• Home
  • News
  • GMC Didong Gayo : Angkat Kebudayaan Gayo Melalui Garapan Musik
Jumat, 28 Oktober 2016 05:40:00

GMC Didong Gayo : Angkat Kebudayaan Gayo Melalui Garapan Musik

BAGIKAN:
Ist
Personel Didong Gayo
Medan (Pelita Batak): Ada yang unik pada hari ketiga Jong Bataks Festival Arts #3, Kamis 27 Oktober 2016, dimana salah satu grup musik beraliran musik Gayo Aceh dihadirkan untuk menampilkan garapannya pada festival tersebut. Muda, Berkarya dan Peduli. 
 
Ketiga kata ini mewakili penggarap musik yang menamai dirinya GMC Didong Gayo. Sebagai pemuda bersuku Gayo, ia tersentuh batinnya untuk memainkan musik yang mengangkat tradisi dan keluhuran sukunya tersebut. Maka, akhirnya  ia fokus untuk menghasilkan karya musik yang berbasis penelitian kebudayaan. 
 
"Mulailah pada tahun 2010 karya-karya saya yang pure mengangkat dunia musik kontemporer dimulai, dan memang saya disayangkan akan kalahnya saya pada hal persaingan yang mana, masyarakat tidak mudah untuk menerima hal layaknya karya – karya yang berbasiskan analisis dan penelitian budaya" ujarnya.
 
Ia mengaku, bahwa belum mampu menjadi sama seperti musisi dan pekarya-pekarya lainnya yang memiliki jam terbang tinggi dalam bermusik. Namun, ia tetap semangat dalam melestarikan kebudayaan Gayo melalui musik yang ia garap sendiri. 
 
GMC Didong Gayo menyabet prestasi dalam Pekan Kebudayaan Aceh 4. Ia meraih prestasi sebagai Juara terbaik pemusik aceh dan dinobatkan sebagai penggarap termuda yang peduli akan kebudayaan khususnya wilayah Aceh. 
"Sejak itu, batin saya terpacu untuk terus berkarya," ujarnya lagi.(R2/ril) 
 
  BeritaTerkait
  • Hujan Tak Halangi Pengunjung Nikmati Seni & Tari Karo

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Meski diguyur hujan deras namun panggung hiburan rakyat yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan tetap berlangsung dengan meriah di Jalan Bukit Barisan, Sabtu malam (24/9/2016). Untuk edisi kedua ini, Dis

  • Ulos Warisan Budaya Bangso Batak Jadi Media Diplomasi Kebudayaan

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) memandang perlu dan penting untuk mengangkat kembali ulos menjadi warisan leluhur bangsa Batak untuk dilestarikan. Karena itu, di Sekretariat YPDT di Cawang, Jakarta Timur, YPDT mengadakan disku

  • Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) Gelar Diskusi Kamisan: Dulu, Ada Doa Khusus untuk Tenun Ulos Batak

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Ulos adalah salah satu kekayaan warisan leluhur bangsa Batak. Kondisi warisan leluhur tersebut makin tergerus oleh minimnya minat kita mencintai ulos. Generasi muda makin tid

  • Pendidikan yang Berbudaya Lokal

    tahun lalu

    Mengingat masa lalu untuk memetik sejumlah pelajaran kemudian menjadikannya bekal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup merupakan tindakan bijak dari seseorang yang  menginginkan masa depan.

  • Ini Kekuatan Orang Batak Toba Menurut Pastor Dr. Herman Nainggolan, OFMCap

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):   Orang Batak Toba memiliki kelebihan-kelebihan. Demikian disampaikan Pastor Dr. Herman Nainggolan, OFMCap dalam Seminar Tahun Keluarga HKBP Distrik X Medan-Aceh,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet