• Home
  • News
  • Kelompok Kisaran dan Medan Tipu Warga Jakarta
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 21 Juni 2016 20:47:00

Seorang Pelaku Napi LP Siborongborong

Kelompok Kisaran dan Medan Tipu Warga Jakarta

Raup Rp. 362 juta
BAGIKAN:
beritacenter.com
ILustrasi

Jakarta (Pelita Batak): Unit IV Subdit 6/Ranmor Ditreskrimum Polda Metrojaya mengamankan dua kelompok pelaku penipuan dan atau pencucian uang asal Kisaran dan Medan. Komplotan berjumlah delapan orang ini berhasil memperdayai tiga warga  Jakarta dengan iming-iming mobil mewah harga murah. Akibatnya uang Rp. 360 juta pun berpindah kerekening pelaku.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Metrojaya Kombes Pol. Awi Setiyono di Mapolda Metrojaya, Selasa 21 Juni 2016, mengatakan peristiwa ini terjadi pada bulan Mei 2016 itu berawal dari korban yang ditelepon pelaku yang menawarkan berbagai macam kendaraan mewah dengan harga lebih murah dari pasaran.  Kemudian korban mengajak dua rekannya  berminat dan melalukan pembelian atas dua unit fortuner, satu unit innova, dan satu unit Toyota Camry.

Kemudian pelaku yang mengaku pejabat di Mabes Polri itu meminta korban melakukan pembayaran 30 persen terlebih dahulu dari harga mobil senilai Rp. 362 juta rupiah. Pembayaran pun dilakukan tiga tahap melalui tiga rekening. Masing-masing Rp.135 juta melalui rekening Mandiri atas nama SW, Rp. 188 juta ke rekening Bank Danamon an.SA dan Rp. 40 juta melalui rekening BCA an.AR.

Para sindikat sebelumnya telah mempersiapkan/pinjam  nomor rekening dengan upah Rp. 15 juta untukkelompok Kisaran dan Rp.10 juta untuk kelompok Medan. Uang dari rekening Mandiri an. SW  mengalir ke tersangka AW yang diketahui mendekam di LP. Siborong-borong.

Kedelapan pelaku masing-masing AW, AP, MRZ, IJSG, WK (kelompok Medan),MMA dan ES (kelompok Kisaran) dan SW (Penampung) dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan atau pasal 3 UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU. (R2)

  BeritaTerkait
  • Kemajuan Teknologi Belum Berdampak Bagi Kesejahteraan Masyarakat Batak

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):   Kemajuan teknologi yang tidak dibarengi dengan kemajuan kebudayaan kita. Kita tidak mampu secara kreatif menata kembali hubungan dan struktur sosial, politik dan ek

  • Audensi PP GMKI dengan Presiden Joko Widodo

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia memberikan dukungan terkait sikap pemerintah yang tegas dalam menanam nilai-nilai Pancasila yang telah dilakukan oleh Preside

  • Dibalik Pidato Perdana Gubernur DKI Jakarta yang Mengutip Umpasa Batak

    10 bulan lalu

    Oleh  Master P Batubara, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fisipol UnjaJakarta sebagai pusat peradaban, menyimpan berbagai latar belakang sejarah, berperan sebagai pusat perekonomian dan juga pemerinta

  • Tim Advokasi Pers Sumut Ragukan Hasil Investigasi TNI AU

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Tim Advokasi Pers Sumut meragukan hasil investigasi yang dilakukan tim investigasi TNI AU terhadap kasus Sari Rejo. Dimana banyak ditemukannya kejanggalan dan tidak sesuai dengan kenyataan.

  • Komnas Anak : Waspada Penculikan Anak untuk Penjualan Organ Tubuh

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Maraknya kabar penculilan anak untuk tujuan penjualan organ tubuh anak yang beredar minggu ini telah meresahkan masyarakat. Informasi yang simpang siur, harus tetap men

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet