• Home
  • News
  • Penumpang di Bandara Silangit Meningkat 51 Persen, Dirancang Inovasi untuk Mengakomodir Kebutuhan Milenial
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 08 Januari 2019 16:53:00

Penumpang di Bandara Silangit Meningkat 51 Persen, Dirancang Inovasi untuk Mengakomodir Kebutuhan Milenial

BAGIKAN:
Ist
Bandara Silangit

Silangit (Pelita Batak): Eksekutif General Manajer Bandara Internasional Silangit, Hendra Irawan mengungkapkan, pergerakan arus penumpang mengalami peningkatan signifikan hingga 51 persen pada akhir tahun 2018. 

"Sepanjang 2018, jumlah penumpang di Bandara Silangit meningkat 51 persen bila dibandingkan dengan jumlah penumpang pada 2017," ungkap Hendra Irawan, Selasa 8 Januari 2019, di Silangit kepada Pelita Batak.

Dijelaskan, jumlah penumpang di Bandar Udara Internasional Silangit sepanjang tahun 2018 sebesar 425.463 orang atau meningkat 51% dari tahun sebelumnya.

Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan bila dibandingkan dengan kondisi pada 2017 lalu yang mencatatkan  281.354 jumlah penumpang.

Pemicunya sebut Hendra, karena lokasi Bandar Udara Internasional Silangit yang sangat strategis dan sudah mulai dikenal masyarakat luas , sehingga menjadi alternatif pilihan masuk ke kawasan Danau Toba, selain  Bandara Kualanamu. 

"Dukungan beberapa moda transportasi darat rutin dari bandara ke beberapa tujuan di wilayah sekitarnya, seperti Parapat, Pangururan dan Hutaginjang, Muara membantu memudahkan aksesbilitas masyarakat," sebut Hendra.

Lebih lanjut dijelaskan, peningkatan daya dukung runway juga berdampak terhadap perubahan trend pesawat yang digunakan airlines seperti A-320 dimana memiliki daya angkut penumpang yang lebih besar dari pesawat yang kerap digunakan pada tahun 2017.

Dimana, pada 2017 tercatat 3.787 pergerakan pesawat. Sementara, di 2018, pergerakan tersebut mengalami kenaikan menjadi 4.878 pesawat 'landing' dan 'take off'. 

"Pertumbuhan pergerakan pesawat hingga 22 persen memberikan dampak pada peningkatan penumpang di Bandara Silangit," tandasnya.

Saat ini, maskapai yang mengisi rute Silangit (PP) semakin banyak, seperti Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, Wings Air, Air Asia Malaysia, Malindo Air, serta Wings Air.

Inovasi ke depan? , Hendra menjelaskan, sebagai bandara internasional, bandara Silangit terus melakukan peningkatan kapasitas bandara seperti penyelesaian pekerjaan perluasan Apron, peningkatan PCN (Pavement Clasification Number) runway (landasan pacu) dari 40 ke 56, dan rencana perpanjangan runway menjadi 3000 meter untuk mengakomodir kebutuhan operasional pesawat jenis B-737 900ER.

"Bandara Silangit juga akan menyiapkan beberapa program unggulan dalam rangka membangun customer experience terutama untuk kelompok umur milenial yang dirasakan selama ini belum optimal," tutupnya.(JPS).

  BeritaTerkait
  • Liber Simbolon : Bandara Silangit Sumatera Utara Dibangun Saat Pendudukan Jepang

    2 tahun lalu

    Pangururan(Pelita Batak): Upaya pemerintah untuk membenahi berbagai sektoral infrastruktur antara lain pariwisata, perkebunan, pelabuhan, pertanian, jalan tol, lapangan udara  di Sumatera Utara m

  • Wisata Bangkit, Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

    7 bulan lalu

    MASYARAKAT patut berbangga hati, di era pemerintahan Drs Nikson Nababan MSi sebagai Bupati Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Ibu, Sartika Simamora sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dek

  • Jaringan 4G Indosat Ooredoo Cakup 80% Wilayah Sumatera

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Hingga Februari 2019, jaringan 4G IM3 Ooredoo telah mencakup 80% wilayah berpenghuni di Pulau Sumatera. Ditargetkan pada akhir tahun, akan bisa bertambah hingga ke angka 90 %.Demi

  • Hitachi Meluncurkan Software Analitik Video Baru

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan memasang lebih kurang 2.500 unit CCTV (Closed Circuit Television) atau kamera video digital yang tersambung dengan sistem penga

  • Pembangunan Sistem Informasi Massa Mandiri

    2 tahun lalu

    Presiden RI Joko Widodo di awal pemerintahannya menyatakan kepada seluruh bangsa Indonesia, bahwa Indonesia berada dalam situasi darurat Narkoba. Hal ini dikarenakan penyalahgunaan dan peredaran gelap

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb