• Home
  • News
  • Mantap....Lagu Batak Sigulempong Meriahkan Festival Budaya di Nairobi
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 19 Mei 2017 05:52:00

Mantap....Lagu Batak Sigulempong Meriahkan Festival Budaya di Nairobi

BAGIKAN:
KBRI Nairobi
Penampilan lagu Sigulempong di Nairobi
Nairobi(Pelita Batak): Lagu Batak "Sigulempong" dengan apik dibawakan oleh paduan suara dalam acara pembukaan festival budaya di Nairobi, Sabtu 13 Mei 2017 lalu.
 
Penampilan paduan suara yang terdiri dari gabungan ibu-ibu Dharma Wanita KBRI Nairobi dan mahasiswi Kenya tersebut mendapatkan sambutan meriah dari para pengunjung.
 
Di samping lagu daerah Batak, paduan suara juga menampilkan lagu Kenya "Jambo" dan "Malaika" dengan iringan alat musik Angklung. Tari Cendrawasih dari Bali turut pula ditampilkan pada festival yang dilaksanakan di halaman Musium Nasional Kenya tersebut.
 
Bertindak sebagai konduktor paduan suara adalah Theophillus F. Waluyo, Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Nairobi.
 
Festival budaya internasional ini merupakan kegiatan kelima yang diselenggarakan oleh Musium Nasional Kenya bekerjasama dengan kedutaan-kedutaan asing di Nairobi. 
 
"Setiap tahun, Kedutaan Besar RI Nairobi terus berpartisipasi pada festival internasional ini, sejak pertama diselenggarakan pada tahun 2013," demikian papar Soehardjono Sastromiharjo, Duta Besar RI di Nairobi.
 
Indonesia, jelas Dubes Soehardjono, terdiri dari lebih dari 17 ribu pulau dengan ratusan suku bangsa dan bahasa daerah.
 
"Alat musik dari bambu Angklung dan lagu Sigulempong merupakan bagian dari seni budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah aneka ragam suku bangsa di Indonesia," lanjutnya pada sambutan pembukaan festival sebagaimana rilis KBRI Nairobi yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.    
 
Stan pameran Indonesia menampilkan kuliner sate ayam, dadar gulung, lapis Surabaya dan onde-onde. Dipromosikan pula, berbagai produk asal Indonesia seperti pakaian batik dan sepatu. Salah satu produk mie instan terkenal asal Indonesia juga turut mempromosikan produknya di stan Indonesia.
 
Festival diikuti oleh 14 stan yang terdiri dari berbagai kedutaan asing dari kawasan Asia, Afrika dan Amerika Latin. Berbagai seni budaya turut ditampilkan pada kesempatan tersebut. Misalnya, stan pameran Meksiko menampilkan tarian dan lagu-lagu Amerika Latin. Cina, Somalia, Nigeria dan Kenya menampilkan tarian daerah masing-masing.(rmol.co)
  BeritaTerkait
  • Hebat ! Festival Budaya Batak di Kalbar Dihadiri Ribuan Orang

    3 tahun lalu

    Kalbar (Pelita Batak) : Merantau jauh dari kampung halaman, bukan berarti harus terlepas dari akar budaya dan kebersamaan dengan kerabat. Hal itu tampaknya yang ingin dibuktikan ribuan orang

  • Tobatak Festival Kembali akan Digelar di Open Stage Tuk Tuk Siadong

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Tobatak Festival adalah sebuah pagelaran konser musik yang melibatakan beberapa artis baik  dari Eropa maupun daerah dan akan mengutamakan musik/lagu Batak.  Pagelaran

  • Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata Resmikan Gedung Sekolah Minggu HKBP Martoba, Siantar

    3 tahun lalu

    Pematangsiantar (Pelita Batak): Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata meresmikan gedung Sekolah Minggu HKBP Martoba Resort Martoba Pematangsiantar dilaksanakan dalam acara kebaktian, Minggu 10 Juli 2016.

  • 27 Agustus di Open Stage Tuk Tuk Siadong Digelar Samosir Music International Austrian Batak Rock

    3 tahun lalu

    Austrian Batak Rock, merupakan suatu nama yang diciptakan untuk menggambarkan jenis pagelaran musik konser yang akan diadakan di Tuk Tuk Samosir, pada bulan Agustus ini. Secara tidak langsung penyebutan itu, telah mengesankan bahwa akan mendatangkan arti

  • SAMOSIR MUSIC INTERNATIONAL| 25 Agustus 2018 di Tuk Tuk Siadong-Samosir

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Event Samosir Music International tahun 2018 merupakan edisi yang ke-4, sejak awal dimulainya event ini, yaitu tahun 2014 dengan menghadirkan 90an musisi orkestra dari Austria ke

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb