• Home
  • News
  • Ephorus HKBP dan Wakil Presiden Jusuf Kalla :"Keberagaman Bukan Ancaman Melainkan Karunia, Kekuatan, dan Kekayaan"
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 11 Juli 2017 09:12:00

Ephorus HKBP dan Wakil Presiden Jusuf Kalla :"Keberagaman Bukan Ancaman Melainkan Karunia, Kekuatan, dan Kekayaan"

BAGIKAN:
Pdt. Alter Pernando Siahaan, S.Th
Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan anggota DPR RI Effendi Simbolon
Laporan: Pdt. Alter Pernando Siahaan, Sekretaris Khusus Ephorus HKBP

Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing melayani Ibadah Raya (Pesta Bolon) Marga Simbolon, Sabtu 8 Juli 2017,  di Gelanggang Mahasiswa Sumantri Kuningan, Jakarta, dengan menekankan kalau perbedaan bukanlah ancaman melainkan karunia Tuhan yang harus disyukuri dan itu adalah kekuatan bersama untuk membangun marga Simbolon, masyarakat umum, dan bangsa Indonesia.
  
Pesta Bolon Simbolon ini diawali dengan ibadah yang dilayani oleh Pdt. Patar Soaduon Napitupulu, M.Min (Liturgist) dan Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing sebagai pengkhotbah, Pdt. Gilbert Lumoindong sebagai pendoa syafaat, beserta para sintua yang telah ditentukan. 

Dalam ibadah ini juga turut memberikan persembahan pujian dari Victor Hutabarat, dan beberapa artis Ibu Kota, demikian Punguan Koor Ama HKBP Menteng Jalan Jambu Jakarta. Tampak dalam mengikuti Ibadah berlangsung, Ketua UmumPSBIbapak Drs. Effendi M.S. Simbolon beserta dengan pengurus dan keluarga.

Ephorus HKBP mengatakan kalau kehadirannya di sini dalam rangka perayaan besar (Pesta Bolon)Kongres Punguan Marga Simbolon (PSBI). Tentu yang hadir berkaitan dengan marga Simbolon, baik Dongan Tubu, Boru, Bere, dan lainnya. "Kita bersyukur ada pengikat kita di dalam marga Simbolon, namun kita juga harus sadar ada juga perbedaan yang kita temukan dimana-mana, baik secara fisik, karakter, pemikiran, latar-belakang, pekerjaan, tempat tinggal, dan lainnya," ujarnya. 

Namun itu bukanlah membuat untuk berselisih paham, justru mencari dan menemukan dimana kesamaan untuk membangun kemajuan dan inilah salah satu upaya Pesta Bolon Simbolon. "Itu sebabnya sebagai orang Kristen, kita sangat menghargai perbedaan karena itu adalah jalan saling melengkapi satu sama lain. Sebaiknya kita berusaha menemukan kesamaan, sama halnya dengan harapan bersama untuk kemajuan bangsa yang kita cintai ini," katanya.  Ephorus HKBP menekankan topik tersebut di dalam khotbah yang berdasarkan Efesus 4: 2 dengan uraian teologis. 

Hal yang senada disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla pada saat kata sambutan. "Salah satu kekayaan bangsa ini adalah keberagaman, keberagaman maupun perbedaan itu yang mau kita pakai untuk membangun bangsa ini. Bisa bayangkan kalau di antar daerah di Indonesia saja harus memakai paspor, tentu pasti repot sekali. Namun kita sama, satu di dalan bangsa ini, yang diikat oleh Bhinneka Tunggal Ika, demikian suku Batak dan khususnya dengan Pesta Bolon Simbolon yang dipimpin oleh adinda bapak Efendi Simbolon, dan saat ini Pesta Bolon Simbolon merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa ini yang perlu dilestarikan," ujarnya.(*) 

  BeritaTerkait
  • Wapres Buka Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016

    2 tahun lalu

    Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perbedaan suku, adat istiadat dan agama justeru membuat Indonesia kuat. Perbedaan tersebut juga merupakan kekayaan khazanah bangsa yang tidak dimiliki bangsa lain.

  • Pembumian Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika serta Penguatan NKRI dan UUD 1945

    tahun lalu

    Indonesia Raya selalu berdiri kuat dan semakin bergerak kokoh dari dahulu, kini, dan seterusnya karena memiliki ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945, yang mengakui, melindungi, memfasilit

  • Ephorus HKBP Hadiri Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Istana Negara RI

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak):Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing hadir untuk kedua kalinya di Istana Kepresidenan Republik Indonesia, Selasa 18 April 2017.   Konferensi Asia Afrika (KAA

  • Jokowi dan HKBP

    tahun lalu

    HARAPAN Jokowi agar HKBP menyuarakan semangat pluralisme di negara ini harus kita respon karena memang sudah menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa untuk mendorong kebhinnekaan sebagai anugerah

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    12 bulan lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet