• Home
  • News
  • Lapas Pakam Adakan Latihan Menjahit bagi WBP Wanita
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 22 September 2018 22:14:00

Lapas Pakam Adakan Latihan Menjahit bagi WBP Wanita

BAGIKAN:
Arman|pelitabatak

Medan(Pelita Batak):

Untuk membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lapas Lubuk Pakam, Kepala Lapas (Kalapas) Prayer Manik membuat satu kegiatan positif yaitu pelatihan menjahit.

"Jadi kita sudah MoU dengan pihak Dinas Ketenagakerjaan agar mereka melatih WBP wanita yang ada di Lapas kita. Dan ternyata kegiatan ini disambung baik oleh warga binaan," katanya saat dihubungi melalui via selulernya, Sabtu (22/9).

Ia mengaku pihaknya terpaksa berhubungan dengan pihak ketiga Dinas Ketenagakerjaan Deliserdang untuk membuat pelatihan menjahit. Hal ini dilakukan, sambung Prayer Manik, mengingat anggaran dari Lapas Pakam tidak mencukupi.

Tanpa pihak ketiga, pelatihan ini tidak bisa berjalan. Anggaran yang ada tidak akan bisa membuat pelatihan menjahit bagi WBP wanita. Maka dari itu kita membuat kesepakatan dengan Dinas Ketenagakerjaan Deliserdang dan kita sampaikan keinginan kita. Alhamdulillah, Puji Tuhan permohonan kita diterima pihak Dinas Ketenagakerjaan,"ujarnya.

Selain latihan menjahit, sambung orang nomor satu di Lapas Pakam ini, pihaknya juga bekerjasama dengan Yayasan Suara Pemasyarakatan untuk membuat pelatihan pot bunga.

Dikatakan Prayer, ada tiga item pelatihan yang meliputi menjahit mordir, pelatihan montir sepeda motor dan pelatihan las serta pelatihan membuat pot bunga.

Kegiatan pelatihan ini kita lakukan agar para WBP memiliki keterampilan setelah mereka kembali ke masyarakat. "Jadi intinya di sini, kita terus berupaya membimbing para warga binaan melakukan kegiatan positif. Tujuannya agar mereka bisa mempunyai kemampuan untuk melanjutkan hidup saat sudah tidak berada di sini lagi," katanya.

Maka dari itu, kata Prayer Manik, dirinya berharap dukungan dari pihak - pihak lain untuk terus mendukung dirinya agar memberikan pencerahan seperti pelatihan yang berguna bagi para WBP.

"Tanpa dukungan, apa yang kita kerjakan ini tidak akan ternilai," ujarnya.(Arman)

  BeritaTerkait
  • Menkum HAM Tambah Kapasitas Lapas 3.100 Orang di Sumut

    2 tahun lalu

    Lubukpakam (Pelita Batak) : Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi meresmikan Bangunan Permasyarakatan, Balai Harta Peninggalan serta Rumah da

  • Simulasi Pesta Adat Batak 'Marlaning-laning' Digelar Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Jakarta

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) menggelar simulasi pesta untuk melestarikan adat istiadat suku Batak, Sumatera Utara, yang dikemas dalam tema 'Marlaning-la

  • 544 Napi di Lapas Tanjung Gusta Medan Dibebaskan Saat HUTRI ke 72

    tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Sebanyak 28.475 narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara, Provinsi Sumatra Utara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.797 warga binaan mendapat re

  • Evi Diana Dukung Kerajinan Kerang Tanjung Balai Peroleh Hak Paten

    tahun lalu

    Tanjungbalai (Pelita Batak) :Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi mendukung produk unggulan Kota Tanjung Balai khususnya kerajinan kerang untuk memperoleh label Hak

  • Musik Etnik Nias Utara Siap Bergema di Pesparawi Tingkat Nasional

    3 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Padua Suara Musik Nias Utara akan bergema di tingkat Pesparawi Nasional nasional di Pontianak akan mengangkat nilai-nilai kearifan local Pulau Nias sebagai Pulai Idaman yang suatu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb