• Home
  • News
  • Pasca Bentrok, Warga :Pak Wali, Kami Tak Mau Rusunawa
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 17 Agustus 2016 07:35:00

Pasca Bentrok, Warga :Pak Wali, Kami Tak Mau Rusunawa

BAGIKAN:
Pelita Batak : Pascabentrok warga vs TNI di lahan sengketa tanah Sari-Rejo, Polonia Medan,  delegasi Forum Masyarakat Sari - Rejo (Formas) yang dipimpin langsung oleh Ketua Formas, Drs. H. Riwayat Pakpahan menemui Walu Kota Medan Dzulmi Eldin di rumah dinas Walikota Medan, Selasa, (16/8/2016). Eldin mengatakan bahwa pasca bentrok warga dengan TNI - AU Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo yang menyebabkan korban jatuh, ia telah bertemu dengan komandan Lanud (Danlanud) Soewondo, Letkol Arifien.

"Tadi malam saya sudah bertemu dengan Danlanud, beliau mohon maaf atas peristiwa yang terjadi. Danlanud bahkan mengaku yang terjadi itu di luar kendali. Sifatnya situasional, begitu kata Danlanud," terang Eldin.

Dalam waktu dekat, lanjut Eldin, pihaknya akan memediasi para pihak terkait untuk duduk bersama agar permasalahan serupa tidak terjadi lagi. "Usai perayaan hari kemerdekaan ini, kita agendakan untuk duduk bersama membicarakan persoalan  tanah Sari - Rejo, "katanya.

Selain itu, ungkap Eldin, Lanud Soewondo hanya menginginkan tanah seluas 50 x 102 meter yang menjadi pemicu aksi spontanitas warga memblokir jalan hingga berimbas bentrok dan aksi anarkis oknum TNI - AU. "Tanah itu mau dibangun rusunawa untuk personil. Hanya itu yang diinginkan pihak Lanud. Sedangkan tanah warga lainnya tidak akan diganggu. Sudah jelas itu, Danlanud sendiri yang mengatakan hal itu kepada saya," kata Eldin.

Dikatakan Eldin, imbas aksi personel Paskhas TNI - AU,  pihak keluarga personil barret oranye itu juga khawatir aksi balasan dari warga lantaran bentrok kemarin. "Imbas bentrok kemarin, pihak keluarga personil juga khawatir, makanya penjagaan diperketat oleh TNI - AU," ucap Eldin sembari mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri lantaran masyarakat telah memenangkan kasus ini di Mahkamah Agung.

Sementara itu, H. Drs. Riwayat Pakpahan berharap Walikota Medan serta pihak terkait bisa menuntaskan persoalan ini. "Saya berharap persoalan ini segera dituntaskan, jika tidak, masalah baru akan timbul karena rakyat sudah resah," jelas Pakpahan.

Pakpahan juga menerangkan bahwa alasan pencaplokan lahan yang memicu aksi masyarakat itu untuk dibangun rusunawa sangat tidak beralasan. "Lahan TNI - AU masih luas di Jalan Teratai Kelurahan Sari - Rejo, Kecamatan Medan Polonia, mengapa tidak itu saja yang mereka bangun," jabarnya.

Sebagaimana diketahui, aksi brutal oknum Paskhas TNI - AU Lanud Soewondo terjadi menyusul pemblokiran jalan akses dari dan menuju bandara Polonia Medan yang dipicu pematokan lahan di Jalan SMA 2 Medan atas dasar klaim TNI - AU sebagai asetnya. Namun, pematokan tersebut memicu warga lainnya untuk menggelar aksi demo secara spontan yang berimbas jatuhnya korban dari rakyat sipil.

Tak sampai di situ, dua orang jurnalis juga mendapat perlakuan semena - mena hingga harus mendapat perawatan secara intensif. Bahkan beberapa Jurnalis lainnya juga diintimidasi dan diambil identitas pers nya. Begitu juga dengan warga sipil turut juga menjadi korban keberutalan aparat yang sangat tak wajar dilakukan orang normal karena rumah dan mobil turut dirusak dalam aksi oknum tersebut. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Kolonel Arifien Sjahrir Sampaikan Permohonan Maaf

    2 tahun lalu

    "Atas kejadian semua itu, saya sampaikan permohonan maaf. Saya memohon maaf khususnya kepada teman-teman media, saya menyampaikan pesan Pangkoops maupun KSAU, kami mohon maaf atas kejadian yang kemarin. Saya mohon maaf dan kita akan menindaklanjuti s

  • Wali Kota Medan, 'Kami Hanya Tampung Aspirasi'

    2 tahun lalu

    Menyikapi peristiwa bentrok warga vs TNI AU kemarin di Kota Medan, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengadakan pertemuan dengan FKPD di Balai Kota Medan, Kamis (18/8/2016). Seluruh pihak diberikan kesempatan memaparkan versi masing-masing, dan Pemko Medan a

  • Keluarga Pasien RSUD Pirngadi Ngadu Sambil Menangis

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Dihari pertama  kerja ditahun 2018, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi langsung  melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD

  • Ditetapkan Tersangka, Linda Bantah Jadi Perantara dan Bendahara Redi

    2 tahun lalu

    "Ibu RH dan Ramadhan Pohan memang saling mengenal. Kehadiran Ibu RH di Posko Paslon Redi, karena memandang Ramadhan Pohan sebagai calon Wali Kota Medan. Jadi tidak benar kalau saya disebut yang mengenalkan atau menjadi perantara mereka,"

  • Akhyar Nasution Buka Festival Barzanji XVI DPD AMPI Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi membuka Festival Barzanji Marhaban XVI di halaman Masjid Raya Al Mahsun Medan, Rabu (28/12/2016). Selain untuk melestarikan dan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb