• Home
  • News
  • Ini 42 Unit Papan Reklame Bermasalah yang Dibongkar
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 05 Februari 2019 14:50:00

Ini 42 Unit Papan Reklame Bermasalah yang Dibongkar

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Tim Gabungan Pemko Medan kian gencar menertibkan papan reklame bermasalah di Kota Medan. Tanpa pilih kasih, papan reklame bermasalah terus bertumbangan. Selasa (29/1) sampai Jumat (1/2), sebanyak 35 unit papan reklame bermasalah 'dibabat' dari sejumlah lokasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Pembongkaran dilakukan karena keseluruhan papan reklame terbukti tidak memiliki izin.

Selain penegakan peraturan, penertiban papan reklame bermasalah  juga dilakukan dalam upaya mendukung penataan yang tengah dilakukan Pemko Medan saat. Pasalnya, keberadaan papan reklame bermasalah selama ini sangat mengganggu estetika kota. Oleh karenanya tim gabungan terus 'menebang' papan reklame bermasalah yang tak kunjung dibongkar sendiri pemiliknya.

Adapun ke-35 papan reklame bermasalah yang dibongkar itu berada di Jalan Dr Mansyur sebanyak 17 unit. Perinciannya, 1 unit berukuran 5 x 10 meter milik salah satu radio yang berlokasi persis di persimpangan Jalan Jamin Ginting. Kemudian 1 unit ukuran 4x6 meter dengan materi travel air, 5 unit ukuran 1 x 2 meter dengan materi rokok Sempurna dan 1 unit tianmg kosong.

Lalu 1 unit neon box, 1 unit neon box milik Paris Burger, 1 unit neon box materi Warkop S4. Selanjutnya 1 unit ukuran 1x2 meter materi polisi lalulintas, 1 unit ukuran 1x2 meter materi Clinique Loundry, 1 unit neon box materi Trends Cafe, 1 unit ukuran 1x2 meter materi Laundry Wonder Wash serta 2 unit papan reklame ukuran 1x2 meter materi XL.

Di samping itu sebanyak 20 unit papan reklame bermasalah dibongkar di Jalan Setia Budi, seperti 1 unit ukuran 4x6 meter materi Susu Lactogrow, ukuran 4x6 meter sebanyak 1 unit materi King Led, lalu di depan Bank Aceh 1 unit ukuran 4x6 meter, depan Mawar Bakery 1 unit ukuran 4x6 meter, 1 unit ukuran 4x6 meter materi Caleg  milik Alex Purba, 1 unit ukuran 4x6 meter materi caleg dan 1 unit di depan Toko makmur Jaya materi therapedik ukuran 4x6 meter.

Menyusul 1 unit ukuran 1x3 meter depan Toko Makmur Jaya, 1 unit di depan RM Zam Zam ukuran 1x1 meter, 1 unit depan Toko Setai Sport ukuran 1x2 meter, 2 unit depan Apotek Kalimas ukuran 1x2 meter, 2 unit depan Apotek Penang Island ukuran 1x2 meter, 1 unit depan gereja materi masterpiece ukuran 1x2 meter, 1 unit depan Toko Plaza Wallpaper materi Beauty House serta 1 unit depan Toko Makmur Jaya materi Pegadaian.

Penertiban yang dilakuakn tanpa kenal lelah oleh tim gabungan tersebut berlangsung dari malam hari hingga dini hari. Namun selama proses penertiban, tim gabungan tidak menenukan kendala berarti saat di lapangan. Hal tersebut karena seluruh alat pendukung memadai jalannya proses pembongkaran. Mobil crane serta mesin las memudahkan tugas tim gabungan saat menumbangkan seluruh papan reklame bermasalah tersebut.

Menurut Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan, penertiban papan reklame bermasalah akan terus dilakukan.  Ditegaskannya, target pembongkaran dilakukan hingga Kota Medan bersih dari papan reklame bermasalah. "Jadi pembongkaran papan reklame bermasalah akan terus kita lanjutkan," kata Sofyan.

Hanya saja bilang Sofyan, penertiban akan dilakukan secara bertahap, selain keterbatasan personel, peralatan yang dimiliki juga kurang. "Walaupun dilakukan secara bertahap, yang pasti papan reklame bermasalah akan kita 'bersihkan' dari Kota Medan!" tegasnya.

Gencarnya penertiban yang dilakukan Tim Gabungan Pemko Medan membuat sebagian pengusaha advertising semakin ketar-ketir. Tak mau kehilangan material papann reklamenya, sejumlah pengusaha advertising pun melakukan pembongkaran sendiri. Tercatat, ada 7 unit papan reklame yang dibongkar langsung pemiliknya yakni di Jalan Setia Budi simpang Dr Mansyur ukuran 6x12 meter sebanyak 1 unit milik Sumo Advertising.

Kemudian 1 unit ukuran 4x8 meter depan mie sop kampung di Jalan Dr Mansyur, 1 unit di Jalan Setia Budi depan Klinik Gigi Dentaku ukuran 4x6 meter milik Sakura Advertising, ukuran 2x4 meter 1 unit depan JW Meubel Jalan Setia Budi, 1 unit ukuran 2x4 meter depan Toko Mega Jaya di Jalan Setia Budi, 1 unit depan Toko Mega Jaya 2 ukuran 3x4 meter milik Global Advertising dan 1 unit materi rokok ukuran 2x3 meter di Jalan Dr Mansyur pemilik Sumo Advertising.

Oleh karenanya Sofyan pun sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh para pengusaha advertising tersebut. "Kita mengapresiasi langkah yang dilakukan para pengusaha advertising yang telah membongkar sendiri papan reklame bermasalah miliknya. Ke depan, kami berharap langkah ini bisa ditiru oleh pengusaha advertising lainnya. Semua dilakukan sebagai wujud kecintaan kita terhadap kota Medan. Untuk itu kami harapkan kerjasamanya," pungkasSofyan. (H|KU|TAp)
  BeritaTerkait
  • Ini Laporan Tim Gabungan Tertib Reklame Medan

    4 bulan lalu

    Medan  (Pelita Batak):Aksi gencar yang dilakukan Tim Gabungan Pemko Medan dalam menertibkan papan reklame bermasalah di Kota Medan dalam dua bulan belakangan ini  ternyata tidak sia-sia. Ter

  • Dinas TRTB Bongkar Papan Reklame Tanpa Ijin

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :<br></br> Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan membongkar papan reklame di Jalan Balai Kota, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Rabu (7/9/2016) malam. Pembongkaran ini dilakukan karena papan rek

  • Bermasalah, Papan Reklame di Medan Ditertibkan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame Pemko  kembali melanjutkan pembongkaran di perempatan Jalan Imam Bonjol/Jalan Perdana, Selasa (7/3) m

  • Katanya, 5 Papan Reklame Dibongkar

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Penertiban papan reklame bermasalah kembali berlanjut, Jumat (24/3/2017) dinihari. Sebanyak 5 unit papan reklame di Jalan Suprapto simpang Jalan Multatuli dibongkar Tim T

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb