• Home
  • News
  • Parlindungan Purba Temui Keluarga Nelayan yang Masih Ditahan di Malaysia
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 02 November 2018 10:40:00

Parlindungan Purba Temui Keluarga Nelayan yang Masih Ditahan di Malaysia

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Parlindungan Purba memberikan keterangan kepada media saat kunjungan ke TPI Pangkalan Brandan
Langkat (Pelita Batak):
Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba SH MM didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Langkat, Subianto, mengunjungi para keluarga nelayan di TPI Pangkalan Brandan, langkat, Kamis (1/11/2018). Senator asal Sumut ini memberikan motivasi kepada para istri dan anak-anak para nelayan yang ditahan di Malaysia karena tertangkap melewati garis teritorial saat melaut mencari ikan.

Sejumlah ibu-ibu langsung menyerbu kedatangan Parlindungan Purba, dengan spontan diskusi berlangsung di salah satu sudut TPI Pangkalan Brandan. Seperti Sriayu istri Nazri Bin Ridwan (Ridwan) yang ditangkap Polair Malaysia pada 14 Maret 2018. Dia menyampaikan harapannya kepada Parlindungan kiranya, suaminya segera bisa kembali. Karena menurut informasi yang diterima warga, Ridwan bersama rekannya Ismail, Iman Syafii, Armasyah dan Juliansyah.



Demikian harapan yang disampaikan para keluarga nelayan yang ditangkap pada 25 September 2018 dan telah disidang putusan di pengadilan Malaysia pada 9 Okotber 2018 yang lalu, yaitu Abdurahman, Elfan, Zulkifli Moh Badu, dan Danudirja. "Apa tidak bisa lebih cepat dipulangkan pak," tanya Dewi istri Abdurahman.

Mendapat informasi ini, Parlindungan menyampaikan bahwa dirinya akan berkomunikasi dengan Konjen Indonesia untuk Malaysia agar segera dilakukan pemulangan bagi nelayan yang sudah bebas dari tahanan. "Kita minta agar Konjen berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar memulangkan mereka melalui KNIA," ujar Parlindungan.

Kemudian, untuk kelompok Abdurahman Cs, yang diperkirakan akan bebas pada Februari 2019, agar juga dimonitor dan segera dipulangkan jika sudah bebas dari tahanan.



"Kita sangat prihatin, melihat kondisi kelaurga nelayan yang ditinggal terpuruk dengan konsidi ekonomi. Jika kepala keluarga yang menjadi punggung keluarga, ditahan dan tidak bisa melakukan kegiatan, sangat memprihatinkan," kata Parlindungan.

Diharapkan agar Pemerintah tidak bosan-bosan untuk mensosialisasikan batas perairan neagra ini dengan negara tetangga. Serta diberikan kordinat yang lebih jelas, sehingga tidak terjadi hal sama secara berulang-ulang.



Kepada para nelayan juga diimbau untuk terus berjaga dan waspada megenai tapal batas di perairan. "Karena keluarga dan sanak saudara mengharapkan kepulangan Bapak-Bapak dari laut dengan sehat dan membawa pulang tangkapan untuk menghidupi keluarga," ujarnya. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Anggota DPD RI Jemput 5 Nelayan Warga Langkat Pasca Ditahan di Malaysia

    2 minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba SH MM menjemput 5 nelayan asal Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat yang tiba di Kualanmu Internasional Airport (KNIA), Deliserdang, S

  • Bangun Persaudaraan, Kebersamaan dan Rasa Kasih Melalui Natal

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Ribuan umat Kristiani dari seluruh penjuru Kota Medan menghadiri perayaan Natal Oikumene Kota Medan tahun 2016 di Gedung Medan International Convention Centre (MICC) Jalan Gagak Hitam Ring Road Medan,

  • JTP, Memang"GILA"

    7 bulan lalu

    Oleh: JJ. Tobing, SEPada saat acara "Syukuran & borhat borhat" di Desa Simatupang, Muara, beberapa waktu yang lalu;  Ibu Neny Purba atau Nyonya JTP didaulat memberi kata sambutan, dimana seba

  • Pengungsi Sinabung Harus Tinggalkan Posko

    2 tahun lalu

    Semua pengungsi erupsi gunung sinabung, Kabupaten Karo, Sumut harus ditempatkan di lokasi relokasi yang sudah ditentukan. Hal itu sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo yang meberikan tenggang waktu hingga akhir tahun 2016.

  • Menteri ESDM Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Sosialisasikan Energi Berkeadilan Kepada Masyarakat

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menjamu makan malam mahasiswa Muhammadiyah se-Indonesia, dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb