• Home
  • News
  • Lansia di Pisangan Ubah Sampah Jadi Kerajinan dan Dijual Online
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 21 Maret 2019 05:54:00

Lansia di Pisangan Ubah Sampah Jadi Kerajinan dan Dijual Online

BAGIKAN:
Wilson Lalengke
Kerajinan para lansia
Jakarta (Pelita Batak):
Beberapa jenis hasil Karya kerajinan tangan para lanjut usia (lansia) binaan team PKK Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, kini dipasarkan melalui online marketing. Hebatnya, bahan baku berbagai hasil kerajinan tangan tersebut berasal dari sampah. Program daur ulang sampah menjadi karya yang bermanfaat, indah, dan berkualitas, telah menjadikan team PKK Kelurahan Pisangan mendapat penghargaan dari pemerintah daerah setempat.

Hal tersebut terungkap saat Ketua PKK, Hj. Yana Rosiana, memberikan sambutannya pada acara Community Action II: Pengelolaan Lingkungan dan Bank Sampah yang dilaksanakan oleh Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), Rabu, 20 Maret 2019. Acara yang digelar di Ruang Aula Kantor Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten tersebut dihadiri tidak kurang 40 orang relawan sampah PKK Kelurahan Pisangan.

Dari pihak JICA, hadir Senior Representative JICA untuk Indonesia, Mr. Tatematsu Shingo bersama staf, dan dari Kappija-21 terlihat hadir Presiden Kappija-21, Mulyono Lodji, Sekjen Wilson Lalengke, dan beberapa staf Sekretariat Kappija-21.

Dalam sambutan tertulisnya berbahasa Indonesia, Mr. Tatematsu menyampaikan pentingnya kerjasama antar warga masyarakat dalam mengelola setiap kegiatan, termasuk pengelolaan lingkungan dan persampahan. "Dalam setiap kegiatan dan pekerjaan, kerjasama semua pihak sangat penting. Sekecil apapun sebuah program pembangunan, akan jauh lebih berhasil jika dikerjakan secara bersama, saling bersinergi antara satu pihak dengan yang lain," ujar Tatematsu dalam Bahasa Indonesia yang mulai fasih.

Pejabat JICA yang baru menjabat sekitar dua bulan di Indonesia itu juga menekankan bahwa setiap kegiatan pembangunan dapat dimulai dari lingkup yang kecil-kecil saja dahulu. "Program pengelolaan lingkungan dan sampah dapat dimulai dari hal-hal kecil saja dahulu, di lingkungan yang kecil juga tidak apa-apa. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit," imbuh pria Jepang mengutip pepatah yang populer di masyarakat Indonesia ini, yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Usai rangkaian sambutan-sambutan, para peserta selanjutnya melakukan diskusi kelompok terkait tema pengelolaan sampah dan permasalahannya. Peserta dibagi dalam empat kelompok dengan sub Tema bahasan yang berbeda satu dengan lainnya. Setelah diskusi, masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya di depan para peserta lainnya. Pola ini dipandang efektif sebagai wahana saling berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman di antara semua yang hadir di acara tersebut.

Yang cukup menarik adalah pada saat seorang Ibu yang sudah cukup sepuh memperkenalkan hasil-hasil karya para lansia, seperti topi, tas, peralatan dapur, asesories dinding, bunga meja, bros baju, dan lain-lain. Semua hasil karya mereka itu terbuat dari sampah rumah tangga, terutama plastik, kertas, besi, dan karet. "Beberapa produk hasil karya kami para lansia Kelurahan Pisangan ini sudah dijual secara online, dan cukup banyak peminat yang membeli via online. Uangnya kami kumpul-kumpul untuk digunakan nanti saat acara ulang tahun paguyuban kami para lansia," kata Ibu Lisa, mewakili para lansia sambil tersenyum senang. Hebat..!!

Menjelang tengah hari, acara Community Action Kappija-21 yang diawali dengan penanaman pohon di halaman belakang Kantor Kelurahan Pisangan itu diakhiri dengan foto bersama para peserta dengan Mr. Tatematsu Shingo dari JICA dan pengurus Kappija-21. (Wil|TAp)
  BeritaTerkait
  • Malam Ini Tokoh Sumut Bareng Menpar Arief Yahya Launching Calendar of Event Pariwisata Danau Toba 2017

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Bagi yang kangen musik tradisional Batak? Kangen dengan suasana kampung halaman di Sumatera Utara? Ada baiknya menyimak acara di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pes

  • Belanja Online, Simpel Namun Berisiko Tinggi

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Statistik penggunaan smartphone yang dikemukakan oleh Skycure menyatakan bahwa selama 2016 uang sebesar $40.241 miliar telah dihabiskan sepanjang tahun 2016 menggunakan smart

  • Kementan : Susahnya Ubah Kebiasaan Petani Tinggalkan Bibit Umbi Bawang Merah Ke Biji

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Tingginya harga bawang merah terjadi lantaran mahalnya harga bibit bawang merah. Bibit bawang merah dijual di kisaran Rp 50.000/kg di sentra bawang merah seperti Brebes dan

  • Belajar jadi lebih menyenangkan dengan Advan Sekolah

    3 tahun lalu

    Medan(Pleita Batak): Biaya buku cetak mahal dan menjadi beban juta-jutaan orang tua di Indonesia, bahkan di daerah-daerah luar Jakarta bisa lebih mahal lagi (karena pengiriman) harga buku sekolah v

  • Dituding Buang Sampah Sembarangan, Masyarakat Sipirok Protes Bupati Tapsel

    2 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Amblasnya badan jalan lintas Sumatera Sipirok - Tarutung tepat nya di Aek Sulum Desa Marsada Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan tampaknya menimbulkan polemik bagi mas

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb