• Home
  • News
  • Pilkada Serentak 2020, Saatnya Kabupaten Samosir Dipimpin Anak Muda dan Energik
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 09 Juli 2019 20:36:00

Pilkada Serentak 2020, Saatnya Kabupaten Samosir Dipimpin Anak Muda dan Energik

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Berkunjung kekantor pusat perusahaan Alibaba Group di China dalam memperkenalkan Pulau Samosir, ulos Batak dan Kopi Asli Sumatera Utara. Kiri ke kanan: Swangro Lumbanbatu, Pegawai Alibaba group, Jumady Sinaga.
Medan (Pelita Batak):
Pemilihan kepala daerah kabupaten samosir akan digelar tahun 2020 mendatang dalam pilkada serentak. Sejumlah figur mulai ramai diperbincangkan untuk maju sebagai calon bupati. Perbincangan tidak terlepas dari track record, pelayanan kepada masyarakat, integritas dan kemampuan figur yang didukung. 

"Kita mengharapkan, bahwa yang menjadi bupati di Kabupaten Samosir nanti adalah figur yang benar-benar memberikan kontribusi dan pengaruh dalam perubahan kabupaten Samosir, mulai dari meningkatkan pembangunan infrastruktur, ekonomi masyarakat, pertanian, pendidikan, kesehatan, penataan Danau Toba, dan lainnya. Apalagi Pulau Samosir telah digadang-gadang menjadi salah satu tempat wisata kelas internasional," tutur Jumady Sinaga putra asli Samosir.

Sebagai kalangan milenial, Jumady Sinaga mengatakan sudah saatnya kabupaten Samosir dipimpin yang lebih muda dan energik. Kita sudah melihat dibeberapa daerah, anak-anak muda mulai menunjukkan taring dan kemampuannya untuk tampil sebagai kepala daerah.

"Dahulu anak muda dipandang sebelah mata, tetapi mulai saat ini pemuda adalah pemimpin bangsa," tegas jumady.

Swangro Lumbanbatu adalah putra asli Samosir berumur 31 tahun yang layak untuk memimpin Kabupaten Samosir 5 tahun bahkan 10 tahun kedepan. Sebagai lulusan Mahasiswa Magister Studi Pembangunan Perencanaan Wilayah dan Pedesaan- USU, saya sangat yakin bahwa Swangro telah khatam dalam pengelolaan wilayah dan pedesaan. Untuk terus mengasah dan berbagi keilmuannya, beliau mengabdikan diri sebagai dosen Teknik Sipil di Institut Sains dan Teknologi Pardede (ISTP Medan)," tutur Jumady Sinaga yang merupakan pendiri Ikatan Mahasiswa Asal Samosir (IKAN MAS) Bengkulu ini.

Selama mahasiswa, Swangro telah banyak memberikan kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, memberikan saran-saran kepada kepala daerah, menghadirkan tokoh-tokoh nasional dalam berbagai kegiatan dan memiliki integritas yang tinggi.

Kemampuan dalam mengorganisir juga tidak kita ragukan lagi dalam diri Swangro. Beliau sudah banyak pengalaman dan telah lama berkecimpung dalam pelayanan di GMKI mulai dari tingkat komisariat hingga Pengurus Pusat dan juga organisasi lainnya.

"Jadi dalam merancang pembangunan daerah dan memberikan pengabdian kepada masyarakat, kita tidak meragukan Swangro," tutupnya.(*|TAp)
  BeritaTerkait
  • Jargon Minoritas-Mayoritas Keagamaan Belum Hilang

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Masa Bakti 2015 – 2020, Baktinendra Prawiro,MSc,MH mengatakan persoalan politik di I

  • MENUJU SAMOSIR SATU

    3 bulan lalu

    Oleh Bachtiar SitanggangMinggu, 21 April 2019, sekitar jam 09.13 muncul di telepon genggam-Hand Phone/HP- saya MENUJU SAMOSIR SATU, terbaca setelah ibadah siang harinya. Ternyata ada grup WhatssAp ang

  • Zulkaidah Harahap dengan Opera Batak

    3 tahun lalu

    PelitaBatak.com : Hiburan pementasan yang menghiasi perjalanan sejarah bangso Batak, opera batak, kini nyaris tidak dipentaskan lagi. Masuknya media televisi dan jejaring sosial, mengalihkan perhatian warga Bangso Batak dan masyarakat modern pada umumnya

  • Depriwanto Sitohang Solusi Cerdas Bagi Dairi di Era Millenial dan Digital

    tahun lalu

    Tulisan ini bukan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi hanyalah bagian dari pendidikan politik. Saya sangat menerima saran dan kritik aats tulisan ini. Tetapi tujuan saya hanya untuk mmeberikan sebua

  • Melalui Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan Menuju Humbang Hasundutan Hebat dan Bermentalitas Unggul

    11 jam lalu

    PendahuluanKITA patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kini Kabupaten Humbanghasundutan usianya mencapai 16 Tahun setelah terbentuk menjadi daerah pemekaran otonomi daerah baru salah satunya di I

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb