• Home
  • News
  • Nuria Sinambela Kini Harus Tinggal di Balik Jeruji Besi yang Dingin
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 23 Mei 2019 14:15:00

Nuria Sinambela Kini Harus Tinggal di Balik Jeruji Besi yang Dingin

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
ilustrasi
Simalungun (Pelita Batak);
Nuria Sinambela kini meringkuk di balik jeruji besi. Ia tak menyangka harus meringkuk di penjara selama 7 bulan karena mengambil sisa buah sawit seharga Rp 132 ribu.

Kasus yang menjerat ibu rumah tangga itu terjadi pada 24 November 2018. Kala itu, ia berangkat ke perkebunan sawit milik PTNP IV Padang Matinggi Nagori Teladan, Kecamatan Bosar Maligas, Simalungun dengan berjalan kaki. Tidak lupa ia membawa karung dengan tujuan untuk memungut berondolan kelapa sawit.

Setibanya di lokasi kejadian, ia memungut berondolan kelapa sawit yang berjatuhan. Lalu ia memasukkan berondolan buah kelapa sawit tersebut ke dalam karung.

"Pada 24 November 2018 sekitar pukul 11.00 WIB, terdakwa berangkat menuju lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor untuk mengambil karung yang berisi berondolan tersebut," demikian urai jaksa dalam dakwaannya.

Setibanya di TKP, karyawan PTPN melihat Nuria. Petugas mengintrograsi Nuria dan ia mengaku berondolan kelapa sawit itu miliknya. Nuria kemudian dibawa ke Polsek bosar Maligas guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Akibat perbuatan terdakwa, pihak PTPN IV Kebun Padang Matinggi mengalami kerugian materil 6 karung yang berisikan berondolan buah kelapa sawit dengan rincian 120 Kg x Rp. 1.100 = Rp 132 ribu," jelas jaksa.

Gegara PTPN merugi Rp 132 ribu, jaksa akhirnya menuntut agar Ibu Nuria dihukum 1 tahun penjara. Apa kata majelis hakim?

"Menyatakan Terdakwatersebut di atas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta memungut hasil perkebunan secara tidak sah", sebagaimana dalam dakwaan kedua. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 7 bulan," putus majelis hakim sebagaimana dikutip dari website PN Simalungun, Kamis (23/5/2019).

Majelis juga menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Adapun karung goni plastik berisi biji berondolan buah kelapa sawit seberat 120 kg dan 1 unit sepeda motor dikembalikan kepada yang berhak," ujar majelis pada Selasa (21/5) kemarin.(detik.com|TAp)
  BeritaTerkait
  • Rahasia Hati dan Sebiji Kacang Ijo Dari Elia Massa Manik ( Anak Kos Cisitu, Bandung, TL 83)

    2 tahun lalu

    ELIA Massa Manik berhasil melalui masa-masa sulit dan mampu menyelamatkan "kapal" PT Elnusa Tbk yang hampir tenggelam. Ia memimpin Elnusa ketika kasus pembobolan dana perusahaan Rp 111 mi

  • Kodim 0201/BS Rehab Rumah 3 Bersaudara Keterbelakangan Mental di Labuhan Deli

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Kodim 0201/BS melihat dari dekat, gubuk yang berukuran 2x2 Meter yang terletak di Jalan Young Panah Hijau Gang Melati, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan

  • TPF Perlu Minta Keterangan Buwas, Anang dan Gories Mere

    3 tahun lalu

    Indonesia Narkotics Watch mendesak Tim Pencari Fakta (TPF) penelusuran testimoni Freddy Budiman memeriksa dan meminta keterangan Kepala Badan Narkotika Nasional saat ini Komjen Pol. Budi Waseso dan dua mantan Kepala BNN sebelumnya, yakni Komjen Pol. Purn

  • BPBD : Jumlah Pengungsi Erupsi Sinabung Bertahan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo mengatakan, hingga kini tidak ada penambahan jumlah pengungsi erupsi Gunung Sinabung. "Sampai saat ini jumla

  • Wali Kota Tinjau Jembatan Titi Dua Sicanang

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meninjau jembatan titi dua di Jalan Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang,  Kecamatan Medan Belawan, Senin (18/9). Peninjauan ini di

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb