• Home
  • News
  • Guru Al Washliyah Mengadu ke Djarot-Sihar
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 15 Februari 2018 20:49:00

Guru Al Washliyah Mengadu ke Djarot-Sihar

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Sejumlah guru honorer yang bertugas di kecamatan Galang, Sumut, mengadu kepada Pasangan Calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara, Djarot Sihar. Mereka menyampaikan keluhan mereka tentang upah guru honor yang sangat jauh dari angka wajar. 

Pengaduan tersebut disampaikan Awaluddin perwakilan Guru honorer di Al Washliyah, Galang. 
Pria yang menemui pasangan nomor urut 2 tersebut bersama rekannya mengatakan bahwa selama ini perhatian pemerintah daerah sangat minim. 

Karena status mereka sebagai guru honorer dibawah Kementerian Agama. Padahal mereka mengabdi sebagai guru honorer untuk mendidik anak anak di daerah Sumut. "Angka gaji kami itu sangat kecil sehingga kami berharap kelak apabila Djarot Sihar terpilih mereka memikirkan nasib kami. Mungkin nanti kami bisa dibantu dari APBD Provinsi," terangnya.

Awaluddin mengaku bahwa dia sudah mengajar sejak tahun 1996. Namun sampai saat ini mereka belum mendapat jaminan kesejahteraan yang baik. Seandainya ada dukungan dana dari Provinsi, Awaluddin mengaku akan sangat terbantu. Sebab mereka juga harus menghidupi anak istri. "Disisi lain kami punya tanggung jawab moral untuk mendidik anak. Karena itu kami berharap kami mendapat dukungan," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Sihar Sitorus mengatakan bahwa keluhan yang disampaikan oleh para guru Honorer tersebut sangat wajar. Karena umumnya guru honorer hanya di upah ratusan ribu saja. 

Sementara kebutuhan hidup sangat tinggi. Bagi pasangan yang akrab di sapa Djoss tersebut menjelaskan bahwa mereka akan memperjuangkan nasib para guru tersebut. Pasalnya komitmen mereka dalam membangun Sumut agar rakyat tidak bodoh, tidak lapar dan tidak sakit.

"Gimana rakyat pintar kalau gurunya tersiksa. Jadi ini akan kita perjuangkan bersama. Karena dasar dari pendidikan ada pada guru yang menerapkan ilmu. Jika guru mengabdikan diri, maka kita harus menghargai pengabdian itu," ujar Sihar.(TAp|*)
  BeritaTerkait
  • Syamsul Arifin Minta Djarot-Sihar Majukan Perekonomian Masyarakat Menengah ke Bawah

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Datok Sri Syamsul Arifin tak menduga bertemu pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Si

  • Syamsul Arifin Titipkan Harapan pada Djoss

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Syamsul Arifin mengharapkan pasangan Djarot Sihar (Djoss) memperhatikan nasib guru, buruh, tani dan nelayan. Syamsul optimistis pasangan yan

  • Djarot: Sama Dengan NU, yang Kami Perjuangkan Adalah Kemakmuran Umat

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus bersilaturahmi bersama keluarga besar Nahdlatul Ulama di kantor PW NU (Peng

  • Bertemu PWNU Sumut, Djarot: Saya Keluarga Nahdliyin

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara  Djarot Syaiful Hidayat- Sihar Sitorus melakukan silaturahmi ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Si

  • Setahun Menanti Pemerintah, Pedagang Pasar Tavip Mengadu ke Sihar Sitorus

    tahun lalu

    Binjai (Pelita Batak):-Sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Tavip, Jalan Pembangunan, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Binjai, Sumatera Utara (Sumut) berharap adanya perbaikan pasar ya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb