• Home
  • News
  • Ketua FKUB Sumut, Maratua Simanjuntak : Demo Harus Damai, Jangan Sampai Masyarakat Antipati
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 19 November 2016 13:40:00

Ketua FKUB Sumut, Maratua Simanjuntak : Demo Harus Damai, Jangan Sampai Masyarakat Antipati

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
DR H Maratua Simanjuntak

Medan (Pelita Batak) :
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumut sebagai salah satu lembaga pemerintah yang menangani kondusifitas umat beragama di Sumut, menganjurkan warga kaum muslimin yang nantinya akan ikut berunjuk rasa menuntut penegakan hukum terhadap Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok untuk menjaga kedamaian.

DR. H. Maratua Simanjuntak selaku Ketua FKUB Sumut menyampaikan hal ini menanggapi adanya rencana aksi unjuk rasa ketiga, untuk menuntut dilakukannya penahanan terhadap Ahok oleh Mabes Polri, yang kemungkinan dilaksanakan pada 25 Nopember dan 2 Desember 2016 di Medan.

"Saya berharap demo bisa berlangsung seperti sebelumnya. Bisa berlangsung damai. Sehingga pemerintah bisa menyahutinya dengan lapang dada," tutur Ketua FKUB Sumut di kantor MUI Sumut, Sabtu (19/11/2016).

Perlunya aksi damai ini justru untuk mengambil simpati masyarakat pada aspirasi yang diteriakkan.

"Jangan sampai ada antipati dari masyarakat terhadap demo yang dilakukan," tambah H. Maratua.

FKUB juga meminta pemerintah untuk lebih arif dalam menghadapi para pendemo agar unjuk rasa bisa berjalan tenteram.

"Demikian juga kami meminta para pengunjuk rasa agar mengikuti proses hukum yang dijalankan. Jangan sampai ada tindakan anarkis yang dilakukan. Kalau sudah proses hukum itu dijalankan. Ya sudah, itu yang harus diterima. Karena kita harus berpedoman dengan hukum. Kita kan tetap negara Pancaaila," ungkapnya

Yang utama, FKUB juga mendesak agar aparat kepolisian bertindak cepat dalam memproses kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok karena umat muslim masih merasa sakit hati apabila proses hukum tidak dijalankan.

"Kita berharap penegak hukum, polisi, kejaksaan nanti bisa serius, agar ini tidak berlarut - larut," katanya.(TAp/rel)

  BeritaTerkait
  • Menkum HAM Hadiri Natal Oikumene di Stadion Teladan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Perayaan Natal strategis dalam menciptakan suasana teduh dan damai di tengah berbagai perbedaan. Natal menjadi momentum untuk penguatan persaudaraan sesama anak bangsa dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan.

  • 4 November, Gubernur Sumut Harapkan Demo Berjalan Damai

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi berharap rencana aksi demo besar-besaran ormas Islam pada Jumat, 4 Nopember 2016 untuk menyampaikan aspirasi di sejumlah kota di Indonesia termasuk di Provinsi Sumatera Utara dihimba

  • Ini Pernyataan Nahdlatul Ulama Siantar dan Banom untuk Ahok

    2 tahun lalu

    Siantar (Pelita Batak) : Warga Nahdlatul Ulama (NU) Siantar sangat keberatan atas pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan tim pengacaranya terhadap Rais Am Syuriah PB NU Dr KH Ma’r

  • Gubernur : Mari Kita Warnai Dunia dengan Peningkatan SDM, Teknologi dan Inovasi

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menghadiri kegiatan seminar dan silaturahim Ikatan Keluarga Alumni Pergeraka

  • Konferensi Nasional FKUB se-Indonesia, Sumut Jadi Contoh Kerukunan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Kerukunan umat beragama merupakan faktor penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup di negeri ini.Karenanya dengan keberagaman yang dimiliki, harus bisa dikelola dengan ba

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet