• Home
  • News
  • Kelompok Pakar Sarankan Kabupaten Sekawasan GKT Agar Bina Kelompok Masyarakat Bidang Seni, Budaya dan Pementasannya
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 07 Agustus 2019 14:21:00

Kelompok Pakar Sarankan Kabupaten Sekawasan GKT Agar Bina Kelompok Masyarakat Bidang Seni, Budaya dan Pementasannya

BAGIKAN:
Tap|pelitabatak
Kordinator Kelompok Pakar BP GKT, Dr RE Nainggolan MM, General Manager BP GKT Dr. Ir. Hj. Hidayati, MSi,Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes, OK Zulkarnaen, Tengku Kemala Intan, Prof Dr Erika Saragih, Jadi Pane,SPd, Debbie Riauni Panjaitan, Unggul Sitanggang d
Medan (Pelita Batak):
Pemerintah melalui Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP GKT) berkordinasi dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut, harus terus melakukan upaya konservasi, edukasi dan pengembangan ekonomi masyarakat di 16 geo site yang ada. Pemerintah daerah Kabupaten diharapkan tampil didepan untuk ambil peran dengan melakukan berbagai program sinergi, diantaranya membina kelompok seni yang bisa ditampilkan secara  regular (siang dan malam hari) di berbagai lokasi yang kini telah terbangun fasilitas antara lain lokasi pementasan dan lain-lain.

Sebagaimana disampaikan Kordinator Kelompok Pakar BP GKT, Dr RE Nainggolan MM usai rapat bersama General Manager BP GKT Dr. Ir. Hj. Hidayati, MSi, Rabu (8/8/2019) di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut. "Geo site sudah ditata dan dikembangkan sedemikian rupa. Lokasi-lokasi yang sudah menjadi tujuan wistawan, harus diisi dengan atraksi pertunjukan. Bisa dengan tarian, pertunjukan musik, opera dan kegiatan lain yang bisa disaksikan oleh wisatawan," ujarnya dalam rapat yang juga dihadiri kelompok pakar lainnya seperti Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes, OK Zulkarnaen, Tengku Kemala Intan, Prof Dr Erika Saragih serta pengurus BP GKT Jadi Pane,SPd, Debbie Riauni Panjaitan, Unggul Sitanggang dan yang lainnya.



Harapan agar Pemkab yang ada di kawasan Danau Toba melakukan hal itu, Hasil rapat ini akan dilaporkan juga kepada Gubernur Sumut. lebih lanjut RE Nainggolan melukiskan kawasan GKT merupakan kawasan yang luar biasa dahsyatnya ditinjau dari potensi geologi, alam dan kebudayaannya. Potensi yang besar yang bisa dikembangkan dengan megangkat lima poin prioritas yaitu, supervolcano eruption, super big volcanic lake, super beautiful landscape, super unique culture heritage dan super unique biodiversity. "Potensi yang sangat luar biasa, yang harus dikembangkan dan dilestarikan," ujarnya.

GM GKT, Dr. Ir. Hj. Hidayati, MSi mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan di setiap geosite. Terutama untuk pembangunan-pembangunan infrastruktur dan fasilitas lainnya. Termasuk penataan home stay yang kini sudah mulai dikembangkan di kawasan Humbang Hasundutan dan kabupaten lainnya.

"Luas wilayah yang mencakup geopark kaldera toba, membuat kita harus melakukan manajemen pengelolaan tersendiri," ujarnya.

Hidayati mengatakan, sejumlah target infrastruktur sedang diprogramkan termasuk pembangunan sekretariat BP GKT yang diharapkan bisa dibangun di Hutaginjang, Tapanuli Utara. Kemudian, akan dibangun galeri Super Vulcano Centre. "Galeri ini kita harapkan menjadi pusat pengkajian dan pusat informasi tentang volcano. Konferensi dan kegiatan penelitian vulkanologi bisa dilakukan di sana nantinya. Ini harapan kami," ujarnya.

Kemudian, lanjut Hidayati, pihaknya akan melakukan pembinaan secara terfokus kepada geosite secara simultan untuk setiap tahunnya. "Mungkin kita akan fokuskan dua kabupaten setiap tahunnya, dan kita harapkan dalam empat tahun seluruh geosite yang ada di kawasan geopark akan tertata," ujarnya.

Dikatakan Hidayati, sebagai bagian dari informasi penting yang harus dipahami masyarakat, bahwa pengembangan kawasan geopark dititik beratkan kepada konservasi. Dimana setiap geosite ditata sehingga tidak punah, dan akhirnya akan dikunjungi wisatawan. Kemudian, masyarakat harus mengetahui tentang maksud konervasi yang dilakukan yaitu untuk memelihara nilai geologi yang terkandung didalamnya. "Masyarakat harus turut berperan, mari saling menjaga situs yang ada di daerah kita masing-masing," ujarnya. (TAp)
  BeritaTerkait
  • POROS PANCASILA DAN PERADABAN DUNIA MASA DEPAN: Menyongsong Pemilu Tahun 2019

    4 bulan lalu

    Oleh: Djalan SihombingBesok, Rabu (17/04/2019) Indonesia akan melaksanakan pemilihan umum Presiden/Wakil Presiden; Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, DPRD Provinsi, da

  • Zulkaidah Harahap dengan Opera Batak

    3 tahun lalu

    PelitaBatak.com : Hiburan pementasan yang menghiasi perjalanan sejarah bangso Batak, opera batak, kini nyaris tidak dipentaskan lagi. Masuknya media televisi dan jejaring sosial, mengalihkan perhatian warga Bangso Batak dan masyarakat modern pada umumnya

  • Bupati Dosmar Lantik Anggota Unit Pemberantasan Pungli Kabupaten Humbang Hasundutan

    3 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor melantik anggota unit pemberantasan pungutan liar untuk wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan. Pembentukan unit pemberantasan

  • Bupati Humbahas:Jambore Kader PKK Harus Dapat Membawa Perubahan Bagi Masyarakat

    2 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE diwakili Plt Asisten Administrasi dan Kesra Drs AP Marbun membuka kegiatan jambore kader PKK tahun 2017 yang diselenggarakan di Aula H

  • Kunjungan 40 Peserta Diklat PIM III PNPB PPSDM Kemendagri Regional Bandung

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat ATD MT menyambut kunjungan peserta Diklat PIM Tingkat III PNBP Angkatan I Pusat p

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb