• Home
  • News
  • Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran Terkait Kutipan Sejumlah Sekolah di Medan
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 08 November 2016 11:07:00

Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran Terkait Kutipan Sejumlah Sekolah di Medan

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak

Medan (Pelita Batak) :
Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara menyerahkan hasil pemeriksaan terkait pengutipan yang dilakukan sejumlah sekolah di Kota Medan sehingga, meresahkan orang tua maupun wali siswa kepada Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi di Balai Kota Medan, Senin (7/11/2016). Ombudsman berharap agar Wali Kota segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan yang telah lakukan tersebut, termasuk rekomendasi yang mereka berikan.

Hasil pemeriksaan itu diserahkan langsung Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar didampingi sejumlah pengurus lainnya. Dikatakannya, hasil pemeriksaan yang mereka serahkan itu setelah menindaklanjuti keluhan orang tua maupun wali siswa terkait pengutipan yang dilakukan sejumlah sekolah, termasuk soal penerimaan siswa baru.

Menurut Abyadi, pemeriksaan yang mereka lakukan ada dua cara, pertama memanggil orang tua maupun wali murid yang menyampaikan keluhan terkait pungutan yang dilakukan pihak sekolah, sedangkan yang kedua dengan langsung mendatangi  sekolah bersangkutan guna mendapatkan data maupun informasi lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah kami lakukan, pengutipan yang dilakukan tidak sesuai dengan peraturan maupun ketentuan berlaku sehingga tidak diperkenankan. Untuk itulah hasil pemeriksaan kita sampaikan kepada Bapak Wali Kota untuk segera ditindaklanjuti. Apalagi dalam hasil pemeriksaan yang disampaikan kepada Pak Wali, kita juga menyampaikan rekomendasi untuk ditindaklanjuti,” kata Abyadi.

Selanjutnya Abyadi berharap agar Wali Kota dapat menindaklanjuti hasil pemeriksaan dan rekomendasi yang telah mereka sampaikan, seperti dilakukan Gubernur Jawa Barat usai menerima hasil pemeriksaan dan  rekomendasi yang telah diberikan Obudsman Perwakilan Jabar. “Apa yang kita lakukan ini dalam rangka untuk meningkatkan mutudan kualitas pendidikan di Kota Medan. Dengan tindak lanjutnyang dilakukan Bapak Wali Kota, maka pengutipan seperti ini tidak akan terjadi ke depannya,” ungkapnya.

Didampingi Kepala Inspektorat Kota Medan, Farid Wajedi, Wali Kota Medan mengucapkan terima kasih karena Ombudsman Perwakilan Sumut telah menindaklanjuti keluhan maupun pengaduan yang telah disampaikan orang tua maupun wali siswa terkait pengutipan yang dilakukan sejumlah sekolah. Wali Kota menilai positif upaya yang dilakukan Ombudsman, dia yakin tujuannya semata-mata untuk membuat dunia pendidikan di Kota Medan lebih baik lagi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas diserahkannya hasil pemeriksaanyang telah dilakukan Ombudsman Perwakilan Sumut ini. Kita sangat mengapresiasinya dan Inspektorat Kota Medan segera menindaklanjutinya hasil pemeriksaan tersebut. Sebab, sudah menjadi komitmen bagi kita untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan. Untuk mewujudkan keinginan itu, kita minta dukungan penuh semua pihak, termasuk Ombudsman perwakilan Sumut,” kata Wali Kota.

Kemudian mantan Wakil Wali Kota dan Sekda kota Medan itu mengajak Ombudsman untuk bersama-sama membuat satu formulasi, guna mengatasi maupun mengantisipasi terjadinya kembali pengutipan yang dilakukan pihak sekolah. “Saya tidak ingin adalag sekolah yang melakukan pengutipan-pengutipan. Untuk itu saya minta kepada Kepala Inspektorat segera berkoordinasi dengan Ombudsman Perwakilan Sumut untuk membuat formulasi tersebut,” tegasnya.

Kemudian Wali Kota menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar tidak mau memberikan uang yang diminta pihak sekolah di luar ketentuan berlaku. Artinya,  masyarakat harus berani mengatakan tidak kepada pihak sekolah sehingga pungutan-pungutan di luar ketentuan yang  berlaku dapat  diatasi.

"Jika masyarakat tidak mau memberi, insya Allah pengutipan-pengutipan yang meresahkan itu dapat diatasi. Di samping itu saya juga minta kepada masyarakat untuk secepatnya melaporkan apabila pihak sekolah melakukan pengutipan yang meresahkan. Saya pastikan laporan itu  segera kita tindaklanjuti. Saya tegaskan kepada pihak sekolah, terutama negeri, kalau ingin kaya jangan jadi pendidik tetapi menjadi pedagang,” ungkapnya. (TAP)

  BeritaTerkait
  • Eldin Murka Mendengar Program Kutipan di Sekolah

    2 tahun lalu

    Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi marah besar setelah menerima laporan adanya kutipan dan kecurangan dana dari sejumlah sekolah yang ada di Kota Medan. Sebab, tindakan tersebut sangat meresahkan para orang tua maupun wali siswa. Untuk itu

  • FK MPR Tolak Pembangunan Tanpa Solusi di Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Seratusan massa yang tergabung dalam Forum Komunitas Masyarakat Pinggir Rel (FK-MPR) melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (15/9/2016). Massa menuntut agar penggusuran penduduk dari pi

  • FK MPR Terobos Masuk ke Kantor Gubernur Sumut

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Ketua Forum Komunitas Masyarakat Pinggir Rel (FK-MPR) Jhony Naibaho mengatakan pihaknya akan menerobos masuk ke kantor Gubernur Sumut jika tuntutan mereka tidak direspon segera. Sebab, jika pemerintah provinsi tidak lagi menanggapi p

  • Aksi FK MPR Juga Singgung Pemukulan Terhadap Warga dan Wartawan di Sari Rejo

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Seratusan massa yang tergabung dalam melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (15/9/2016). Massa menuntut agar penggusuran penduduk dari pinggir rel yang akan dilakukan PT Kereta Api Indone

  • Ini Kata Vicktor E Simanjuntak Tentang Pelestarian Budaya Batak

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Putra/putri Bangso Batak akhir-akhir ini mengatakan khawatir akan semakin tersingkirnya budaya asli Batak dari zaman ini. Namun ada kalanya, generasi Batak saat ini tidak lagi menunjukkan kebanggaannya sebagai seorang yang terlahir d

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb