• Home
  • News
  • Pemerintah Harus Dukung Pertanian Terintegrasi Berbasis Padi Sawah
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 12 April 2019 12:34:00

Dosen FP UHN Medan Pertahankan Disertasi

Pemerintah Harus Dukung Pertanian Terintegrasi Berbasis Padi Sawah

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Dr. Ir. Hotden Nainggolan, M.Si foto bersama dengan Direktur Pascasarjana USU Prof. Dr. Robert Sibarani, MS, Mantan Rektor UHN Dr. Ir. Jongkers Tampubolon, M.Sc setelah selesai sidang terbuka
Medan (Pelita Batak):
Sistem pertanian yang terintegrasi akan mampu meningkatkan produktivitas padi, untuk itu saatnya pemerintah memperhatikan sistem pertanian terintegrasi ini sebagai upaya meningkatkan optimalisasi produksi padi kedepan.

Hal itu dikemukakan oleh Ir. Hotden nainggolan, M.Si Dosen Fakultas Pertanian UHN Medan saat sidang terbuka di USU mempertahankan disertasinya dengan judul "Optimalisasi dan Perencanaan Pertanian Terintegrasi Berbasis Padi Sawah Dalam Rangka Pengembangan Wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan", Kamis, (11/04/2019).

Ir. Hotden nainggolan, M.Si mmepertahankan disertasinya di hadapan para penguji seperti Prof. Dr. Marlon Sihombing, MS, Prof. Dr. lic.reg.reg. Sirojuzilam, SE, Prof. Erlina, MSi, PhD, Ak, Prof. Dr. Zulkarnanen, SE, MM, Dr. Ir. Tavi Supriana, MS, dan Dr. Ir. Ma'ruf Tafsin, MS, serta Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Robert SIbarani, MS.

Hotden Nainggolan dalam paparannya mengatakan bahwa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis; a) efisiensi sistem pertanian terintegrasi di Humbang Hasundutan, b) optimalisasi sistem pertanian terintegrasi di Humbang Hasundutan, c) pengaruh kondisi eksternal pertanian; penyuluhan, budaya, modal sosial, akses pasar, akses modal, harga input dan harga output terhadap sistem pertanian terintegrasi, d) pengaruh kondisi internal pertanian; luas lahan, topografi lahan, tata guna lahan, fasilitas jalan dan pengalaman bertani/beternak terhadap sistem pertanian terintegrasi, e) pengaruh sistem pertanian terintegrasi terhadap pengembangan wilayah, f) pengaruh kondisi eksternal pertanian; penyuluhan, budaya, modal sosial, akses pasar, akses modal, harga input dan harga output terhadap pengembangan wilayah, g) mengetahui pengaruh kondisi internal pertanian; luas lahan, topografi lahan, tata guna lahan, fasilitas jalan dan pengalaman bertani/beternak terhadap pengembangan wilayah, h) mengetahui pengaruh kondisi eksternal pertanian; penyuluhan, budaya, modal sosial, akses pasar, akses modal, harga input dan harga output terhadap pengembangan wilayah melalui sistem pertanian terintegrasi.

Masih menurut Hotden Nainggolan Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan; a) Usahatani pertanian integrasi di Humbang Hasundutan  adalah efisien dengan nilai R/C 2,46, b) Sistem pertanian terintegrasi pada tingkat kesediaan sumber daya (kondisi eksisting) akan dapat mengoptimalkan produktivitas. Kemudian Hotden nainggolan menyimpulkan bahwa pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan; a) melakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang usahatani sistem terintegrasi, sehingga produksi dan pendapatan petani akan meningkat, b) meningkatkan pelaksanaan penyuluhan terhadap petani untuk memanfaatkan faktor-faktor produksi usahatani sistem pertanian terintegrasisecara optimal, sehingga produksi usahatani sistem terintegrasi meningkattegas Hotden Nainggolan lagi. 

Turut hadir dalam sdaing terbuka ini sekretaris Yayasan UHN Pdt. PIntor M. Sitanggang, Dekan F. Pertanian Ir. Benika Naibaho, M.Si, Kaprodi Agribisnis Ir. Johndikson Aritonang, MS, Mantan Rektor UHN Dr. Ir. Jongkers Tampubolon, M.Sc, Dr. Ir. Juli Ritha Tarigan, MSc, Dr. Ir. Hotman Manurung, MS, Jonson Rajagukguk, S. Sos, SE, M.AP dan beberapa dosen dari lingkungan FP UHN.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Warga Sibuhuan Padang Lawas Dapat Bantuan Peningkatan Swasembada Pangan

    3 tahun lalu

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menyerahkan bantuan benih, pupuk dan mesin pertanian kepada sejumlah Kelompok Petani (Poktan) dilapangan Balaka Sitongkol, Kecamatan Lubuk Barumun, Padang Lawas (Palas), Minggu (28/8/2016).

  • Kejar Swasembada Beras, Gubernur Ikut Tanam Padi

    2 tahun lalu

    Simalungun (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi menanam padi di Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara secara serentak, Senin (06/02/2017). Gubsu mengajak se

  • Sumut Siapkan Lahan 160 Hektar Dukung 1.000 Desa Organik Tahun Ini

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Salah satu masalah utama yang dihadapi dalam pertanian dengan sistem konvensional adalah terjadinya proses degradasi lahan pertanian lahan pertanian secara terus menerus karena d

  • Sumut Butuh Peningkatakan Kualitas Hasil Pertanian dan Tanaman Hortikultura

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memiliki potensi yang cukup besar dalam bidang pertanian tanaman pangan dan hortikulultura. Berdasarkan data statistik Tahun 2016 kontribusi produ

  • Dukung Swasembada Pangan, Dirjen Tanaman Pangan Targetkan 18 Ribu Hektare Pertanaman Padi di Humbahas

    11 bulan lalu

    Pollung(Pelita Batak): Mendukung swasembada pangan nasional, Direktorat Jendral Tanaman Pangan RI targetkan 18 hektare pertanaman padi di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Pertanaman padi itu h

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb