• Home
  • News
  • Kampanye Di Gubuk Rumbia, Djarot: KTP dan KK Penting, Pemerintah Harus Jemput Bola
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 17 April 2018 21:40:00

Kampanye Di Gubuk Rumbia, Djarot: KTP dan KK Penting, Pemerintah Harus Jemput Bola

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Deliserdang (Pelita Batak):
Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat melakukan silaturahmi dengan kelompok relawan Sehati Pujakesuma di Desa Kebun Kelambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Selasa (17/4/2018).

Menariknya, lokasi silaturahmi Djarot bersama masyarakat ini berada di tengah perkampungan Kebun Kelambir V Kebun di sebuah gubuk beratapkan rumbia yang sangat sederhana.

Dalam kesempatan itu, seperti yang dikeluhkan masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan e-KTP dan mengurus Kartu Keluarga mendapat perhatian Djarot.

"e-KTP dan KK merupakan basis data kependudukan. Oleh sebab itu, pemerintah harus jemput bola. Kalau tidak punya KTP, bagaimana masyarakat mendapatkan Kartu BPJS, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat?" ucap Djarot.

Jika masyarakat tidak memiliki identitas jelas maka dampaknya akan kesulitan saat menderita sakit tapi biaya perobatannya tidak bisa diklaim ke pemerintah. Padahal pemerintah sudah menyiapkan dana untuk menanggung seluruh biaya perobatan masyarakat tidak mampu ketika berobat di rumah sakit.

"Nah, untuk itulah kita datang ke Sumut, menjadikan semua urusan mudah dan transparan," tutur Djarot.

Kenapa? lanjut Djarot, karena masih banyak masyarakat tidak mampu di Sumatera Utara. "Djarot-Sihar datang memutus rantai kemiskinan, memutus rantai kesehatan. Kita tidak ingin melihat masyarakat sakit tidak memiliki biaya untuk berobat," ujar Djarot.(TAp)
  BeritaTerkait
  • Pemprov Sumut dan Angkasa Pura Tidak Serius dengan Pembangunan Bandara Silangit

    tahun lalu

    Siborongborong (Pelita Batak) :"Kebijakan Presiden Jokowi untuk menjadikan Kawasan Danau Toba sebagai pilot project 10 Objek Wisata Prioritas perlu kita apresiasi dan dukung. Presiden meminta dilakuka

  • Mewujudkan Pembangunan Rendah Karbon di Indonesia

    2 tahun lalu

    1. Manusia modern sekarang ini, mengonsumsi energi 135 kali lebih banyak dari manusia primitif, 46 kali lebih banyak dari manusia pemburu, 19 kali lebih banyak dari dari petani sangat, sangat awal,

  • Suara Mahasiswa Kristen Indonesia Untuk Perdamaian: Hati-hati Bahaya Laten Intoleransi

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Rabu 7 Desember 2016, merilis pernyataan menyikapi berbagai dinamika di Tanah Air. Berikut isi pernyataan sikap ya

  • Anggota DPR RI Sahat Silaban Minta Gereja Gencar Kampanye Bahaya Narkoba

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Gereja melalui khotbah pendeta setiap kebaktian diminta untuk aktif dan  gencar mengkapanyekan bahaya narkotika dan obat berbahaya lainnya (Narkoba). Hal ini penting un

  • Gubernur Sumut Pesan Agar Siswa Raih Prestasi dan Jaga Nama Baik Sumut

    2 tahun lalu

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi berpesan, atlet yang mewakili Sumut ke ajang Olimpiade Olahraga Nasional (O2SN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya berlomba mengukir prestasi, tetapi juga sekaligus menjaga nama baik Sum

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb