• Home
  • News
  • Kaum Ibu di Batangkuis Mengaku Kesulitan Modal Usaha
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 17 April 2018 19:46:00

Kaum Ibu di Batangkuis Mengaku Kesulitan Modal Usaha

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus berdialog dengan warga dalam suasana kekeluargaan di Desa Bintang Meriah, Deliserdang, Selasa (17/4).
Batangkuis (Pelita Batak):
Sejumlah kaum ibu yang ditemui Sihar Sitorus di Desa Bintang Meriah, Batangkuis, Deliserdang mengeluhkan tidak adanya modal dalam menjalani usaha kecil berbasis rumah tangga. Mereka berharap nantinya, jika pasangan Djarot-Sihar (Djoss) terpilih menjadi pemimpin Sumut, maka harus mendukung pengembangan usaha berbasis rumah tangga.

Seorang ibu yang ditemui Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut nomor urut dua Sihar Sitorus di desa tersebut adalah Hasanah Nasution (28). Dalam diskusi bersama dengan wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut, Hasanah mengatakan bahwa banyak dari kaum ibu di desa mereka bekerja sebagai pemulung di jalanan.

Pendapatan rata rata di bawah Rp 100 ribu per hari. Karena itu, mereka berharap agar nantinya pasangan Djoss memfasilitasi pengembangan industri rumah tangga dan memberikan bantuan modal usaha. "Kalau saya pribadi berdagang baju tidur. Namun banyak dari kaum ibu di sini memilih memulung, karena tidak memiliki modal dan tidak memiliki usaha," katanya, Selasa (17/4/2018).

Perwakilan kaum ibu lainnya, Ruhsiana juga menuturkan hal yang sama. Ibu berusia 48 tahun tersebut berharap, jika nantinya ada modal usaha yang disalurkan kepada warga, baiknya diberikan langsung kepada pengelola usaha dan tidak dalam bentuk kelompok. Karena keberadaan kelompok sering menjadi kendala.

Dia menceritakan, dulu mereka pernah menerima bantuan pinjaman modal. Namun karena tidak adanya keseriusan dalam pengelolaan usaha, maka kelompok tersebut tidak lagi menjalankan aktivitas usaha. "Dan terakhirnya modal yang kami pinjam pun tidak bisa kembali," katanya.

Sementara itu, Sihar Sitorus dalam diskusi bersama kaum ibu tersebut mengatakan bahwa ke depan mereka akan diberikan program pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pengembangan juga akan dilakukan berbasis masyarakat. Karena itu, jika terpilih nanti pemerintah akan menyalurkan modal usaha sesuai kebutuhan masyarakat. "Dengan catatan, ada komitmen untuk berusaha bersama," jelasnya.(bcl comm)
  BeritaTerkait
  • Khotbah Evangelium Minggu XXIII Dung Trinitatis 19 Nopember 2017 Teks: Zephania 1: 7, 12-18 "Bersiaplah Menyambut Hari Tuhan"

    10 bulan lalu

    Oleh: Pdt Dr Robinson Butarbutar, Parsamean STT-HKBP Pematangsiantar. 1.Bagi komunitas orang-orang yang percaya kepada Allah yang tidak hanya menciptakan umat manusia tetapi  juga menuntunny

  • Sihar : Merajut Kehidupan Itu Harus Dua

    5 bulan lalu

    Batangkuis (Pelita Batak):Tiga orang ibu memperagakan bagaimana cara menguntai sabut kelapa menjadi tambang. Dua di antara ibu itu menarik untaian tambang hingga menyerupai tali, kemudian menyatukanny

  • Presiden Jokowi Ajak Anak Muda Hasilkan Terobosan Aplikasi Digital

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Presiden Jokowi mengemukakan, berkat perkembangan teknologi digital kita sekarang hidup di dunia yang terasa tanpa sekat dan tanpa batasan fisik. Banyak negara-negara yang w

  • Bahan Dasar Ulos Batak Makin Langka di Bona Pasogit

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Ulos Batak, tenunan indah yang dibuat oleh kaum perempuan Batak. Di dalam tenunan dan motifnya, ada nilai-nilai, gagasan, kepercayaan, dan kisah hidup. Serupa tikar kehid

  • DPRD Langkat Sorot Ranperda Penyertaaan Modal PT Langkat Setia Negeri (LSN)

    2 tahun lalu

    Langkat (SIB): Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Langkat meminta Panitia Khusus Ranperda DPRD  memberi kejelasan terkait keberadaan kepengurusan   PT Langkat Setia Negeri (LSN) , s

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb