• Home
  • News
  • Luhut B Panjaitan Sebut Pemerintah Berupaya Berantas Pungli
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 14 Oktober 2016 18:04:00

Luhut B Panjaitan Sebut Pemerintah Berupaya Berantas Pungli

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Luhut B Panjaitan

Jakarta (Pelita Batak) :
Maraknya praktek pungutan liar (pungli) di segala aspek, membuat pemerintah terus berupaya keras untuk memberantasnya menyusul operasi tangkap tangan di Kementerian Perhubungan.

Sepertin dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan langkah ini bagian dari program pemerintah, reformasi hukum. Hasil ratas kemarin, pemerintah masuk pada bagian untuk menghilangkan masalah-masalah pungli dan penegakan hukum.

Ia pun menyatakan, upaya menghilangkan pungli dan penegakan hukum ke masa depan akan dilakukan lebih keras dan bertahap. Hal itu juga dibahas dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dikutip dari antaranews, Luhut, yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), menuturkan, upaya yang dilakukan pemerintah itu misalnya mulai di sistem perpajakan yang menggunakan sistem elektronik.

"Sehingga, dapat mengurangi juga pungli-pungli itu," ujarnya.

Di sektor energi sendiri, menurut dia, pemerintah telah memangkas sejumlah perizinan untuk bidang mineral dab batubara (minerba), minyak dan gas bumi (migas).

"Sekarang kita bebasin. Misalnya, proses izin di Kementerian ESDM untuk minerba dan migas itu ada 104 perizinan kita pangkas menjadi tinggal enam," katanya.

Terkait tindakan penegakan hukum yang dilakukan kepolisian di Kementerian Perhubungan, menurut Luhut, merupakan tanggung jawab penegak hukum.

"Polisi sudah diperintahkan melakukan pemantauan terhadap kemungkinan-kemungkinan kejadian itu," katanya.

Pada Selasa (11/10) polisi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Perhubungan telah mengamankan dan memeriksa enam orang yang terdiri dari pegawai setempat dan calo ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya).

 Mereka diperiksa terkait dugaan telah melakukan pungutan liar dalam pengurusan perizinan administrasi perkapalan dan pelayaran di Indonesia.

Selain mengamankan enam orang, polisi juga menyita barang bukti uang Rp95 juta dan enam buku rekening bank yang berisi dana senilai Rp1,2 miliar.(Ant/TAp)

  BeritaTerkait
  • Luhut B Pandjaitan : Warga Toba Tunjukkan Keramahan Mulai Sekarang

    tahun lalu

    Balige (Pelita Batak):Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, untuk mendukung dan mempersiapkan Danau Toba menjadi destinasi wisata berkelas dunia, semua pihak khususnya masyarakat dan pemeri

  • Menko Luhut Panjaitan Tegaskan Sapu Bersih KJA di Danau Toba

    2 tahun lalu

    Keramba ikan tidak boleh ada lagi di Danau Toba. Karena itu bisa merusak kualitas air. Begitu juga Toba Pulf jangan sampai merusak lingkungan di sekitar Danau Toba. Karena itu, masyarakat juga kita harapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindun

  • Luhut B Panjaitan : Pengembangan Pariwisata Indonesia Tak Cukup Andalkan Kecantikan Alam

    2 tahun lalu

    Kayong Utara (Pelita Batak) : Pengembangan pariwisata nusantara tidak cukup hanya mengandalkan kecantikan alam. Masyarakat harus ikut berperan serta untuk mencapau tujuan percepatan pembangunan pariwisata.

  • Ketua Umum PGI dan Marim Purba Bahas Natal Nasional Doloksanggul di Radio Pelita Batak

    2 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Beberapa jam menjelang Perayaan Natal Nasional di Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pdt Dr Henriette

  • Natal Nasional di Humbahas, Gubernur : Pertahankan Suasana Damai, Aman Dalam Persaudaraan

    2 tahun lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak) :Perayaan Natal Nasional Republik Indonesia 2016 di Kabupaten Humbang Hasundutan, Senin (26/12/2016) berlangsung khidmat. Acara yang dihadiri Menteri Koordinator Maritim Luhut B Panjaitan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukit

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb