• Home
  • News
  • First in History !!! Lake Toba Now Has International Direct Flight
Sabtu, 28 Oktober 2017 18:04:00

First in History !!! Lake Toba Now Has International Direct Flight

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Silangit (Pelita Batak):
Kawasan Pariwisata Danau Toba merupakan satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dengan target 1 juta kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) di tahun 2019.
 
Penetapan Bandara Silangit sebagai Bandara Internasional telah dilakukan oleh Menteri Perhubungan pada tanggal 8 September 2017 melalui Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomer KP821/2017. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi bahwa "Destinasi berkelas dunia harus memiliki bandara internasional". Setelah status bandaranya menjadi internasional, selanjutnya adalah penerbangan internasional yang menjadi fokus pemerintah.
 
Penerbangan Publik Internasional Perdana ke-10 Destinasi Pariwisata Prioritas 

Tanggal 28 Oktober 2017 merupakan hari yang bersejarah karena pada hari ini dilakukan inaugurasi atau peresmian penerbangan publik internasional perdana ke salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dari Singapura ke Silangit di Kawasan Pariwisata Danau Toba.
 
Penerbangan publik internasional perdana dari Singapura ke Silangit di Kawasan Pariwisata Danau Toba ini dilakukan oleh Garuda Indonesia sebagai national flag carrier dengan menggunakan explore jet Bombardier CRJ-1000 berkapasitas total 96 penumpang.
 
Penerbangan ini selanjutnya akan dilakukan 3 kali seminggu dengan pola hari Selasa-Jumat-Minggu yang akan berangkat dari Bandara Internasional Silangit (DTB) pada pukul 10.15 wib dan tiba di Bandara Internasional Changi di Singapura pada pukul 12.25 waktu Singapura. Kemudian pesawat akan bertolak kembali dari Singapura pada pukul 13.15 waktu setempat dan mendarat di Bandara Silangit pada pukul 13.30 wib.
 
"Ini pertama kali dalam sejarah. Kita tidak pernah membayangkan sebelumnya Kawasan Danau Toba bisa memiliki bandara internasional. It's happening! Sekarang wisatawan dan masyarakat dapat menikmati sensasi penerbangan langsung antara Singapura dan Silangit yang hanya memakan waktu lebih kurang 55 menit. Kita akan semakin sadar bahwa ternyata Kawasan Danau Toba yang indah ini ternyata tidak jauh dari Singapura," jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya.
 
Inaugurasi tanggal 28 Oktober 2017 ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, yang diharapkan menjadi momen kebangkitan pariwisata Danau Toba.
 
Airport : Runway dan Terminal (Smart Airport)

Bandara Silangit melalui Angkasa Pura II dan AirNav Indonesia telah melakukan berbagi pembenahan dalam beberapa bulan terakhir. Sampai dengan 27 Oktober 2017, runway sudah memiliki panjang 2650x30 meter dengan nilai PCN (kekerasan landasan) yang dapat mengakomodasi pesawat narrow body sekelas Airbus A320 dan Boeing 737-800. Kapasitas Bandara baru saat ini dapat menampung s.d 500 ribu penumpang per tahun. Ini bukan merupakan akhir pekerjaan dari karena pembenahan sisi udara dan sisi darat akan terus dilanjutkan. Di akhir tahun 2017 runway Bandara Internasional Silangit akan memiliki lebar 45 meter.
 
Sebagai Bandara Internasional, Bandara Silangit saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas CIQ (Custom, Immigration, Quarantine). Kementerian Keuangan melalui Ditjen Bea Cukai telah menetapkan area kepabeanan di Bandara Silangit, Kementerian Hukum dan HAM melalui Ditjen Imigrasi telah menetapkan Bandara Silangit sebagai tempat pemeriksaan imigrasi (TPI), demikian juga dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan juga telah melengkapi Bandara Silangit dengan fasilitas karantina yang sudah beroperasi mulai tanggal 28 Oktober 2017.
 
Untuk meningkatkan palayanan terhadap pengguna, Bandara Internasional Silangit saat ini juga sudah dilengkapi dengan fitur digital. Fitur smart airport ini sudah terpasang dan beroperasi diantaranya akses internet wifi gratis, display skedul bis dan penerbangan, e-payment, bus ticketing vending machine, tourism info e-kiosk, self check-in, dan fitur digital lainnya.
 
Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan "Bandara Internasional Silangit ini walaupun kelasnya medium airport tetapi sudah memiliki fasilitas yang lengkap serta termasuk kategori smart airport. Semoga Bandara Silangit akan menjadi pintu gerbang yang nyaman bagi  kedatangan wisatawan mancanegara ke Danau Toba".

Paket Wisata Promosi

Menyambut momentum penerbangan publik internasional perdana dari Singapura ke Silangit tanggal 28 Oktober 2017, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi serta 8 pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba bekerjasama dengan industri pariwisata menyelenggarakan 10 Paket Wisata Promosi yang akan membawa wisatawan asal Singapura untuk berkunjung ke Danau Toba.
 
10 Paket Wisata Promosi yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober s.d 21 November 2017 ini merupakan kombinasi dari paket 3D2N, 4D3N dan 5D4N yang akan menyajikan keindahan alam, serta budaya Danau Toba yang dikemas secara apik dan profesional serta menggandeng tour operator yang telah berpengalaman.
 
Harga paket wisata ini ditawarkan sangat kompetitif mulai dari SGD 299 atau kurang dari 3 juta rupiah untuk paket 3D2N, SGD 349 untuk paket 4D3N, dan SGD 489 untuk paket 5D4N plus Medan. Harga paket tersebut sudah termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, akomodasi, makan selama penyelenggaraan paket dan atraksi.
 
"10 paket wisata ini masing-masing akan membawa lebih kurang 60 orang, yang berarti akan ada lebih kurang 600 orang wisatawan mancanagara asal Singapura yang akan datang ke Danau Toba dalam bulan Oktober-November 2017. Kehadiran wisatawan ini saya harap bisa menghembuskan semangat baru bagi masyarakat Danau Toba khususnya industri pariwisata di Kawasan Danau Toba untuk lebih menggeliat mempersiapkan diri. Tahun depan akan lebih banyak wisatawan yang datang," Menteri Pariwisata menjelaskan.
 
Kerja Bersama Antara Industri Pariwisata, Pemkab, Kemenpar

Terlaksananya penerbangan publik internasional perdana ke Bandara Internasional Silangit dan penyelenggaraan paket wisata promosi Danau Toba ini merupakan kerja bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, 8 Pemerintah Kabupaten di Kawasan Danau Toba Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Garuda Indonesia, Angkasa Pura II, BUMN dan hotel-hotel di kawasan Danau Toba, industri pariwisata di Sumatera Utara serta dukungan asosiasi dan komunitas di kawasan Danau Toba.(*)
  BeritaTerkait
  • Di Manchester, Indonesia Tawarkan Danau Toba ke Investor Perhotelan

    satu bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London-BKPM semakin gencar mengajak investor untuk berinvestasi di Indonesia. Salah satu

  • Menunggu Karnaval Khatulistiwa di Danau Toba

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) Cerita “Super Volcano Geopark” Danau Toba yang sempat menggemparkan dunia 75 ribu tahun silam lewat ledakan dahsyatnya bakal “terulang.” Kalau zaman

  • Presiden Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    tahun lalu

    Guangzhou(Pelita Batak): Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dirinya dalam kurun waktu 2 tahun ini sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dalam berbagai kesempa

  • Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Dalam kurun waktu 2 tahun ini Presiden Joko widodo sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Juga dalam berbagai kesempatan, Presiden juga sudah bertemu dengan Presiden RRT Xi Jinping sebanyak 5 kali.

  • Gaet Wisatawan, Danau Toba Diintegrasikan dengan Tana Toraja

    10 bulan lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Peningkatan pariwisata di kawasan Toraja dibahas di kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersama beberapa menteri terkait . Pemerintah berencana mengintegrasikan beberapa o

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online