• Home
  • News
  • Pencabutan Moratorium Provinsi Tapanuli Harapan Warga, Muncul Ide Provinsi Danautoba
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 14 Mei 2019 11:35:00

Pencabutan Moratorium Provinsi Tapanuli Harapan Warga, Muncul Ide Provinsi Danautoba

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Pembentukan provinsi baru hasil pemekaran Sumatera Utara menjadi harapan dan kerinduan masayrakat, khususnya masyarakat di kawasan Tapanuli. Bahkan, tidak sedikit kesempatan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan selalu menyuarakan akan pembentukan provinsi Tapanuli yang kini tertunda akibat moratorium. Di sisi lain, ada keinginan lain untuk membentuk Provinsi Danautoba yang diawali dengan pembentukan Perkumpulan Komite Provinsi Danautoba yang diketuai Edison Manurung SH MM.

Bahkan, ketika foto sejumlah kepala daerah kabupaten bertemu dengan Presiden Joko Widodo dilanjutkan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soaekarnoputri belum lama ini diisukan untuk membicarakan kelanjutan pembentukan provinsi Tapanuli.

Seperti dikutip dari innews, Bupati Nikson menyebutkan bahwa 5 kabupaten di wilayah Tapanuli, masing-masing Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Tengah, telah mempersiapkan secara matang rencana pembentukan Protap.

"Moratorium pembentukan Provinsi Tapanuli belum dicabut sampai sekarang. Artinya, persetujuan perjuangan masyarakat terkait pembentukan tersebut berhenti sementara, sedangkan DPRD tingkat kabupaten/kota dan provinsi sudah setuju," jelas Nikson.

Dikatakan Nikson, kelayakan menjadi sebuah provinsi, sudah memadai. Seperti, infrastruktur bandara internasional dan rumah sakit layanan umum sudah tersedia. Adapun untuk pendidikan, lanjut dia, sedang diupayakan peningkatan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) menjadi universitas negeri.

Tidak itu saja, lanjut Nikson, warga mendambakan pembentukan Protap karena diyakini akan berdampak kepada laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah Tapanuli Raya.

Disisi lain, Edison Manunung menyebutkan "Pembuatan akte notaris dan keputusan Menteri Hukum dan HAM ini dilakukan agar semua kegiatan Perkumpulan Komite Provinsi Danautoba berkekuatan hukum. Mari kita bergandengan tangan, menggabungkan semua potensi, dan menyatukan tekad dalam pembentukan Provinsi Danautoba ini."

Sesuai rencana terdapat 8 (delapan) kabupaten yang bergabung dalam Provinsi Danautoba meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, dan Karo.(TAp)

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Utara Poltak Pakpahan mengatakan, semangat juang masyarakat Tapanuli terkait pembentukan provinsi harus ditanggapi dengan baik.

Dia meminta moratorium pembentukan Provinsi Tapanuli agar dicabut demi terkabulnya impian masyarakat Tapanuli Raya demi percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah itu. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Prov. Tapanuli Atau Danau Toba

    3 bulan lalu

    Oleh Bachtiar SitanggangDi beberapa Grup WhatssAp (GWA) beredar Undangan Rapat untuk menindaklanjuti progress rencana pembentukan  Provinsi Danautoba, di gedung  Nusantra III DPD RI Ruang Ra

  • Mari Kuliah ke Taiwan: Banyak Beasiswa Ditawarkan

    tahun lalu

    Laporan: Flemming Panggabean, TaiwanSumatera Utara merupakan suatu wilayah provinsi di Pulau Sumatera yang memiliki banyak sekali potensi sumber daya manusia yang cemerlang. Tentunya hal ini tidak lep

  • MBO HKBP Cinta Damai, Ephorus HKBP Ajak Jemaat Untuk Setia Dalam Firman Tuhan

    8 bulan lalu

    Stapal Balam (Pelita Batak): Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing melayani Ibadah Minggu yang dipadu dengan Ibadah Mameakhon Batu Ojahan (MBO) dan Pesta Perak 25 Tahun HKBP Cinta Damai Stapal Res

  • Wisata Bangkit, Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

    8 bulan lalu

    MASYARAKAT patut berbangga hati, di era pemerintahan Drs Nikson Nababan MSi sebagai Bupati Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Ibu, Sartika Simamora sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dek

  • Jokowi: Listrik, Bandara dan Ringroad Proritas Nias

    3 tahun lalu

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Hj. Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja perdana di Kepulauan Nias, Jumat (19/8/2016). Jokowi juga didampingi sejumlah pejabat negara antara lain,  Menteri Sekreta

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb