• Home
  • News
  • Kopi Arabika Sumatera Lintong Humbahas, Pendatang Baru Indikasi Geografis RI
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 03 November 2017 11:12:00

Kopi Arabika Sumatera Lintong Humbahas, Pendatang Baru Indikasi Geografis RI

BAGIKAN:
Ist
Foto bersama masyarakat Humbahas yang tinggal di Jabodetabek
Jakarta(Pelita Batak): Masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, yang tinggal di Jabodetabek  menyambut gembira atas pengumuman Berita Resmi Indikasi Geografis Seri-A No. 07/IG/X/A/2017 oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual  Kementerian Hukum dan HAM RI yang diajukan Masyarakat Pemerhati Kopi Arabika Sumatera Lintong (Maspekal). Acara dilaksanakan hari Rabu 01 November 2017 di Park Hotel Cawang Jakarta.

Permohonan ke Direktorat Merek Ditjen Kekayaan Intelektual, Maspekal mengajukan upaya perlindungan indikasi geografis atas Kopi Arabika Sumatera Lintong dengan nomor agenda IG.00.2017.000007.

Permohonan tersebut sedang dalam proses pengumuman ke publik 3 Oktober-3 Desember 2017. Pengumuman dalam Berita Resmi Indikasi Geografis Seri-A No. 07/IG/X/A/2017 itu berlangsung selama 2 bulan sesuai ketentuan yang berlaku. Diharapkan bulan Januari 2018, Maspekal sudah dapat Sertipikat IG.

Kopi arabika sering disebut kopi Arab oleh masyarakat sekitar. Kopi jenis ini tumbuh pada ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Tumbuh dan menghasilkan kopi dengan kualitas yang sangat baik di wilayah yang saat ini termasuk dalam 6 kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan, yaitu Kecamatan Paranginan, Lintongnihuta, Doloksanggul, Pollung, Onanganjang dan Sijamapolang.

Pada waktu pertemuan, Bapak Idris dari Kementerian memaparkan bahwa kualitas kopi arabika yang sangat baik dipengaruhi oleh kondisi yang berkaitan dengan letusan Gunung Toba sekitar 73.000 tahun lalu. Selain itu, didukung pula ketinggian wilayah tanam yang berkisar 1000-1500 mdpl dan budaya masyarakat setempat yang sudah sangat kental terkait dengan tanaman dan produk kopi.

Kopi arabika Sumatera Lintong merupakan kopi specialty dangan citarasa excellent yang memiliki aroma floral, spicy, caramelly, lemony, herba dan earthy yang sangat menarik. Zaman sebelum kemerdekaan, kopi Lintong ini sudah dikenal di Eropah yang biasa disebut dengan kopi Van Lintong.

Varietas tanaman kopi yang digunakan adalah varietas Sigararutang, Lini S 795, USDA 762, serta beberapa varietas unggul lokal seperti Sigagarutang, Lasuna, Garunggang.

Tujuan sertifikasi IG adalah untuk mendapat pengakuan soal keaslian asal-usul produk, sehingga terhindar dari pemalsuan dan namanya terlindung sebagai merek kolektif atau milik komunal masyarakat setempat. Hak yang diberikan kepada Maspekal adalah hak komunal yang biasa disebut IG. Berbeda dengan hak perorangan atau perusahaan. Jadi tidak ada masalah dengan hak yang telah diberikan lebih dahulu kepada perseorangan atau perusahaan. Maspekal dan pihak lainnya menjadi mitra pengusaha kopi yang ada selama ini. Dengan demikian,  masyarakat setempat terlindungi dengan sertipikat IG tersebut.

Pada pertemuan tersebut hadir Ir. Timbul Sinaga, MM dari Kementerian Hukum dan HAM RI, Sahat Silaban anggota DPR RI, Pasti B. Sinaga dari Parlilitan, Edwar Batubara dan Hermanto Manullang dari Doloksanggul. Tidak ketinggalan perwakilan dari Lintongnihuta, Charles Lumbantoruan, Djalan Sihombing, Tom Tiller Sihombing, Rosmery Nababan, Janfri Manamad S, Goklas Nababan dari Nagasaribu ( dulu pernah Ketua Umum GMKI), mewakili PMKL ikut juga Herman Simamora dan Weslin Sijabat, dll. Yang berasal dari Paranginan Ary. K. Siregar.

Dari Pengurus Maspekal sendiri diwakili St. Mula Sihombing dan didampingi Jara Trisepto Sihombing (Camat Kecamatan Lintongnihuta) dan Nelson Tambunan (Kepala SMA 2 Plus Lintongnihuta).(*)
  BeritaTerkait
  • Kopi Sidikalang Dipamerkan di MICF 2016

    2 tahun lalu

    Diungkapkan Akhyar, Indonesia merupakan negara terbesar ketiga penghasil kopi di dunia setelah Brazil dan Vietnam dengan produksi rata-rata sebesar 685 ribu ton per-tahun (8,9 %) Dari produksi kopi dunia. Saat ini ada 11 kopi Indonesia yang telah mempunya

  • Sihar Sitorus : Pengembangan Geopark Sejahterakan Masyarakat Sumut

    3 bulan lalu

    Dolok Sanggul (Pelita Batak):Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengharapkan semua pihak menjaga dan melestarikan Geopark Kaldera Toba (GKT). Pasangan Djarot Saiful Hi

  • Sihar Sitorus : Kreasi dan Inovasi Masyarakat, Kunci Sumut Mampu Bersaing

    3 bulan lalu

    DOLOK SANGGUL (Pelita Batak):Pemerintah diharapkan harus mampu membangun pendidikan rakyat yang kompeten. Dengan begitu masyarakat disetiap daerah, Sumatera Utara khususnya mampu berkembang dengan ino

  • Maspekal Terima Sertifikat IG Kopi Lintong Arabika Dari MenkumHam

    4 bulan lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Kopi Arabika Sumatera Lintong akhirnya mendapatkan pengakuan dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia melalui penerbitan sertifikat Indikasi Geografi

  • Ribuan Masyarakat Hadiri Syukuran Tahun Baru 2018 di Bukit Inspirasi Doloksanggul

    5 bulan lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): Ribuan masyarakat dari berbagai elemen hadiri acara syukuran tahun baru 2018 yang dilaksanakan di Perkantoran Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul, Jumat 12 Januar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet