• Home
  • News
  • New ICT, New Games: Berkontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 25 Agustus 2016 19:24:00

New ICT, New Games: Berkontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi

BAGIKAN:
Humas Huawei
Sukseskan Asian Games 2018 di Indonesia: (Kiri ke kanan) Akhmad Najib, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Sumatera Selatan; Gatot S. Dewa Broto, Deputi IV (Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga) Kementerian Pemuda dan Olahraga; Hudson Liu, CEO PT. Huawei T
Jakarta (Pelita Batak): Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah DKI Jakarta, Komite Olimpiade Indonesia, dan PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia), pada hari ini, Kamis 25 Agustus 2016,  mengadakan acara "Indonesia ICT Carnival 2016 yang ke tiga" di Raffles Jakarta. Mengusung tema “New ICT, New Games”, acara ini fokus membahas mengenai peluang-peluang dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia untuk menciptakan pengalaman digital terbaik pada acara-acara olahraga yang akan datang serta memberikan motivasi terhadap industri TIK dan pemerintah untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah lokal maupun para mitra untuk mempercepat perkembangan TIK di Indonesia.
 
Dalam acara ini, terdapat 50 perusahaan-perusahaan lokal maupun global yang bergerak di industri TIK serta perwakilan pemerintah yang diundang sebagai pembicara utama untuk berbagi pengetahuan mendalam mengenai mobile broadband, ultra broadband, digital TV, mobile video, safe city, cloud computing, dan big data. Ajang olahraga sangat penting untuk menaikkan citra Indonesia di mata dunia dalam berbagai sektor bisnis seperti pariwisata, budaya, dan pembangunan. 
 
Industri TIK yang memiliki tren untuk menghubungkan dan memvirtualisasikan segala sesuatu, mempunyai peranan penting untuk memastikan agar ajang olahraga dapat terlaksana secara sukses dengan memberikan akses bagi masyarakat untuk tetap terhubung, menonton video dengan kualitas tinggi, dimanapun dan kapanpun. Huawei berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur TIK pita lebar di Indonesia dengan memberikan bantuan untuk memudahkan transformasi pengalaman pelanggan dan meningkatkan infrastruktur TIK tanah air melalui kerja sama dengan mitra lokal dan pemerintah untuk mengelola kesiapan masyarakat maupun kota sebagai tuan rumah acara olahraga berskala besar.
 
"Huawei menyadari bahwa infrastruktur dan transformasi TIK sangat penting bagi daya saing sebuah negara. Kenaikan investasi di bidang TIK sebesar 20% dapat berpotensi untuk meningkatkan PDB sebuah Negara sebesar 1%. Oleh karena itu, Huawei selalu siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kementerian untuk menciptakan inisiatif nasional dalam membangun Smart Nation & Tech City, transformasi siaran digital, perluasan konektivitas pita lebar, e-Commerce & pemberdayaan ekosistem Cloud,dan pengembangan bakat di bidang ICT untuk Indonesia yang lebih terhubung dan terdigitalisasi,' ujar Hudson Liu, CEO, Huawei Indonesia.
 
Solusi TIK yang terintegrasi untuk acara olahraga juga dapat membantu dalam mengamati kegiatan sekitar wilayah pertandingan, seperti memantau keamanan di wilayah pertandingan melalui sistem TIK, memantau transportasi di wilayah pertandingan melalui sistem pengawasan, dan pengiriman sistem secara multimedia untuk mempromosikan kolaborasi antar agensi. Semua sistem tersebut dapat dikembangkan melalui penggunaan sistem Cloud di pusat data acara olahraga dan jaringan nirkabel dalam infrastruktur jaringan keamanan. 
 
Cloud Computing merupakan sebuah solusi yang mampu membantu para pegawai dan pelanggan untuk mengakses data berharga yang dikumpulkan sebelum, selama, dan sesudah berlangsungnya acara. Solusi ini juga mampu menangani banyak informasi secara langsung (real-time) di seluruh perangkat selular yang sesuai dengan permintaan. Dalam masa penggunaan tinggi, infrastruktur Cloud dapat membantu penyelenggara untuk menekan biaya operasional karena sistem ini mudah untuk dihapus setelah selesainya pertandingan dan penyelenggara hanya dikenakan biaya dalam masa penggunaan yang tinggi. 
 
Selain itu, Cloud Computing juga mampu menyimpan informasi berharga mengenai sebuah pertandingan dalam bentuk pola atau gambar yang dapat digunakan pada kesempatan lain. Penggunaan solusi Cloud juga dapat mengurangi jumlah peralatan yang biasanya digunakan untuk membangun pusat data tradisional dan juga menangani masalah keamanan siber. "Huawei percaya akan pentingnya infrastruktur TIK yang terintegrasi untuk memastikan kelancaran sebuah acara. Contohnya adalah sistem TIK yang terintegrasi dapat mengidentifikasi gangguan secara langsung (realtime) sehingga dapat segera dilakukan tindakan pencegahan. Selain itu, sistem transportasi TIK yang terintegrasi juga memberikan kemudahan bagi aparat pemerintah dalam mengawasi lalu lintas di sekitar wilayah pertandingan, memberikan keamanan bagi para atlet dan tokoh penting, serta dapat melakukan intervensi dalam keadaan darurat,"ujar Mohamad Rosidi, Deputy Director of ICT Strategy & Marketing, Huawei Indonesia.
 
Dalam kesempatan ini, Huawei juga memperkenalkan berbagai teknologi serta solusi yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna di tempat pertandingan, seperti solusi Wireless to the X (WTTx) dengan basis Virtual Reality (VR). Solusi WTTx ini memberikan layanan pita lebar 4.5G dan 5G dengan fiber-class dan kecepatan tinggi yang memberikan kesempatan bagi keluarga untuk menikmati koneksi internet yang mulus dan menambah pengalaman pengguna melalui 4K-TV on-demand, VR Movies, permainan, dan aplikasi smart home. 
 
Sebelumnya, Huawei juga telah mendukung berbagai kegiatan olahraga berskala dunia seperti Olimpiade Beijing, Asian Games di Guangzhou, dan stadion Gold Coast SUNS Metricon di Australia, dengan memberikan solusi TIK end-to-end untuk memastikan kesiapan infrastruktur, wilayah yang strategis, dan pusat operasi untuk kesuksesan sebuah acara.(R2)
  BeritaTerkait
  • Huawei Undang 15 Mahasiswa Terbaik Indonesia ke Tiongkok

    3 tahun lalu

    Shenzhen(Pelita Batak): PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka, untuk keempat kalinya kembali mengajak 15 mahasiswa

  • Ekonomi Syariah Hadir untuk Semua Lapisan Masyarakat

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan, ekonomi syariah bukanlah semata untuk umat Islam saja, tapi untuk seluruh lapisan masyarakat."Ekonomi syariah dapat menjadi

  • Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK bidang Perekonomian: Pondasi Ekonomi Bagus Jadi Modal Dasar

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):  Menko Darmin Nasution menegaskan, ekonomi Indonesia terus menunjukkan perbaikan yang menggembirakan. Hal itu ditunjukkan dari berbagai indikator ekonomi, antara lain: kem

  • Paus Vatikan Kunjungi Maroko, Ini Pesan Lengkap Paus Fransiskus ke Rakyat Maroko

    4 bulan lalu

    Rabat (Pelita Batak):Yang Mulia Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Umat Katholik dari Vatikan, melakukan kunjungan resmi selama dua hari ke Kerajaan Maroko, 29-30 Maret 2019, lalu. Dalam lawatan ters

  • Baru Enam Perusahaan di Sumut yang Masuk Bursa Saham

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong pelaku industri khususnya di daerah memanfaatkan Pasar Modal sebagai sumber pendanaan dalam pengembangan usahanya.   "

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb