS PT Alam diperiksa di Ditreskrimsus Polda Sumut sebagai saksi," katanya kepada awak media.

Kasus alih fingsi hutan seluas 500 Hektar tersebut berawal dari laporan masyarakat pada Desember 2018. Lahan kebun sawit itu berada di Kecamatan Besitang, Sei Lepan dan Brandan Barat. (Arman)
  BeritaTerkait
  • Kadishub Samosir Wajib Lapor, Polda Sumut Tidak Panggil Saksi Ahli Kelautan dan BMKG

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Samosir tidak ditahan Polda Sumut, karena sakit dan dinyatakan wajib lapor sekali dalam sepekan. Pasca ditetapkannya Kadishub Kabupat

  • Jelang Puasa, Penimbun Sembako Ditindak Tegas

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Jelang masuki bulan suci Ramadhan akhir Mei mendatang, pemerintah melakukan antisipasi terjadinya lonjakan harga bahan pokok yang kerap memberatkan masyarakat setiap kali m

  • KPK Tetapkan 38 Tersangka Baru, Ini Tanggapan GMKI Wilayah I SUMUT-NAD

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Swangro Lumbanbatu, ST Koordinator Wilayah I (SUMUT-NAD) PP GMKI menanggapi Keputusan surat Deputi Penindasan KPK Aris Budiman (29/3/2018) yang ditujukan kepada Ketua DPRD Su

  • Himma Dicopot dari Kepala Arsip USU, Rektor: Status Dosennya Menunggu Putusan Pengadilan

    11 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Gara-gara memasang status di Facebook bahwa teror bom di Surabaya merupakan skenario, Himma Dewiyana Lubis alias Himma (46) warga Jalan Melinjo II Komplek Johor Permai, Medan Joho

  • 14 Tersangka Kerusuhan Taput Ditahan Polda

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Kepolisian secara resmi telah resmi menetapkan sebanyak 14 orang tersangka atas kerusuhan yang terjadi di kantor Panwasli Tapanuli Utara (Taput) yang terjadi pada, Senin (17/7) la

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb