• Home
  • News
  • Faperta Nommensen Siap Dukung Tempe Mendunia
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 04 Oktober 2018 21:41:00

Faperta Nommensen Siap Dukung Tempe Mendunia

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Kaprodi THP Faperta UHN Ir. Rosnawyta Simanjuntak, M.Si sedang memberikan sambutan pada kuliah umum Prodi THP Faperta UHN Medan mengenai Tempa Makanan Tradisional Persembahan Indonesia untuk Dunia dengan pembicra Dr. Ir. Dadi Hidayat, ST, M.Sc Sekjen Fo
Medan (Pelita Batak):
Tempe sebagai makanan khas tradisional negara Indonesia sangat siap Untuk kita dukung sebagai Persembahan INdonesia untuk dunia, tegas Kaprodi Teknologi Hasil Pangan Ir. Rosnawyta Simanjuntak, M.Si saat membuka acara kuliah umum Prodi Teknologi hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen.

Acara ini menghadirkan pembicara Sekjen Forum Tempa Indonesia Dr. Dadi Hidayat, ST, M.Scdengan judul "Tempe: Pangan Tradisional Warisan Budaya bangsa Indonesia: Persembahan Indonesia Untuk Dunia" dengan moderator Dr. Ir. Hotman Manurung, MS di Ruang Dr, Kamis, (4/10/2018). 

Dalam sambutannya Ir. Rosnawyta Simanjuntak, M.SI mengatakan kuliah umum ini akan meningkatkan  mahasiswa THP secara khsuus untuk memahami bagaimana sebenarnya tempe itu sehingga saat ini perbincangan tenpe sangat hangat di dunia. Ir. Rosnawyta sangat mengharapkan mahassiwa Faperta kreatif dalam memahami berbagai jenis makanan. Target kita, semua lulusan THP bisa kreatif dan inovatif dalam pengolahan pangan. 

Seemntara Drs. Samse Pandiangan, M.Sc, PhD sebagai Wakil Dekan I mengatakan kuliah umum ini sangat penting karena bisa meningkatkan nilai akreditasi. Kita harapkan melalui kuliah umum ini bangsa kita, secara khusus mahassiwa THP UHN pemahamannya mengenai tempe makin bagus sebagai makanan tradisional yang punya banyak muatan gizinya. Semoga kuliah umum ini bisa menambah wawasan kita tentang berbagai jenis makanan, termasuk tempa tegas WD I sambil membuka acara kuliah umum ini. 

Dr. Ir. Dadi Hidayat, ST, M.Sc sebagai pemakalah dalam paparannya mengatakan Tempe adalah makanan tradisional khas Indonesia, harganya murah, rasa enak, gizi tinggi, memiliki potensi medis, dan mudah diolah berbagai makanan. Tempe juga merupakan pangan fungsional karena memiliki beberapa prasyarat seperti Harus berupa produk pangan, bukan kapsul, tablet atau bubuk dan berasal dari bahan yang terdapat secara alami, Dapat dan layak dikonsumsi sebagai bagian dari diet atau menu sehari-hari, dan  mempunyai fungsi tertentu pada waktu dicerna, memberikan peran dalam proses tubuh tertentu, seperti memperkuat mekanisme pertahanan tubuh, mencegah penyakit tertentu, membantu tubuh untuk memulihkan kondisi tubuh setelah terserang penyakit tertentu, menjaga kondisi fisik dan mental, dan memperlambat proses penuaan.

Dadi Hidayat juga mengatakan tempe merupakan satu satunya makanan kaya vitamin B-12, mengandung proyein, dan merupakan makanan senyawa bioaktif. Tempe juga mengandung antidioksidan, dan anti kanker. Dr. Ir. Dadi Hidaya, M.Sc kembali menegaskan tempe punya efek protektif/ Apabila kita rajin mengkonsumsi tenpe, maka potensi kita kena kanker sangat  kecil. Untuk itu, marilah kita mengkonsumsi tempe karena tempe sebagai makanan  tradisional kita punya banyak muatan gizi dan vitamin. Tempe itu masuk premium dan saat ini banyak dikonsumsi oleh orang Jepang. Sebagai bangsa Indonesia, tagline Tempe persembahan dunia untuk Indonesia harus kita jaga karena ini adalah makanan tradisional bangsa ini, tegas Dr. Ir. Dadi Hidayat, MSc lagi. Jadi mulai sekarang jangan ada lagi kalimat mental tempe harap sekjen Forum Tempe indonesia ini lagi.  

Acara kuliah umum ini diikuti oleh para mahassiwa Faperta UHN dan juga nampak para berbagai dosen seperti Prof. Dr. Ir. Ferisman Sitindaon, MSc, Ferlando Simanungkalit, ST, M.Sc dan berbagai dosen lainnya.(TAp|*)
  BeritaTerkait
  • Faperta Nommensen Dukung Ketahanan Pangan yang Bermartabat di Sumut

    6 hari lalu

    Medan (Pelita Batak):Sebagai institusi perguruan tinggi Universitas HKBP Nommensen sangat menyadari tugasnya melalui  tridarma perguruan tinggi, maka kami sebagai komunitas akademisi siap menduku

  • Museum HKBP: Terobosan Pendidikan dan Pariwisata

    6 bulan lalu

    Tarutung(Pelita Batak): Seminarium Sipoholon Kab. Tapanuli Utara, 4 Juli 2018, HKBP mengadakan Peletakan Batu Pertama Museum HKBP di Seminarium Sipoholon.  Pembangunan Museum ini sangat pent

  • Mahasiswa CULS Kunjungi Faperta Nommensen

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Dua mahasiswa dari Program Studi Agroculture Engeneering CULS (Czech University of Life Science) Prague Republik Ceko atas nama Krizova Catharina dan Adam Spicka melalui

  • Nommensen dan Institut Teknologi DEL Siap Jajaki Kerjasama Strategis

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Berangkat dari visi dan misi yang sama, yakni untuk membangun Sumber daya manusia dari Sumatera Utara yang bermutu, berintegritas, dan takut akan Tuhan, Universitas HKBP Nommense

  • NTU Taiwan Apresiasi Nommensen Mendunia (NHU Goes International)

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Program Nommensen HKBP University Goes International (NHU Goes International) mendapat apresiasi khusus dari team National Taiwan University sebagai sebuah program yang sangat me

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb