Sabtu, 06 Agustus 2016 09:09:00

Medan Berbenah Jadi Kota Jasa

BAGIKAN:
Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution
Medan (Pelita Batak)
Dalam rencana pembangunan Kota Medan, tengah diupayakan menjadikan ibukota Provinsi Sumatera Utara ini sebagai kota jasa, salah satunya di bidang kesehatan. Sebagai  kota metropolitan Medan seyogyanya sudah memiliki pusat-pusat pelayanan kesehatan yang terstandarisasi, sehingga lingkup pelayanan yang disediakan tidak hanya kepada masyarakat lokal, tetapi juga pelayanan kesehatan secara regional.
 
Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi  dalam acara jamuan makan malam dengan peserta Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II Yayasan Jantung Indonesia (YJI) se-Sumatera tahun 2016 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Kamis (4/8/2016).
 
Guna mewujudkan hal itu, Akhyar memaparkan Pemko Medan kini terus berupaya memberikan fasilitas kesehatan yang semakin baik. Selain itu mendorong terbangunnya rumah sakit-rumah sakit swasta  dan klinik-klinik swasta yang berstandar nasional maupun internasional, Pemko Medan juga bekerja keras untuk mengemabngkan rumah sakit pemerintah.
 
Tidak itu saja, sambung Akhyar, Pemko Medan berupaya membenahi sarana dan prasarana puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) dengan standar yang sama. “Kualitas pelayanan kesehatan, baik SDM maupun sarana dan prasarana penunjang adalah kunci utama yang harus menjadi pokok perhatian,” kata Akhyar.
 
Mantan anggota DPRD Medan ini selanjutnya berkeinginan agar pelayanan kesehatan di Kota Medan dapat bersaing secara global.  Hal itu dilakukan dalam rangka meyakinkan masyarakat untuk tidak berbondong-bondong berobat ke luar negeri, mereka cukup berobatdi Kota Medan atau Indonesia.
 
“Saya berharap mala mini kita dapat berbincang dengan santai mengenai isu-isu tersebut, sebelum dibahas dalam rapat Rakorwil II YJI. Sebab, Pemko Medan tidak bisa berjalan sendiri untuk mewujudkan hal tersebut. Artinya, dibutuhkan peran serta semua, sinergitas antara pemerintah dengan stakeholders serta masyarakat, tidak terkecuali YJI,” ungkapnya.
 
Oleh karenanya Akhyar berharap melalui Rakorwil II YJI ini, dapat menghasilkan program krja yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan lagi hasil-hasil pembangunan, terutama di sektor kesehatan.”Saya yakin dengan kebersamaan dan saling bersinergi, kita pastyi bisa melakukannya,” pungkasnya.
 
Jamuan makan malam ini turut dihadiri Pendiri YJI, Dani Butanil Arifin, Pembina YJI, Prof.Dr dr Dede Kusmana SpJP, Ketua Umum YJI, Syahlina Zuhal, Asisten Pemerintahan Setdakot Medan, Musadat Nasution, Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Hasan Basri serta para ketua cabang utama dan sekretaris YJI.
 
Sementara itu Ketua Umum YJI, Syahlina Zuhal dalam sambutannya emngucapkan terima aksih atas digelarnya jamuan makan mala mini. Dikatakannya, tujuan Rakorwil ini digelar dalam rangka merevitalisasi YJI sehingga bisa dikembangkan dan disegani organisasi lainnya. Di samping itu YJI dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar terhindar dari penyakit jantung.
 
"Untuk itu kami minta dukungan Pemko Medanagar memabntu YJI bisa sampai ke tingkat kelurahan-kelurahan. Dengan demikian YJi dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar terhindar dari penyakit jantung," jelas Syahlina. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Eldin : Jangan Ada yang Coba Keluar !

    tahun lalu

    Pemko Medan menggelar rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Kota tahun 2016 sampai semester I di Grand Aston Hotel Medan, Senin (15/8/2016). Selain untuk mengetahui secara lengkap apa yang sudah dikerjakan dan belum belum

  • Aduh, Ada Video Polantas Minta Uang ke Pengendara di Jalinsum

    tahun lalu

    Jalinsum (Pelita Batak) :Video berdurasi 1 menit 45 detik mengungkap aksi seorang polisi lalu lintas (polantas) meminta uang kepada pengendara yang diduga pelanggar lalu lintas, beredar di situs jejaring sosial Facebook dan Youtube.

  • 396 Tahun, Gubernur Harapkan Tanjungbalai Sumbang Wisatawan

    11 bulan lalu

    Tanjungbalai (Pelita Batak) : Target kunjungan satu juta wisatawan asing ke Sumatera Utara pada tahun 2017 yang dicanangkan pemerintah pusat menjadi tantangan bersama yang harus dicapai. Salah satu daerah yang diharapkan turut menyumbangkan wisatawan asi

  • Kelompok Pakar Dorong Keterpaduan Stakeholder Wujudkan Kaldera Toba Jadi Global Geopark di 2017

    11 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Kelompok Pakar Geopark Kaldera Toba mengapresiasi Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP-GKT) yang melakukan berbagai upaya terus berbenah ditengah keterbatasan. Pun penundaan pengusulan kembali Kaldera Toba ke Unesco di tahun 2016

  • Terjadi OTT di Berbagai Daerah, Ini Pesan Wali Kota untuk Dishub Medan

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi minta kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk  melaksanakan tugas dengan baik, professional sert

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online