• Home
  • News
  • Menteri Yasonna: Camat yang Menyoal KTP Djarot Konyol
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 13 Juni 2018 11:17:00

Menteri Yasonna: Camat yang Menyoal KTP Djarot Konyol

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kabinet Kerja, Yasonna Hamonangan Laoly SH., MSc., Ph.D menilai bahwa hanya camat yang konyol yang tidak memahami masalah elektronik KTP atau e-KTP. Pernyataan tersebut disampaikan mantan anggota DPR RI tersebut saat ditanya wartawan mengenai perpindahan status kependudukan Djarot Saiful Hidayat menjadi warga Medan.

Menteri yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 tersebut mengatakan bahwa saat ini persoalan perpindahan kependudukan sudah mudah karena memiliki satu nomor kependudukan. Bahkan bukan hanya untuk kepengurusan KTP. Untuk pengurusan paspor pun dapat dilakukan di daerah lain selama sudah menggunakan e-KTP.  "Sekarang single identity number jadi gampang, nomor NIK-nya sama, tinggal alamatnya yang beda. Tidak ada yang sulit," katanya, Senin (12/6/2018).

Laoly menengaskan bahwa saat ini Indonesia sudah menerapkan KTP elektronik yang sudah online. NIK-nya sudah jelas. "Kayak paspor sekarang mau dibikin dimanapun oke. Karena dia online satu nomor induk KTP. KTP juga demikian. Itu tujuannya kita membuat undang-undang tentang NIK tunggal dan elektronik KTP. Kalau ada camat atau lurah yang tidak mengetahuinya berarti itu sudah konyol," katanya.

Sekadar untuk diketahui, Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) H Djarot Saiful Hidayat saat ini resmi menjadi warga Sumut yang bermukim di Medan. Perpindahan kependudukan kader PDI Perjuangan yang maju dengan koalisi bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinyatakan sebagai bentuk keseriusan untuk membangun Sumut. Bahkan kepada sejumlah media, Djarot yang maju bersama Sihar Sitorus menyebutkan bahwa persoalan administrasi kependudukan akan dipermudah apabila terpilih nanti memimpin Sumut.(bcl comm)
  BeritaTerkait
  • Jenazah Warga Nias Tertahan di Jepang, Keluarga Ngadu Ke Sihar

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Keluarga warga Nias yang meinggal dunia di Jepang mengadu ke Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Sitorus. Keluarga bersama beberapa warga Nias mendatangi posko pemenangan Dj

  • Warga Nias Berharap Sihar Bantu Pulangkan Jasad Aksioma yang Tertahan di Jepang

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara, Sihar Sitorus, didatangi dua relawan Djarot-Sihar (Djoss) dari Nias di Posko Pemenangan Jalan Dr Cipto, Medan, Sabtu (7/4/2018) sian

  • Ini Parpol yang Bisa Usung Calon KDH di Pilkada

    2 tahun lalu

    Dalam UU ini diatur antara lain, bahwa Partai Politik yang dapat mendaftarkan pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Walikota/Wakil Walikota merupakan Partai Politik yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • Inilah Pokok-Pokok UU Pengampunan Pajak yang Disahkan Presiden

    2 tahun lalu

    Dalam UU itu ditegaskan, bahwa Pengampunan Pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap Harta dan membayar Uang Tebusan sebagaimana dia

  • Yasonna H Laoly Resmikan Gedung Amudi Pasaribu dan AE Manihuruk di Universitas HKBP Nommensen Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly, MSc, PhD meresmikan penganugerahan nama dua buah Gedung Perkuliahan di depan Biro Rektor dan gedung yang menghadap ke Utara (Fa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet