• Home
  • News
  • Film 'Bukan Cinta Malaikat' Tayang 13 Juli 2017
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 25 Mei 2017 06:26:00

Film 'Bukan Cinta Malaikat' Tayang 13 Juli 2017

BAGIKAN:
Telah mewarnai industri perfilman Indonesia sejak tahun 1980, di pertengahan tahun 2017 ini, Ganesa Perkasa Films siap merilis film yang sarat dengan pesan moril bertema Islamic Love Story, berjudul "Bukan Cinta Malaikat".  Bukan Cinta Malaikat merupakan film pertama international production dari Ganesa Perkasa Films.

Untuk menggarap film ini, Ganesa Perkasa Films bekerjasama dan berkolaborasi dengan produksi film Malaysia, Ace Motion Pictures SDN BHD. Naskah film "Bukan Cinta Malaikat" sendiri ditulis oleh Aziz M. Osman yang juga selaku sutradara bersama Hendarnius Larobu.

Film "Bukan Cinta Malaikat" diperankan bintang-bintang ternama Indonesia, seperti Fachri Albar, Donita, Dewi Irawan, Joshua Pandeleki, Iqbal Pakula, Edi Brokoli,Dewi Amanda dan sebagainya. Tidak hanya itu, Ganesa Perkasa Films juga melibatkan bintang-bintang papan atas Malaysia, seperti Nora Danish dan Ashraf Muslim.

Film "Bukan Cinta Malaikat" bercerita tentang Reyhan (Fachri Albar), seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah. Saat sedang berada di Madinah, Reyhan menolong seorang perempuan asal Malaysia bernama Dewi (Nora Danish) yang sedang melakukan perjalanan umroh. Namun, Dewi secara tak sengaja tertangkap karena dikira penggunjung gelap.

Sejak pertemuan itu, Reyhan yang begitu idealis dengan misi kemanusiannya dan belum pernah menyatakan cinta pada perempuan, merasakan benih cinta dalam dirinya. Ia menaruh hati pada Dewi. Reyhan pun pergi ke Malaysia untuk menyatakan cinta dan melamar Dewi.
Akan tetapi, cinta Reyhan tak berjalan mulus. Dewi telah memiliki kekasih bernama Adam (Ashraf Muslim). Sementara, di Bandung, seorang teman kecil Reyhan bernama Aliyah (Donita), mengharapkan cinta pada Reyhan.

Cobaan demi cobaan datang silih berganti. Rumah tangga Reyhan dan Dewi di ambang kehancuran karena Adam menganggap pernikahan Reyhan dan Dewi tidak sah.  Reyhan yang telah dipertemukan cintanya (Dewi) di tanah suci, hanya dapat menyerahkan sepenuhnya, nasib, cinta dan rumah tangganya kepada Allah. Bagaimana Reyhan dan Dewi menyelesaikan permasalahan rumah tangga mereka?

Selain memiliki kekuatan materi cerita dan para aktor yang handal, film "Bukan Cinta Malaikat" juga akan menghadirkan gambar-gambar yang menarik. Film ini melakukan syuting di Madinah, Mekah, Bandung dan Terengganu (Malaysia). Penonton akan disuguhkan dengan landscape-landscape Kota Mekah dan Madinah yang begitu indah, yang belum pernah ditampilkan di film-film Indonesia bernuansa Islam sebelumnya.

"Kami berharap, film "Bukan Cinta Malaikat" ini dapat menghadirkan tontonan yang bermanfaat bagi penonton perfilman Indonesia," jelas Chandir Bhagwandas selaku produser Ganesa Perkasa Films.

Film "Bukan Cinta Malaikat" akan tayang secara serentak di bioskop-bioskop Indonesia pada 13 Juli 2017. Selanjutnya, film ini juga akan tayang di Malaysia.(rel)
  BeritaTerkait
  • TB Silalahi Pictures Garap Film Garuda 23 dengan Kisah Heroik Pasukan TNI Lebanon

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Setelah sukses dengan film Toba Dreams, TB. Silalahi Puctures  kembali menggarap film layar lebar  berjudul I leave My Heart in Lebanon - Garuda 23. Film heroik ke

  • Ini Dia Film India Paling Sukses yang Dibintangi Salman Khan

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):  Salah satu aktor ikonik Bollywood yang film-filmnya sering menembus kesuksesan adalah Salman Khan. Meski sudah tidak muda lagi, Salman Khan masih memiliki tempat khusu

  • Ghostbuster Kembali Hadir untuk Penggemar Film Horor

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Setelah hampir 30 tahun, para anggota Ghostbusters akhirnya kembali ke layar bioskop. Film tentang para penangkap hantu ini tayang terakhir pada 1989, dibintangi Bill Murray

  • Tempat Wisata di Bandung Yang Cocok Untuk Bulan Madu

    2 bulan lalu

    Pelitabatak.com - Selain karena letaknya yang dekat dengan Ibukota, tempat wisata di Bandung juga tak kalah dari kota lainnya. Hal inilah yang menjadikan kota Bandung akan semakin penuh sesak dengan

  • Pusat Habatakon (Batak Center) Didirikan untuk Menyelamatkan Kebudayaan Batak di Masa Depan

    satu bulan lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Kebudayaan Batak perlahan-lahan ditinggalkan oleh penganutnya yaitu orang-orang Batak itu sendiri, semakin tergerus oleh kemajuan teknologi informasi, pergaulan bebas, hedonisme

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb