• Home
  • News
  • Hanya 9 Persen Orang Indonesia Menginginkan Negara Islam
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 01 Juni 2018 07:03:00

Hanya 9 Persen Orang Indonesia Menginginkan Negara Islam

BAGIKAN:
Djalan Sihombing SH
Mahfud MD memberi ceramah
Jakarta(Pelita Batak): DPN PERADI melaksanakan silaturahmi dan buka puasa bersama di Grand Slipi Convention Hall, Jakarta Kamis, 31 Mei 2018, dengan mengundang DPC PERADI, pejabat eksekutif, legislatif dan judikatif. Acara dibuka Ketua Umum DPN PERADI Dr. H. Fauzie Y. Hasibuan, SH., MH. Tema yang diangkat adalah "Islam yang Rahmatan Lil'Alamin memberikan warna bagi keberagaman di Indonesia".

Sebagai penceramah Prof. Dr. Mahfud MD, SH., SU. Dalam caramahnya, beliau mengatakan bahwa 87 % warga negara (orang) Indonesia tetap menginginkan NKRI yang berdasarkan Pancasila, hanya 9% menginginkan negara Islam, sedangkan 4% abstein. Ketika ada beberapa partai didirikan yang menginginkan negara Islam pada saat reformasi dimulai, hanya dipilih oleh 14 % pemilih.
Dengan demikian, pada umumnya warga negara Indonesia tidak menginginkan negara Islam.

Dalam ceramahnya, Prof. Mahfud bicara Islam yang Rahmatan Lil'Alamin harus melahirkan kasih sayang ke setiap umat manusia, apa pun agamanya. Rahmat bagi semua umat dan alam. Harus menimbulkan kenyamanan bagi diri sendiri, orang lain dan harmoni sesama umat dan alam ciptaan.

Jihad itu berjuang dalam kebaikan, bukan membuat orang menjadi takut. Takbir juga bukan untuk menakutkan. Jihad bukan untuk membunuh orang lain yang tidak sepaham dengannya.

Perang jihad yang paling besar adalah perang melawan hawa nafsu. Itulah yang harus dilaksanakan di bulan Ramadhan ini. (PU)
  BeritaTerkait
  • Effendi Simbolon Silaturahmi ke Kelompok Cipayung Plus Sumut

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon bersilaturahmi dengan para pimpinan kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (31/8/2017).Effendi Simbolo

  • Krisis Gezag

    2 tahun lalu

    Oleh: Imran HasibuanSituasi negara yang dibayangi aksi terorisme seperti yang terjadi hari-hari ini sejatinya pernah pula kita alami di masa lalu. Di awal tahun 1950an, misalnya, merebak pemberontakan

  • Spontanitas Bunga dan Lillin Penuh Makna Untuk Ahok

    3 tahun lalu

    Berawal  dengan karangan bunga yang penuh dengan cinta dan kasih, kemudian muncul gerakan seribu lilin untuk Ahok sebagai ungkapan yang penuh dengan cinta dan kasih atas apa yang dialami oleh

  • Friedrich Silaban Disebut "By the Grace of God" Oleh Soekarno

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Lahir di Bonandolok, Sumatera Utara, 16 Desember 1912, Friedrich Silaban hanya bersekolah di HIS Narumonda, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dan Koningin Wilhelmina School, sebuah sekolah teknik di Jakarta.

  • Mungkinkah Menistakan Agama?

    3 tahun lalu

    Demonstrasi dalam rangka membela Tuhan makin banyak. Hal ini membuat saya bertanya, "Mungkinkah membela agama?". Pertanyaan selanjutnya, "Sebegitu lemahkah Tuhan dan Agama sehingga memerlukan pembelaan dari umatnya?"

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb