• Home
  • News
  • Jalan Mukhtar Basri Mulai Diaspal
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 10 Oktober 2017 19:23:00

Jalan Mukhtar Basri Mulai Diaspal

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Janji  Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi untuk memperbaiki  jalan kota yang rusak mulai dilakukan. Selasa (10/10), Pemko Medan melalui  Dinas Pekerjaan Umum  (PU) mulai mengaspal Jalan Mukhtar Basri yang selama ini dikeluhkan masyarakat akibat rusak. Dengan pengaspalan yang dilakukan diharapkan aktifitas  masyarakat lancar.

Pengaspalan ini mendapat apresiasi penuh dari masyarakat sekitar, sebab sudah lama kerusakan itu dikeluhkan. Selain mengganggu kelancaran aktifitas,  kerusakan jalan berimbas kepada warga sekitar. Di musim kemarau, warga  harus berhadapan dengan debu. Sebaliknya jika musim penghujan tiba, jalan pun becek dan berlumpur.

Menurut Kadis PU Kota Medan Khairul Syahnan, rusaknya Jalan Mukhtar Basri akibat  pengorekan pipa limbah yang dilakukan Dinas Tarukim Sumut tahun 2016.   Kualitas perbaikan jalan yang dilakukan pasca pengorekan pipa limbah ternyata tidak sempurna sehingga menyebabkan jalan rusak.     "Kerusakan jalan itu berimbas kepada Pemko Medan dan masyarakat menyalahkan kita," kata Syahnan.

Untuk melakukan perbaikan, jelas Syahnan, tentunya  tidak bisa dilakukan begitu saja dan harus dianggarkan. Setelah anggaran disetujui DPRD Medan, barulah pengaspalan dilakukan. Oleh karenanya yang diaspal bukan hanya Jalan Muhktar Basri, ada sejumlah jalan yang rusak akibat pengorekan pipa limbah seperti Jalan Krakatau, Bilal, Sutomo Ujung, Gaharu, Karantina dan Bambu.

"Insya Allah tahun ini semua jalan yang rusak tersebut akan kita perbaiki. Ada yang diaspal, ada juga yang dibeton. Itu disesuaikan dengan kondisi jalan dan volume kenderaan yang melintasinya," jelasnya.

Usai dilakukan pengaspalan, Syahnan berharap kepada warga sekitar agar peduli dan mau menjaga jalan tersebut. Jika melihat ada pihak-pihak yang melakukan penggalian jalan, Syahnan minta masyarakat melarangnya. Sebab, Dinas PU Kota Medan tidak ada mengeluarkan izin untuk pengorekan jalan.

"Jika pun pihak yang melakukan pengorekan jalan menunjukkan surat izin, saya pastikan itu hanya untuk mengelabuhi saja. Sebab, kita tidak ada mengeluarkan izin untuk pengorekan jalan sehingga masyarakat bisa melarangnya!" tegasnya.

Selain itu masyarakat sekitar juga dihimbau Syahnan untuk melarang kenderaan yang melebihi tonase di Jalan Mukhtar Basri. Diungkapkannya, Jalan Mukhtar Basri selesai diaspal nanti hanya bisa menampung kenderaan yang bertonase 8 sampai 15 ton. Apabila dilalui kenderaan yang tonasenya lebih dari itu akan menyebabkan jalan cepat rusak.

"Apalagi jika dilintasi tronton, tidak hanya rusak, Jalan Mukhtar basri akan jadi 'bubur'.  Untuk itu apabila melihat ada kenderaan yang melebihi tonase hendak melintasinya, masyarakat bisa melarangnya!" ungkapnya.

Yang  perlu mendapat perhatian lagi, jelas Syahnan, warga harus  membantu untuk menghindari jalan digenangi air.  Hal itu dapat diwujudkan dengan rutin melakukan pengorekan parit di kiri dan kanan jalan serta memeriksa lubang inlet yang ada tidak tersumbat. Dengan demikian apabila hujan deras turun, air tidak menggenangi jalan.

"Salah satu pemicu jalan cepat rusak akibat sering digenangi air. Untuk itu  kita mengharpkan dukungan masyarakat, sebab kita tidak mungkin terus melakukan pengawasan. Jika membutuhkan bantuan untuk mendukung kelancaran pengorekan parit, Dinas PU langsung turun membantunya," paparnya.

Syahnan selanjutnya mengungkapkan seraca rinci anggaran yang digunakan Dinas PU Kota Medan untuk perbaikan infrastruktur, baik jalan maupun drainase tahun 2017. Untuk belanja modal pemabngunan jalan dan jembatan sebesar Rp.120.696.901.000, belanja modal pemeliharaan jalan dan jembatan sebesar Rp.207.711.496.138.

"Jadi total belanja modal untuk jalan sebesar Rp.328.408.397.138, sementara itu belanja modal pembangunan saluran drainase sebesar Rp.303.281.900.000," terangnya.(H|TAp)
  BeritaTerkait
  • Hujan Tak Halangi Pengunjung Nikmati Seni & Tari Karo

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Meski diguyur hujan deras namun panggung hiburan rakyat yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan tetap berlangsung dengan meriah di Jalan Bukit Barisan, Sabtu malam (24/9/2016). Untuk edisi kedua ini, Dis

  • Menristekdikti RI Bangga dan Optimis UNPRI Menjadi PTS Terbaik di Sumatera Utara

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Muhammad Nasir menyebut Universitas Prima Indonesia (UNPRI) luar biasa, karena mampu membangun gedung megah

  • Karnaval Budaya & Kenderaan Antik Kota Medan Berjalan Sukses

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak)Pemko Medan menggelar Karnaval Budaya dan Kenderaan Antik di Jalan Pulau Penang (Lapangan Merdeka Medan), Sabtu (27/8/2016). Selain untuk mmeriahkan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia, even ini dilaksanakan dalam rangka mendoro

  • Eldin Ingin Jadikan Eks TPA Namo Bintang Jadi Lokasi Agrowisata

    2 tahun lalu

    Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi meninjau bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Namo Bintang Jalan Jamin Ginting Km 14, Minggu (28/8). Direncanakan, lahan seluas lebih kurang 16 hektar ini akan dijadikan lokasi agrowisata. Selain menamba

  • Panggung Hiburan Rakyat Kota Medan di Pulau Penang Gaet Perhatian Warga

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan menggelar Panggung Hiburan Rakyat di Jalan Pulau Penang (seputaran Lapangan Merdeka), Sabtu (17/9/2016) malam. Selain menyajikan seni dan aneka tari multi etnis yang ada

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet