• Home
  • News
  • Keluarga Duga Kebakaran Rumah Tewaskan Pasutri di Dairi Ada Unsur Kesengajaan
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 01 Juli 2016 18:56:00

Keluarga Duga Kebakaran Rumah Tewaskan Pasutri di Dairi Ada Unsur Kesengajaan

BAGIKAN:
Ist
Keluarga Panoguan Jaya Sitompul datang ke lokasi kejadian melihat sisa bangunan yang dilahap api dan menemukan beberapa kejanggalan didampingi ketua DPC PDIP Dairi Resoalon Lumban Gaol, Jumat 1 Juli 2016

Sidikalang (Pelita Batak): Keluarga menilai ada unsur kesengajaan dalam kebakaran rumah yang mengakibatkan meninggalnya pasangan suami istri (Pasutri) Jaya Sitompul (35) dan Kristina boru Saragih (32),  di Komplek Perumahan Kursus Latihan Kerja (KLK) Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Rabu 29 Juni 2016.

Ditemukan banyak kejanggalan dari kejadian itu, termasuk tentang mayat Panoguan. "Kami menduga ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu membakar rumah itu, bahkan kami menduga bahwa Panoguan dibunuh terlebih dahulu, karena isi perut dan otaknya keluar," ujar Marison Damanik (38) saudara ipar korban, di lokasi kebakaran, Jumat 1 Juli 2016.

Kejanggalan lainnya, pintu depan rumah digembok dari dalam, logikanya bila orang di rumah, jarang menggembok pintu apa lagi ada engselnya. Hal itu terlihat pada bagian pintu depan, gembok tersebut masih tergantung. Kemudian, rumah itu semi permanen, dinding rumah terbuat dari papan dan sudah termasuk bangunan tua. Bila ada waktu mengeluarkan balita itu, berarti korban pada saat itu tidak dalam situasi kalut, dan kemungkinan juga bisa mendobrak dinding yang terbuat dari papan.

Menurut keluarga, Panoguan Jaya Sitompul bekerja di Kantor Inspektorat Dairi, selama ini dikenal baik, dan tidak mau menerima apa pun dari orang-orang yang sedang diperiksanya. Atas kejanggalan itu, pihak kelurga akan melaporkan kepihak polisi supaya ditindak lanjuti.

Ketua DPC PDIP Dairi Resoalon Lumban Gaol meminta polisi mengusut apa penyebab kebakaran rumah tersebut. Tim Labfor diharapkan turun untuk mencari dari mana sumber api yang menjadi penyebab kebakaran itu. "Pihak keluarga disarankan untuk membuat laporan kepada yang berwajib supaya menindak lanjuti kejadian itu, karena banyak ditemukan kejanggalan-kejanggalan," katanya. (R4)

  BeritaTerkait
  • Nikson Silalahi, Membangun Kabupaten Dairi Lewat Pendidikan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sebagai anak dari seorang petani, Nikson Silalahi yang lahir dan besar di Parongil/Dairi merupakan anak kampung tulen. Dia penggemar olahraga bola kaki dan bulu tangkis yang k

  • Junimart Girsang Santuni Korban Kebakaran Parongil Kabupaten Dairi

    2 tahun lalu

    Parongil (Pelita Batak): Anggota Komisi III DPR RI Junimart Girsang dan sejumlah organisasi memberikan sumbangan kepada korban kebakaran, Sabtu (4/6) di Jalan Gereja Kelurahan Parongil, Kecama

  • Suami Istri Tewas Terbakar di Sidikalang

    2 tahun lalu

    Sidikalang (Pelita Batak): Satu unit rumah semi parmaenen habis terbakar, menewaskan pasangan suami istri, Rabu 29 Juni 2016, sekira pukul 01.30 Wib di Komplek Perumahan Kursus Latihan Kerja (KLK)

  • Mengenakan Busana Batik Medan Dengan Peserta Terbanyak

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Karnaval  Budaya yang digelar Pemko Medan  melalui  Dinas Pariwisata Kota Medan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-424 Kota Medan berlangsung meriah, Minggu (16

  • Apel Gelar Pasukan Pengamanan Tahun Baru 2018

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menghadiri Apel Gelar  Pasukan Pengamanan Tahun Baru 2018 di Wilayah Kota Medan dan Sekitarnya yang dipusatkan di Lapangan Benteng

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb