• Home
  • News
  • Giat Normalisasi Drainase Jalan Eka Warni
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 10 November 2017 06:12:00

Giat Normalisasi Drainase Jalan Eka Warni

BAGIKAN:
Medan (Pelita Batak):
DinasPekerjaan Umum (PU) Kota Medan melakukan normalisasi drainase di Jalan Eka Warni , Kelurahan Gedung Johor, KecamatanMedan Johor, Kamis (8/11). Normalisasi ini dilakukan karena drainase yang ada tidak berfungsi akibat mengalami penyumbatan.
 
Akibat penyumbatan tersebut, drainase selama ini tidak mampu menampung debit air pada saat hujan deras turun dan meluap menggenangi jalan maupun rumah warga. Oleh karenanya normalisasi drainase harus dilakukan sebagai solusi mengatasinya.
 
"Normalisasi ini harus kita lakukan untuk mengembalikan fungsi drainase. Apalagi saat ini musim penghujan dengan intensitas cukup tinggi. Jika drainase kembali berfungsi, insya Allah genangan air maupun banjir yang terjadi di kawasan ini dapat diminimalisir," kata Kadis PU kota Medan Khairul Syahnan.

Untuk melakukan normalisasi drainase, Syahnan pun menurunkan puluhan petugasnya. Degan menggunakan cangkul dan penggaruk, mereka pun mengangkat lumpur bercampur sampah dari dalam drainase.  Kemudian membersihkan semak maupun gulma yang ada dipinggiran drainase.

Menurut Syahnan, penyumbatan dan pendangkalan drainase ini terjadi akibat  sudah lama tidak dilakukan pengorekan.  "Jika rajin dikorek dan dibersihkan, drainase ini tak mungkin tersumbat. Ditambah lagi kurangnya kesadaran masyarakat dengan membuat smapah rumah tangga ke dalam drainase," jelasnya.

Selain melakukan pengorekan dan pembersihan drainase, Syahnan juga mengistruksikan anggotanya untuk membuat saluran drainase baru. Keberadaan drainase baru ini akan mendukung drainase yang lama sehingga air semakin lancar mengalir.

Guna mempercepat pengorekan drainase baru tersebut, satu unit bakchoe mini diturunkan. Pengorekan drainase baru berjalan dengan lancar dan sesuai dengan keinginan Syahnan. "Semoga kehadiran drainase baru ini  semakin meminimalisir terjadinya genangan air maupun banjir," harapnya.

Meski demikian peran serta dan kepedulian  masyarakat  bilang Syahnan, merupakan faktor utama mencegah terjadinya banjir maupun genangan air. Jika masyarakat  tidak peduli dan membiarkan drainase yang bnarui dikorek dipenuhi sampah kembali, banjir pun dipastikannya akan datang kembali.

Apabila masyarakat tidak peduli, tentunya sia-sia saja pengorekan drainase yang kita lakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir ini. Bagaimana tidak sia-sia kalau mereka juga tetap membuang sampah rumah tangganya dalam parit dan tidak pernah melakukan pengorekan," ungkapnya.

Oleh karenanya Syahnan mengajak masyarakat untuk peduli. Dikatakannya, rasa peduli itu bisa diwujudkan dengan tidak membuang sampah dalam drainase. Di samping itu rutin mengorek drainse, terutama yang ada di depan maupun belakang rumah. "Jika drainase berfungsi dan air mengalir dengan baik, insya Allah banjir dapat diatasi," pungkasnya.(H|TAp)
  BeritaTerkait
  • Pemko Medan Telah Lakukan Sejumlah Langkah Tangani Banjir dan Genangan Air

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan telah melakukan langkah-langkah dalam penanganan masalah banjir yang terjadi di Kota Medan seperti  normalisasi saluran sekunder, melakukan fungsi  lubang in

  • Akhyar Nasuiton Katakan Pemko Medan Serius Tangani Banjir dan Sampah

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan telah melakukan berbagai langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan banjir yang masih terjadi di beberapa titik Kota Medan. Adapun beberapa langkah tersebut diantara

  • Pembangunan Insfrastruktur di Tapanuli Utara Belum Pada Skala Prioritas

    3 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) :Sejumlah desa di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Taput belum mendapat pembangunan infrastruktur yang merata. Cenderung, pembangunan infrastruktur belum pada skala prioritas sehingga dikhawatirkan akan berdampak kepada kesenjanga

  • Akhyar Nasution : Seluruh Kawasan Genangan Air Menjadi Prioritas

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : "Seluruh kawasan titik genanagan air yang ada di Kota Medan menjadi prioritas pembenahan Pemerintah Kota Medan, namun kawasan yang memiliki frekuensi genangan air lebi

  • Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2018, Jadi Spirit untuk Pembangunan dalam Penataan Lingkungan Perkotaan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Medan tahun 2018 di Hotel

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb