• Home
  • News
  • Ini Dugaan Penyebab Terbakarnya Pasar Tavip Binjai
Sabtu, 11 Februari 2017 06:30:00

Ini Dugaan Penyebab Terbakarnya Pasar Tavip Binjai

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak

Binjai (Pelita Batak) :
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi usai menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) di Desa Namukur Utara Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat, menyempatkan mengunjungi korban kebakaran Pasar Tapiv Binjai, Jumat (10/02/2017).

Gubsu Erry saat itu didampingi Wali Kota Binjai Hm Idaham dan sejumlah FKPD Binjai. Saat meninjau langsung ke lokasi kebakaran, Gubsu Erry bersama Walikota Binjai memberikan bantuan sembako kepada para korban.

"Kita sangat prihatin atas musibah ini. Musibah ini terjadi saat kami bersama Pak Kasad menghadiri kegiatan pertanian di Langkat dan mendapat kabar dari Pak Walikota bahwa ada kebakaran di pasar ini. Kita menyempatkan datang kemari," ujar Erry.

Dalam kesempatan itu Gubsu Tengku Erry berharap Pemko Binjai segera melakukan tindakan-tindakan tanggap darurat seperti halnya pendataan dan penanganan terhadap para korban seperti halnya terkait penampungan sementara dan juga terkait kebutuhan pangan. “Selanjutnya adalah tahap rekon. Apa-apa yang terjadi ada seperti kerusakan-kerusakan seperti sarana-sarana umum yang rusak juga segera dibangun,” harap Gubsu.

Gubsu Erry menyebutkan peristiwa kebakaran di pasar Tapiv tahun lalu juga terjadi. Oleh karenanya Gubsu juga berharap  peran serta dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kegiatan-kegiatan yang menjadi pemicu kebakaran dapat diantisipasi.

Sementara itu Walikota Binjai HM Idaham mengatakan bahwa pasca musibah kebakaran pihaknya akan segera melakukan pendataan dan inventarisasi kerugian yang ada. Termasuk juga memberikan bantuan sembako dan penampungan sementara.

Menurut Idaham, informasi awal diduga kebakaran berasal dari sebuah kompor dan saat ini sedang dalam penangan pihak kepolisian. Dikatakan dalam perisiwa kebakaran ini mengakibat 17 ruko dan semi ruko terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. "Sebenarnya pukul 12.00 wib tadi api sudah bisa dijinakkan. Tetapi memang saat ini dalam proses pendinginanlah," ujar Idaham.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Polda Sumut Dapat Bantuan Selidiki Pasar Aksara

    tahun lalu

    Pascakebakaran Pasar Aksaa pada Selasa (12/7/2016), campur tangan Pusat Laboratorium Forensik Polri pun turu dalam penananannya. Setelah tim dikirimkan untuk membantu Polda Sumatera Utara dalam menyelidiki penyebab kebakaran Pasar Aksara.

  • Sekali ( lagi ) tentang PDAM Tirtanadi

    4 minggu lalu

    SEPANJANG Bulan Oktober 2017, PDAM Tirtanadi telah dua kali menampilkan informasi di website: pdamtirtanadi.co.id. Informasi pertama pada 4 Oktober 2017, pecahnya pipa transmisi dengan diameter 250 mm

  • Arif Menyikapi Keramba Jaring Apung Danau Toba

    2 tahun lalu

    Danau Toba menjadi pembicaraan hangat beberapa hari terakhir. Kali ini bukan soal rencana pembentukan badan otorita, tetapi tentang keramba jaring apung (KJA). Dipicu matinya ikan sebanyak 850 ton

  • Jelang Bulan Puasa, Produksi Cabai Merah Tapanuli Utara Malah Menurun

    tahun lalu

    Tarutung (Pelita Batak):   Produksi cabai merah di Kabupaten Tapanuli Utara mulai mengalami penurunan akibat sejumlah faktor mendasar.   Menurut Kepala Badan Penyuluhan Pe

  • Di Siang Bolong, Pasar Aksara Terbakar

    tahun lalu

    Belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut, namun warga dan pedaganv berhamburan. Asap merembet ke Mal Ramayana yang berada di samping pasar itu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online