• Home
  • News
  • Museum HKBP: Terobosan Pendidikan dan Pariwisata
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 04 Juli 2018 16:22:00

Museum HKBP: Terobosan Pendidikan dan Pariwisata

BAGIKAN:
Ist
Ketua Panitia Mantasia Siahaan (Ompu Boru) meletakkan batu pertama Pembangunan Museum HKBP disaksikan para undangan
Tarutung(Pelita Batak): Seminarium Sipoholon Kab. Tapanuli Utara, 4 Juli 2018, HKBP mengadakan Peletakan Batu Pertama Museum HKBP di Seminarium Sipoholon.  

Pembangunan Museum ini sangat penting untuk melestarikan budaya dan sejarah, yang sekaligus menjadi media pendidikan bagi semua generisasi dari usia muda sampai tua, kata panitia. Panitia diantaranya: Mantasia Siahaan (Ompu Boru), Pdt. Ebsan Hutabarat, M.Th, Pdt. Demak Simanjuntak, M.Th, Pdt. Mauli Aritonang, S.Th, dan Pdt. Betty Sihombing, S.Th,SH, dll. 

Ketua Panitia Mantasia Siahaan mengatakan ungkapan mujizat melalui kehadiran Inang Ny. Jend. F.M. Parapat br. Hariandja pada saat Jumat Agung, yang saat itu justru dirinya sudah mau berhenti membangun dikarenakan banyak yang menjelekkan pribadi, namun tanpa dibuat-buat, justru Tuhan merekayasa dan membuat mujizat nyata dengan Ibu br. Hariandja yang mengatakan jangan berhenti, lanjut, apa yang dilakukan Ibu bukan untuk manusia namun untuk Tuhan, tetaplah melakukan yang baik, dan bahkan memberikan dukungan sebanyak Rp. 500 Juta yang menawarkan bantuan. Mujizat, pertolongan, dan keinginan Tuhan, ada banyak cara terjadi, dan peletakan batu pertama juga bagian dari mujizat Tuhan saja. 

"Ketika dilanda kekuatiran, Tuhan utus Inang br. Hariandja, dan Tuhan juga utus semua unsur muspida hadir di peletakan batu pertama ini. Museum ini akan sangat berharga baik aspek pendidikan maupun Pariwisata baik gereja, masyarakat dan pemerintah apalagi di kawasan Danau Toba," ujarnya.

Tambahnya, Ketua juga mengajak seluruh Pemerintah Daerah bahkan Pemerintah Republik Indonesia untuk memberikan perhatian kepada Tapanuli ini. Ketua menambahkan informasi pengalaman Pembangunan Rumah Dinas Ephorus HKBP yang terlaksana selama 8 bulan dengan anggaran sekitar 4 Millyar dari banyak orang simpatisan dan pemerhati, namun banyak kecurigaan kepada kami.

 Kali ini Ketua pada kegiatan tersebut, menunjukkan Rekening secara resmi proses pembuatan rekening dan rekening koran yang rutin diterbitkan oleh Bendahara Panitia via Bank, dan tegas mengatakan siap diaudit secara terang - terangan. 

Peletakan Batu Pertama ini diawali dengan Ibadah yang dilayani oleh Pdt. Donda Simanjuntak dan Pdt. Samsir Hutagalung, dan dihadiri oleh Pimpinan HKBP, Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon, SE, MM, Utusan Bupati Humbang Hasundutan, Utusan Bupati Tapanuli Utara, Dandim Taput Letkol Inf. Rico Julyanto Siagian, Kapolres Taput AKBP Horas M. Silaen, Inang Ny. Jenderal FM. Parapat br. Hariandja, Para Praeses dan Pelayan HKBP dari beberapa distrik, Mahasiswa, Dosen, warga sekitar Seminarium Sipoholon, dll.

Sangat minim gereja memikirkan tentang Museum, mengingat dan melestarikan sejarah, namun HKBP sudah menggagasi program ini yang dicetuskan Ompu i Ephorus Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing sejak masih menjabat Ketua STT HKBP selama 2 periode. Sebagai seorang akademisi, Ompu i mengingat dan menyadari pentingnya Pembangunan Museum dalam berpikir, menganalisa, belajar, dan memahami sejarah Pekabaran Injil, Kekristenan Tanah Batak dan konteks sejarah batak, serta bagaimana HKBP masa lalu, masa kini, dan masa depan akan terdokumentasi di museum ini. Saat Perayaan 100 Tahun HKBP Pasca I.L.Nommensen di Sigumpar, Utusan UEM Pdt. Dr. Andar Pasaribu katakan kalau ada banyak persekutuan gereja - gereja yang baru memikirkan asset situs sejarah dan arsip, namun HKBP justru sudah langsung terjun, ini terobosan pelayanan asset masa kini sampai masa depan, HKBP menjadi gereja kedua yang telah konsen untuk Museum dari semua gereja anggota UEM.

Ibu Ny. Laksamana Jend. F.M. Parapat br. Hariandja katakan kehadirannya sungguh menjadi ungkapan syukur atas kasih Tuhan, saya bisa hadir disini. Saya dukung penuh pembangunan ini karena ini museum ini akan selalu mengingatkan Kasih Tuhan kepada Orang Batak. 

"Saya berharap semua unsur pemerintah untuk bertolong - tolongan membantu pembangunan ini. Apa yang dikatakan Ompu Boru, itu pribadi namun saya juga melakukan dengan panggilan Tuhan sehingga kami bertemu di gereja dan di rumah," ujarnya.

Sementara dari Pemerintah, utusan Bupati Humbang dan Utusan Bupati Taput bersama - sama berkomitmen untuk membantu pembangunan ini dengan anggaran yang akan dibicarakan. Kapolres Taput katakan Museum ini m akan menghadirkan berbagai macam inspirasi dalam gerakan pelayanan dan pembangunan tapanuli, yang kemudian yang diakhir dengan sambutan Bupati Samosir yang mengatakan siap dan mendukung pembangunan ini. Museum ini akan banyak bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat. Pemerintah Kabupaten bermitra dengan baik dengan HKBP dan gereja - gereja lain.

Ketua Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetio katakan tempat museum ini sangat bagus, dekat dari Bandara, Dekat dari Danau Toba, dekat dari Jalan Lintas, letak di ketinggian dengan udara dan pemandangan indah, dan berada di kompleks yang luas bahkan yang juga menurut Ephorus HKBP akan ada ke depan Mes/Penginapan setiap distrik HKBP. Ini sangat membantu meningkatkan pariwisata danau toba yang akan lengkap dengan situs - situs sejarah, akan mengundang banyak orang baik sekitaran tapanuli maupun nasional dan internasional dengan beragam latar - belakang. 

"Kami mengapresiasi gereja program HKBP yang memikirkan masa depan untuk berbagai lintas generasi mengenal dan memahami sejarah nantinya," jelasnya.

Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing dalam sambutannya mengatakan, sebelum saya jadi Ephorus, kami sudah pernah berbincang - bincang dengan Ompu Boru tentang program diantaranya adalah pembangunan Museum ini. Ketika terpilih menjadi Ephorus, kami melihat sendiri berarti Tuhan menyetujui rencana kita. HKBP sudah berusi 157 tahun tanggal 7 Oktober 2018 nanti, banyak peninggalan sejarah maupun dokumen dan situs - situs yang memberikan inspriasi, dan menggugah hati nurani ternyata Tuhan itu betapa besar dan sayangnya kepada kita. 

"Pernah kami diundang ke Korea Selatan, gereja Presbyterian yang menunjukkan Museumnya kepada kami, di benak saya kalau dokumen, situs, dan asset sejarah HKBP pasti sudah lebih banyak dari yang dimiliki mereka. Itu semakin memotivasi untuk melaksanakan pembangunan ini. Satu hal yang perlu kita ketahui dan ini sangat penting, bahwa saya tidak akan meresmikan apapun selama bangunan belum selesai dan tuntas, agar tak mewariskan masalah ke depan," jelasnya. Ephorus HKBP menegaskan kalau Tuhan berkehendak maka pasti akan jadi.(*)
  BeritaTerkait
  • Libur Lebaran, Pengunjung Museum Batak di Balige Membludak

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Ternyata tidak hanya tempat wisata di Jakarta saja yang menjadi sasaran pengunjung. Tempat wisata di daerah seperti Museum Batak di Balige juga ramai dipenuhi pengunjung. Se

  • SAMOSIR MUSIC INTERNATIONAL| 25 Agustus 2018 di Tuk Tuk Siadong-Samosir

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Event Samosir Music International tahun 2018 merupakan edisi yang ke-4, sejak awal dimulainya event ini, yaitu tahun 2014 dengan menghadirkan 90an musisi orkestra dari Austria ke

  • Pusat Habatakon (Batak Center) Didirikan untuk Menyelamatkan Kebudayaan Batak di Masa Depan

    3 bulan lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Kebudayaan Batak perlahan-lahan ditinggalkan oleh penganutnya yaitu orang-orang Batak itu sendiri, semakin tergerus oleh kemajuan teknologi informasi, pergaulan bebas, hedonisme

  • Sesmon TB: Masyarakat UjungTombak Pembangunan Pariwisata Danau Toba

    2 tahun lalu

    Balige (Pelita Batak) :<br></br> Belakangan ini, Pemerintah Pusat sedang giat-giatnya mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia. Salah satunya pariwisata Danau Toba yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai

  • St Drs Jonter Situmorang STh: Pemimpin HKBP ke Depan Diharapkan Kuat dan Terpercaya

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Bata) :<br></br> Sosok yang 'kuat dan terpercaya' menjadi sosok yang pantas memimpin HKBP ke depan. Kriteria ini perlu untuk mengembalikan kepercayaan seluruh jemaat HKBP yang belakangan ini semakin tergerus akibat ad

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb