• Home
  • News
  • Penuhi Unsur Pidana Pemilu, Pengaduan Fakhruddin Seret Romo Syafii Makin Larut
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 20 Maret 2019 22:56:00

Penuhi Unsur Pidana Pemilu, Pengaduan Fakhruddin Seret Romo Syafii Makin Larut

BAGIKAN:
Medan (Pelita Batak):
Kasus dugaan penghasutan oleh terlapor Romo Raden HM Syafii dinyatakan memenuhi unsur tindak pidana pemilu. Sehingga, kasus tersebut akan ditingkatkan ke proses penyidikan.

Hal itu Sesuai dengan hasil rapat Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Bawaslu Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tentang pembahasan kasus tersebut pada Selasa (19/3/2019) malam.

Dengan menimbang berbagai materi mulai dari pengaduan warga, keterangan dari para saksi, barang bukti hingga keterangan dari pelapor maupun klarifikasi dari terlapor.

"Ya statusnya dilanjutkan ke penyidikan," kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan, Rabu (20/3/2019).

Dalam menetapkan status tersebut, Syafrida menjelaskan, pihak Bawaslu Sumut sebenarnya memiliki pandangan lain terkait kasus tersebut. Namun demikian, ia memastikan hasil keputusan yang dikeluarkan dalam bentuk surat mengenai penetapan status kasus ini memenuhi unsur pidana pemilu tetap menjadi keputusan yang berlaku formal.

"Tidak bulat seluruh instansi dalam Gakkumdu itu menyatakan ini memenuhi unsur karena kami punya pandangan lain. Tapi begitupun tentu ini menjadi keputusan secara kelembagaan," ujarnya.

Setelah dinyatakan memenuhi unsur pidana, selanjutnya penanganan kasus ini akan diperiksa oleh penyidik Kepolisian.

Diketahui Romo Raden HM Syafii diadukan warga bernama Fakhruddin Pohan atas berbagai statemennya saat berorasi pada 'Apel Siaga 222 Lawan Kriminalisasi/Kecurangan-Deklarasi Pilkada Damai' yang digelar di Depan Masjid Raya Al Mashun, Medan, pada Jumat 22 Februari 2019 lalu. Dalam apel ini, politisi yang juga menjadi kembali maju menjadi Caleg DPR RI ini dianggap melakukan kampanye terselubung yang menguntungkan salah satu pasangan calon presiden-calon wakil presiden dan juga diduga menghasut masyarakat untuk membenci penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum.(rmol|TAp)
  BeritaTerkait
  • Jika Terbukti Menghasut Rakyat, Gakkumdu Diminta Terlapor Romo Dikenakan Pasal Berlapis Pidana Pemilu

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan klarifikasi terhadap Fakhruddin sebagai pelapor Muhammad Syafi'i (terlapor) di Kantor Bawaslu Sumut,

  • Kodim 0201/BS Terapkan Sistem Pengawasan Babinsa Berbasis Daring, e-BABINSA

    8 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak): Penilaian terhadap penanganan permasalahan di lapangan oleh Babinsa, bisa dipantau dan diberi penilaian oleh pimpinan secara online, masyarakat juga bisa melakukan pemantauan lew

  • Wali Kota Medan Apresiasi FOSMAT Gelar "Tabligh Akbar" di Masjid Taqwa Polonia

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah, Forum Silaturahmi Mesjid Taqwa (FOSMAT) Polonia akan menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dirangkai dengan Tabligh A

  • Pembumian Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika serta Penguatan NKRI dan UUD 1945

    2 tahun lalu

    Indonesia Raya selalu berdiri kuat dan semakin bergerak kokoh dari dahulu, kini, dan seterusnya karena memiliki ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945, yang mengakui, melindungi, memfasilit

  • Urgensi Partisipasi elemen Organisasi Sosial dan Politik dalam Demokrasi

    10 bulan lalu

    A. PendahuluanManusia hidup dengan membangun peradaban dunia agar ia mampu mempertahankan kehidupannya di muka Bumi ini. Cara mempertahankan manusia tersebut berbeda-beda tergantung tingkat pemahaman

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb