• Home
  • News
  • Masyarakat Sudah Merasakan Hasil Pertanian Jagung di Humbang Hasundutan
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 01 Februari 2018 18:23:00

Masyarakat Sudah Merasakan Hasil Pertanian Jagung di Humbang Hasundutan

BAGIKAN:
Abed Ritonga
Bupati Humbahas tinjau lahan penanaman jagung di Humbahas
Doloksanggul (Pelita Batak): Walaupun terik matahari dan gerimis termasuk menelusuri semak-semak, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE bersama Asisten Pemerintahan Drs Tonny Sihombing, Seketaris Dinas Pertanian Ir Ida Maria Manullang, Kabag Protokol Jakkon Marbun SE dan lainnya mengunjungi para petani jagung yang tergabung dalam kelompok tani, Kamis 1 Februari 2018, di Kecamatan Doloksanggul dan Pollung.

Kunjungan pertama, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyambangi kelompok tani di Desa Saitnihuta dan Desa Lumban Purba Kecamatan Doloksanggul. Di lokasi itu, tahap pertama akan dibuka lahan jagung sekitar 30 hektar. Tampak di lokasi, dua (2) unit traktor besar sudah mulai buka lahan baru. Kepada kelompok tani, kalau lahan baru pertanaman jagung harus menggunakan pupuk organik dan dolomit atau disebut kapur pertanian.

 "Kalau lahan baru, harus pakai dolomit dan pupuk organik, tanpa pupuk jangan ditanam dulu, itu akan sia-sia. Alat-alat mesin pertanian ini agar dipergunakan dengan maksimal karena bayarnya pasca panen. Panen dulu baru dibayar uang traktornya,"  kata Bupati Humbahas.
 
Dikatakan lagi, saat ini penanaman jagung sedang diprogramkan di Humbang Hasundutan. Bertani jagung tergolong mudah, disamping cepat panen modal tidak begitu banyak. Tidak perlu pestisida. Harga sudah pasti menjanjikan, saat ini Pemkab sudah membuat harga minimal Rp 3.150/kg. Kalau harga jagung di pasaran di bawah Rp 3.150/kg, para petani silahkan membawa hasil panennya ke kantor camat masing-masing.

Itu pasti dibayar, karena Pemkab sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menampung seluruh panen jagung di wilayah Humbang Hasundutan. Tapi tanaman yang lain seperti kopi, sayur-sayuran termasuk cabe dan tomat tetap juga dikelola.
          
Suharjo Simamora salah seorang kelompok tani di Desa Saitnihuta mengakui kepada Bupati Humbahas, bahwa program penanaman jagung yang diprogramkan sangat menjanjikan petani. Alat-alat mesin pertanian sangat membantu para petani.

"Terimakasih banyak pak bupati atas perhatiannya kepada petani. Saat ini traktor sudah mulai buka lahan, tapi biar cepat lahan ini dikelola, kami sangat membutuhkan alat berat berupa escavator untuk membongkar kayu-kayu yang masih ada di lokasi," pinta Suharjo Simamora gelar Ama Hariati Simamora. 

Permintaan itupun diamini Bupati Humbahas dan mengatakan apabila ada alat berat di daerah lain yang tidak maksimal bekerja, akan digeser ke Desa Saitnihuta.  Hal senada juga disampaikan Kaspar Purba (Ama Lambas Purba), kehadiran Bupati Humbahas di Desa Lumban Purba membawa berkat bagi masyarakat. 

"Kami sangat senang atas kehadiran bapak disini, kami tambah semangat bertani," kata Kaspar Purba.

Selanjutnya, Bupati Humbahas dan rombongan bergerak ke lokasi lain di Desa Hutagurgur Kecamatan Doloksanggul. Para petani di Desa Hutagurgur sudah merasakan hasil bercocok tanam jagung yang diprogramkan Bupati Humbang Hasundutan.

"Saya sudah 13 tahun bertani kopi dan membuka lahan pertanian lainnya. Selama ini hanya mengandalkan cangkul, sehingga hasil tidak begitu maksimal. Tapi dengan adanya program pemerintah untuk bertani jagung diperlengkapi dengan alat-alat mesin pertanian dan diharuskan masuk kelompok tani, maka hasil pertanian sudah saya nikmati. Belum pernah saya rasakan bertani seperti ini. Kami yang tergabung dalam kelompok tani sudah panen perdana jagung  sebanyak 12 ton, itu sudah kami jual ke  PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Medan. Untungnya sangat menjanjikan," ungkap Benget Situmorang dari Ketua Kelompok Tani Rogate di Desa Hutagugurgur Kecamatan Doloksanggul saat menerima kunjungan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, Kamis 1 Februari 2018. 

Kemudian rombongan beranjak dan menuju lokasi di Desa Pandumaan Kecamatan Pollung.  Di desa itu direncanakan akan buka lahan baru sekitar 500 hektar.(Abed Ritonga)
  BeritaTerkait
  • Pembukaan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Natal GMKI WILAYAH I resmi dilaksanakan di Humbahas

    8 bulan lalu

    Humbahas (Pelita Batak):Ketua Umum PP GMKI Sahat MP Sinurat "Kesenjangan sosial dan ekonomi di Indonesia yang masih tinggi, terkhusus antara masyarakat kota dan desa, mengharuskan GMKI untuk mengambil

  • Bupati Humbahas Bentuk Tim Upsus Percepatan Areal Tanaman Jagung

    6 bulan lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE telah membentuk tim upsus (upaya khusus) percepatan perluasan areal tanaman jagung. Tim dibentuk  untuk mendukung program pemeri

  • Kapolsek Pakkat AKP Dani Sembiring Akan Tanam Jagung dan Hasilnya Dibagikan ke Masyarakat

    6 bulan lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): Kapolsek Pakkat AKP Dani Sembiring bekerjasama dengan unsur pimpinan kecamatan memprogramkan penanaman jagung seluas 3 hektar di wilayah Pakkat Kabupaten Humbang Hasunduta

  • Bupati: Cold Storage Sedang Dibangun di Humbang Hasundutan

    6 bulan lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): Ruang pendingin atau disebut cold storage saat ini sedang dibangun di Humbang Hasundutan tepatnya di Desa Sigumpar Kecamatan Lintongnihuta. Ruang pendingin ini nantinya ak

  • Humbang Hasundutan Tampilkan Andaliman di PRSU

    5 bulan lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): PRSU ke-47 telah dibuka secara resmi Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi bersama Staf Ahli Kementerian Pariwisata Bidang Hortikultura Easty Reko Astuti dan Kepala Daerah se-Sum

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet