• Home
  • News
  • Isu Tidak Sedap, Sejumlah Anggota akan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kepada Ketua DPRD Taput
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 02 September 2016 19:30:00

Isu Tidak Sedap, Sejumlah Anggota akan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kepada Ketua DPRD Taput

BAGIKAN:
Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak

Tarutung (Pelita Batak) :
Sejumlah anggota DPRD Tapanuli Utara membuat mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Taput Ottoniyer MP Simanjutak. Seperti informasi yang dihimpun Pelita Batak, hanya ditenggarai ketidak hadiran Ottoniyer pada rapat paripurna saat saat pengesahan tujuh Rencana Peraturan Daerah (Ranperda). Sikap ini pun mengundang tanda tanya di berbagai pihak.

"Masa anggota DPRD tidak tau kemana Ketuanya,itu namanya anggota dewan yang tidak memiliki SDM, dan itu anggota dewan yang mendapat jatah proyek, sehingga sibuk hanya ngurusin proyek. Saat Ketuanya dalam rangka tugas pun tidak dia ketahui," kata seorang mantan Anggota DPRD Taput di salah satu warung di kota Tarutung, Jumat (2/9/2016).

Meski tidak ingin namanya disebutkan, pria yang mengaku politisi ini mengaku saat masih aktif sebagai anggota DPRD selama dua periode tidak pernah terjadi hal seperti itu.

"Kita sibuk menampung aspirasi masyarakat, membentuk peraturan daerah bersama kepala daerah, membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang diajukan oleh kepala daerah, dan tugas lainnya," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, jangan ada sekelompok orang yang hanya berupaya menjatuhkan seseorang dengan alasan yang tidak tepat. Sebab lembaga legislatif merupakan lembaga penampung aspirasi masyarakat, bukan lembaga yang berkepentingan untuk secara pribadi.

Sekaitan hal tersebut, Ketua I Masyarakat Pemerhati Pelaku Korupsi Kolusi Nepotisme (MPPK2N) Hermanto melalui selulernya mengatakan, sekap sejumlah anggota DPRD tersebut berkaitan dengan adanya dugaan hubungan antara sejumlah anggota legislatif yang bekerja sama dengan eksekutif dalam hal pembagian paket proyek.

"Secara spontan saya katakan, sejumlah proyek anggota dewan Taput saya ketahui, dan para anggota Dewan inilah yang memberikan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Taput," katanya. Langkah ini dirasa mampu menjatuhkan idealisme dan perjuangan Ketua DPRD yang tidak senang dengan kong kalikong dengan jabatannya. Dia selalu fokus memperjuangkan hak-hak rakyat.

Hermanto juga mengkaitkan mosi ini dengan sikap Ottoniyer Simanjutak yang merupakan kader PDI-P menerima berkas dari LSM Lembaga Pemantau dan Pemerhati Pembangunan Daerah (LP3D) kasus dugaan penjualan Asset Pemerintah, yang juga telah di sampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selaku Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), lanjut Hermanto, pihaknya siap mengawal Ketua DPRD dari rencana-rencana anggota Dewan yang memiliki kepentingan terselubung. "Bahkan kita telah mengantongi sejumlah proyek yang di kerjakan sejumlah oknum anggota Dewan, sebab baru-baru ini Ketua KPK telah mengingatkan, agar jangan ada anggota Dewan yang menjadi pelaku proyek," tegas Hermanto.

Saat di konfirmasi melalui selulernya, Ketau DPRD Taput Ottoniyer Simanjutak mengatakan, dirinya kaget dengan informasi tersebut. "Hal apakah mereka mengatakan mosi tidak percaya kepada saya," katanya sembari mengatakan baru mendapat informasi itu dari Pelita Batak, sebab surat pernyataan mosi tedak percaya tersebut belum diterimanya.

Ottoniyer mengatakan, jika dikaitkan dengan ketidakhadirannya saat paripurna, saat bersamaan dirinya mengikuti rapat nasional di Ancol yang diwajibkan dihadiri Bupati dan Ketua DPRD. Rapat terkait pertegasan percepatan organisasi prangkat daerah,yakni PP18 Tahun 2016.terang Ottoniyer

Dirinya pun tidak ingin berpolemik atau berandai-andai, karena surat yang dimaksud belum diterimanya hingga berita ini dirilis. (FH)

  BeritaTerkait
  • Ottoniyer Simanjuntak :" Tanya Saja Kebenarannya ke Mereka"

    2 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) :<br></br> Menanggapi seputar pengajuan mosi tidak percaya oleh 24 anggota DPRD Tapanuli Utara kepada Ketua DPC PDI-P Tapanuli Utara Ottoniyer Simanjuntak dengan dalih tidak dapat melaksanakan tugasnya sebagai mana mestin

  • Tanpa Bupati, Agus Simanjuntak Sebut Rapat Paripurna DPRD Taput 'Konyol'

    2 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) :Pembahasan P-APBD 2016 hingga pengesahannya tidak dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan. Sebagai penanggung jawab anggaran di Kabupaten Tapanuli Utara tidak pernah hadir, bahkan Wakil Bupati juga tidak pernah datang.

  • Usai Pengesahan P-APBD 2016,Sejumlah Anggota DPRD Taput Jalan-jalan ke Jakarta

    2 tahun lalu

    Tarutung(Pelita Batak): Usai pengesahan P-APBD 2016 pada Selasa 20 september,sejumlah anggota DPRD Taput berangkat jalan-jalan ke Jakarta.    "Mungkin ini untuk upaya penyele

  • Pemkab Taput Alokasikan Rp 2 Miliar untuk Beli Alat Pesta yang Akan Dibagikan ke Tiap Desa

    2 tahun lalu

    Tarutung(Pelita Batak): Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2.250.000.000 dari APBD 2016 untuk pembelian alat-ala

  • 16 Pelajar Medan Ikuti Student Exchange Program ke Kota Gwangju

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Mahatani Dzulmi Eldin S MSi melepas 16 pelajar asal Kota Medan yang akan mengikuti Student Exchange Program (program pertukaran pelajar) tahun 20

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb