• Home
  • News
  • Parlindungan Purba Minta Kembangkan Holtikultura Sumut
Kamis, 29 Maret 2018 11:43:00

Parlindungan Purba Minta Kembangkan Holtikultura Sumut

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Anggota DPD RI Sumatera Utara Parlindungan Purba foto bersama Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Suwandi didampingi Direktur Perbenihan Holtikultura Sukarman di Kantor Dirjen Holtikultura Ps Minggu Jakarta Selatan (28/3).
Jakarta (Pelita Batak):
Anggota DPD RI dari Sumatera Utara Parlindungan Purba melakukan pertemuan dengan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Suwandi untuk membahas mengenai program pengembangan di bidang holtikultura di Sumatera Utara. Parlindungan Purba berpendapat dengan adanya pengembangan di bidang holtikultura, dapat mengembangkan perekonomian di Sumatera Utara yang berbasis pada agro pertanian.

Berdasarkan pada pertemuan di Kantor Dirjen Holtikultura Ps Minggu, Rabu (28/3) tersebut, Kementerian Pertanian akan merumuskan program pengembangan holtikultura di beberapa daerah di Sumatera Utara. Menurut Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Suwandi, salah satu program yang akan dilakukan adalah peningkatan produksi bawang merah. Selama
ini keberadaan bawang merah di Sumatera Utara masih didominasi oleh bawang merah dari Pulau Jawa. 

Kementerian Pertanian telah mengalokasikan dana 28,5 milyar untuk program pengembangan holtikultura di Sumatera Utara. Dimana dana tersebut akan dialokasikan ke 13 kabupaten kota yang telah mengajukan proposal seperti Deliserdang, Karo, Simalungun, Dairi, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Samosir, Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Batubara, dan Medan.

"Alokasi tahun 2018 itu naik 93% dibanding tahun lalu, dan kita tingkatkan terus sesuai kinerja. Tapi kita minta tolong, jangan sampai serapannya rendah, nanti kena punishment. Kita harap supaya segera direalisasikan hingga Juni nanti," ucapnya.

Parlindungan Purba yang juga menjabat sebagai Ketua Komite II DPD RI menyambut baik adanya program tersebut. Dirinya berharap kepala daerah di 13 kabupaten/kota yang mendapatkan program tersebut dapat melaksanakannya. Sementara untuk daerah yang belum dapat, Parlindungan Purba mendorong kepada kepala daerahnya untuk mengajukan proposal kepada Kementerian Pertanian. 

"Saya gembira dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, ada 13 daerah yang mendapat program pemerintah. Tetapi ini saya juga mendapat warning dari Pak Dirjen, apabila ini tidak terealisasi Juni-Juli, maka akan dipindahkan. Maka sebab itu ini adalah peluang bagi kepala daerah untuk memotivasi kepada kepala dinasnya untuk bekerja. Karena semuanya disediakan. Alsinnya disedikan, bibitnya disediakan, tinggal tenaga kerjanya," ucapnya.

Untuk mengawal program tersebut, Parlindungan Purba akan mengadakan pertemuan bersama Dirjen Holtikultura dan kepala daerah seluruh Sumatera Utara. Pertemuan tersebut akan membahas mengenai rencana pengembangan holtikultura di Sumatera Utara. 

"Tanggal 10 Mei nanti kita akan diskusi di Sumatera Utara tentang perkembangan holtikultura se-Sumatera Utara. Ini juga perhatian kita kepada Tanah Karo, disana banyak buah, ada bunga, ada sayuran, dan juga kabupaten/kota yang ada di sekitarnya. Sehingga kita mendapatkan persamaan platform bagaimana cara mengusulkan kepada Kementerian Pertanian khusus di bidang holtikultura," ucapnya. (*)
  BeritaTerkait
  • Jokowi Minta Jaga dan Lindungi Danau Toba,  

    2 tahun lalu

    Presiden Joko Widodo beserta Ny Iriana didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi dan Ketua TP PKK

  • Mardiaz Kusin di Mata Warga Medan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi beserta seluruh jajaran Pemko Medan sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto yang selama ini telah mendharmabakti

  • Peringatan 12 Tahun Gempa Nias, Murid SD Menari Siaga Bencana

    tahun lalu

    Gunungsitoli (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi bersama- sama masyarakat Nias larut dalam peringatan 12 tahun gempa Nias yang terjadi tepat pada 28 Maret 2005 sil

  • Musrenbang Kepulauan Nias, Bersama Kita Bangun Daerah Tertinggal

    tahun lalu

    Gunugsitoli (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menegaskan bahwa saat ini pemerintah sangat konsen untuk meningkatkan pembangunan pada daerah tertinggal. &quo

  • Sejumlah Warga Binaan Lapas Tanjung Gusta Dapat Remisi Kemerdekaan RI

    8 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Dalam rangka Hari Kemerdekaan ke72 Republik Indonesia, Sejumlah narapidana Lapas Tanjung Gusta yang memperoleh remisi umum.Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian H

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet