• Home
  • News
  • Pahami Mekanisme Kenaikan Pangkat Guru
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 12 September 2019 12:02:00

Pahami Mekanisme Kenaikan Pangkat Guru

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Dalam upaya mendukung pelaksanaan tugas aparatur, khususnya dalam menjangkau dan memenuhi sasaran kinerja pegawai, Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kinerja Guru Dalam Penerapan Angka Kredit Berkenaan Dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2019 di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (11/9).

Bimtek diikuti para guru sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Medan dan dibagi dalam 2 angkatan. Angkatan pertama akan mengikuti Bimtek dari tanggal 11- 13 September. Sedangkan angkatan kedua pada tanggal 18-20 September mendatang. Para peserta akan mengikuti pembelajaran mulai pukul 09.00 - 17.00 WIB bersama sejumlah narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Kota Medan.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Asisten Umum (Asmum) Renward Parapat membuka langsung bimtek tersebut. Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada dua orang peserta oleh Asmum didampingi Kepala BKDPSDM Kota Medan Muslim Harahap.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan, Asmum mengatakan aparatur sipil negara (ASN) yang memangku jabatan fungsional tentunya berbeda dengan ASN yang memangku jabatan struktural, terutama dalam hal kenaikan pangkat. Sebab, ASN dengan jabatan fungsional dapat melakukan kenaikan pangkat yang diukur melalui angka kredit. Oleh karenanya, angka kredit harus menjadi perhatian khusus terlebih bagi para guru.

"Selama ini kenaikan pangkat dan penetapan angka kredit menjadi persoalan di kalangan ASN. Banyak ASN dengan jabatan fungsional kurang memperhatikan jumlah penetapan angka kreditnya serta syarat-syarat untuk kenaikan pangkat sehingga melewatkan batas waktu yang ditentukan. Hal ini tentu disayangkan dan juga merugikan bagi ASN," kata Asmum.

Oleh karenanya, Asmum berharap persoalan kenaikan pangkat ASN dapat diurai serta dapat dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tentunya, bilang Asmum hal tersebut dapat diwujudkan lewat pemahaman yang mumpuni dari para ASN khususnya guru. Dengan harapan, para guru dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memacu ASN agar lebih profesionalitas dalam menjalankan tugas.

"Kesempatan ini menjadi langkah baik bagi para guru untuk memahami mekanisme dan memperbaiki motivasi untuk berkarir. Selain itu juga, menyadari setiap tata cara dan langkah kenaikan pangkat. Oleh karenanya, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti bimtek dengan sungguh-sungguh dan memahami setiap materi yang disampaikan oleh narasumber guna mendukung dan menciptakan SDM guru yang berkualitas dalam memajukan dunia pendidikan Kota Medan," pesan Asmum. (KU|TAp)
  BeritaTerkait
  • Workshop Penyusunan DUPAK/PAK Jabatan Guru dan Kesehatan di Humbang Hasundutan

    2 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Pemkab Humbang Hasundutan mengadakan workshop penyusunan DUPAK/PAK (Daftar Uraian Penetapan Angka Kredit/Penetapan Angka Kredit) selama tiga (3) hari bagi jabatan fungsiona

  • Benarkah Guru Urus Naik Pangkat di Taput Kena Pungli Rp 1 Juta?

    3 tahun lalu

    Taput(Pelita Batak): Pemerintah telah membentuk Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli dengan tujuan agar tercipta pemerintahan yang bersih tanpa ada pungutan liar. Bahkan di setiap Kabupaten/Kota telah te

  • Pemprov Sumut Bidik Kenaikan Pangkat Guru Via Online

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengatakan penerapan Pelaksanaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK dengan sistem online sudah dilakukan dan terus d

  • Bupati: Masyarakat Tapanuli Tengah Bangga Kepedulian Pak Tengku

    2 tahun lalu

    Tapanuli Tengah (Pelita Batak) :Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mendapat respon dan sambutan sangat meriah belasan ribu masyar

  • 95,69 Persen SMK di Sumut Sudah Gunakan Ujian Berbasis Komputer

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Tahun ini, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diikuti 889 sekolah, dari 929 SMK yang ada di Sumatera Utara (Sumut). Itu berarti 95,69

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb