• Home
  • News
  • Pengajar PAUD Diharapkan Berikan Pendidikan Terbaik
Kamis, 10 Agustus 2017 20:12:00

Pengajar PAUD Diharapkan Berikan Pendidikan Terbaik

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak) :
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meminta dan berharap para pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memberikan pendidikan terbaik bagi anak didik atau anak asuhnya.

"Harus diingat, sebagai pihak yang memberi pendidikan, para pengajar perlu tahu bahwa masa anak-anak atau usia dini adalah masa keemasan. Sehingga bagaimana memberikan pendidikan terbaik untuk mereka," ujar Erry pada acara pembukaan kegiatan Orientasi Penguatan Kepemimpinan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) digelar di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut di Medan, Kamis (10/08/2017).

Acara ini dihadiri Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Prof Netty Herawati, Bunda PAUD Provinsi Sumut Hj Evi Diana Erry, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Bunda Paud kabupaten/kota serta ratusan pengajar PAUD dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Erry juga berpesan agar para pengajar memberikan bimbingan terbaik kepada anak-anak untuk membangun Indonesia seutuhnya.

Erry menyebutkan, bahwa negara maju seperti Jepang, menjadikan profesi guru atau pengajar sebagai prioritas penting yang harus diperhatikan. Sehingga hal tersebut patut menjadi contoh bagi Indonesia khususnya Sumut untuk bisa mengedepankan kepentingan dunia pendidikan bagi kemajuan di masa mendatang. Apalagi anak-anak adalah masa depan bangsa yang juga harus dibekali ilmu, ditanamkan nilai moral, agama, dan lainnya.

"Bagaimana kita meletakkan kemampuan mendidik anak untuk membimbing jiwa seni, moral, agama, kecerdasan dan kemandirian. Tentu dalam tumbuh kembangnya, stimulasi ini diperlukan dalam perkembangan anak," kata Erry.

Sebagai sosok yang menjadi contoh bagi anak-anak khususnya usia dini, perlu disatukan konsep dan kemampuan melalui kegiatan seperti orientasi penguatan kepemimpinan atau capacity building. "Dengan begitu semua pengajar PAUD harus memahami apa yang menjadi tugas pokok dan fungsinya sebagai pembimbing dan motivator kepada anak didik," tutur Erry.

Selain itu, Erry juga menyampaikan komitmennya terhadap perkembangan PAUD di Sumut. Sebab diakui, pendidikan yang berkualitas akan bisa didapatkan jika tenaga pengajar mendapatkan honor sesuai apa yang ia kerjakan. Sehingga pemerintah provinsi (Pemprov) akan mengupayakan semaksimal mungkin bantuan kepada PAUD sebagai bagian dari wujud mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Kami akan upayakan semaksimal mungkin bantuan kepada PAUD, apakah bisa bentuk seperti baju seragam atau bahkan insentif. Karena itu saya tugaskan kepada Dinas Pendidikan untuk berkonsultasi dengan BPKP atau BPK, kalau memungkinkan akan ditindaklanjuti dalam APBD yang akan datang," tandas Erry.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa lembaganya harus masuk ke semua jenjang pendidikan termasuk PAUD, sebagaimana perintah Undang-undang. Karenanya, banyak materi yang disampaikan lebih mengedepankan bagaimana memberikan pendidikan kepada generasi muda untuk bisa menjadi pribadi yang baik, jujur dan hebat.

"Apa yang harus kita lakukan untuk membangun Indonesia seutuhnya, bagaimana kita memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak, jangan sambilan. Begitu juga dengan kemungkinan adanya bantuan dari pemerintah, bisa dimanfaatkan dana desa yang ada," sebut Saut yang menyampaikan tiga prioritas dana desa yakni pembangunan embung (irigasi), BUMDes dan sarana olahraga.

Dirinya juga meminta pemerintah daerah memperhatikan perkambangan PAUD. Sebab menurutnya, apa yang diberikan saat ini kepda anak-anak, baru dapat dilihat hasilnya hingga 30 tahun mendatang. Sehingga KPK katanya, akan tetap ada di tengah-tengah PAUD, bagaimana lembaga ini bisa maju dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak usia dini.(TAp)
  BeritaTerkait
  • Ini Nama-nama Pemenang Jambore Kader PKK Kabupaten Humbahas

    12 bulan lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak):Gerakan PKK adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang b

  • 16 Pelajar Medan Ikuti Student Exchange Program ke Kota Gwangju

    11 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Mahatani Dzulmi Eldin S MSi melepas 16 pelajar asal Kota Medan yang akan mengikuti Student Exchange Program (program pertukaran pelajar) tahun 20

  • Lagi, Bunda PAUD Serahkan Bantuan APE Untuk Anak PAUD dan TK

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin kembali menyerahkan bantuan alat permainan edikatif (APE). Kali ini giliran Taman Kanak (TK) dan

  • Akhyar Nasuiton Buka Diklat PAUD Mandiri Tingkat Dasar

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Sebanyak 115 orang guru dari 21 kecamatan di Kota Medan mengikuti Diklat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mandiri Tingkat Dasar Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD se-Ko

  • Ingat! Petugas Satpol PP Utamakan Pendekatan Persuasif

    8 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai penegak peraturan daerah (Perda), kerap kali berhadapan dengan masalah hak azasi manusia (HAM) kala berusaha menegakkan keter

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online